Kurangi Risiko Kematian Dini, Banyak Makan Sayuran Bikin Umur Panjang

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Selasa, 09 Juni 2020 | 18:55 WIB
Kurangi Risiko Kematian Dini, Banyak Makan Sayuran Bikin Umur Panjang
Ilustrasi Makan Sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru menunjukkan makan lebih banyak sayuran dan sedikit daging berkaitan dengan umur panjang dan pengurangan risiko penyakit kardiovaskular.

Menurut studi yang terbit dalam Journal of the American Heart Association ini, pola makan ini dikaitkan dengan risiko 16% lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular dan risiko kematian dini hingga 25% lebih rendah.

Menurut Casey Rebholz, asisten profesor di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health di Baltimore mengatakan pola makan nabati tidak didefinisikan sebagai pola makan yang menghindari makanan hewani di kesehariannya.

"Melainkan menempatkan individu berdasarkan frekuensi relatif asupan makanan ini," katanya, dikutip dari CNN Internasional.

Penelitian ini melibatkan data 12.168 orang dewasa paruh baya di Amerika Serikat yang berasal dari penelitian National Heart, Lung, dan Blood Institute's Atherosclerosis Risk in Communities.

Ilustrasi Makan Sayur. (Shutterstock)
Ilustrasi Makan Sayur. (Shutterstock)

Setelah menganalisis data, peneliti menemukan orang dewasa yang mematuhi pola makan nabati memiliki risiko 16% lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular, sekitar 32% risiko lebih rendah meninggal akibat penyakit kardiovaskular, dan risiko kematian dini 18% hingga 25% dari penyebab apapun.

Tetapi, penelitian ini memiliki keterbatasan. Data asupan makanan didasarkan pada laporan responden atas kebiasaan makan mereka yang dapat menimbulkan kesalahan pengukuran.

Diperlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan apakah ada hubungan kausal dan menentukan bagaimana asupan makanan modern dapat memengaruhi hasil. Hal itu karena data dalam penelitian ini berasal dari tahun-tahun sebelumnya.

Penyakit kardiovaskular, gangguan jantung dan pembuluh darah seperti penyakit jantung, adalah penyebab kematian nomor satu di dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taukah Kamu, Buah dan Sayuran Ini Sebaiknya Tidak Disimpan di Kulkas

Taukah Kamu, Buah dan Sayuran Ini Sebaiknya Tidak Disimpan di Kulkas

Your Say | Selasa, 26 Mei 2020 | 16:46 WIB

Jaga Kesehatan Jantung dengan Konsumsi Buah & Sayuran selama 8 Minggu

Jaga Kesehatan Jantung dengan Konsumsi Buah & Sayuran selama 8 Minggu

Health | Senin, 25 Mei 2020 | 20:30 WIB

Solidaritas ke Pasien Corona di Dusun Panasan: Cantolkan Sayuran ke Pagar

Solidaritas ke Pasien Corona di Dusun Panasan: Cantolkan Sayuran ke Pagar

Jatim | Jum'at, 17 April 2020 | 13:35 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×