Supermarket China Stop Jual Salmon Setelah Ditemukan Virus Corona

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 17 Juni 2020 | 17:45 WIB
Supermarket China Stop Jual Salmon Setelah Ditemukan Virus Corona
Ilustrasi Supermarket China Stop Jual Salmon Setelah Ditemukan Virus Corona. (Shutterstock)

Suara.com - Supermarket besar di Beijing termasuk Carrefour dan Wumart berhenti menjual salmon pada hari Sabtu setelah talenan pedagang grosir di Pasar Xinfadi Beijing mendeteksi coronavirus baru.

Hal ini memicu kekhawatiran bahwa salmon dapat terkontaminasi dengan virus yang mematikan, meskipun ahli virologi mengatakan bahwa coronavirus tidak dapat ditularkan dari ikan ke manusia.

Seperti dilansir dari Global Times, tidak ada lagi salmon yang dijual dan banyak kedai makanan laut ditutup. Pelanggan lokal tampak ragu untuk membeli salmon, daging, dan makanan laut lainnya.

Ilustrasi fillet ikan salmon. (Shutterstock)
Ilustrasi Supermarket China Stop Jual Salmon Setelah Ditemukan Virus Corona. (Shutterstock)

Di bagian makanan laut dari cabang supermarket Hema Fresh Alibaba di distrik Chaoyang, Global Times menemukan bahwa jumlah pelanggan tampak lebih kecil dan tidak ada salmon yang terlihat dijual.

Seorang pekerja di cabang lain Hema Fresh dekat daerah Shilipu di Chaoyang mengatakan kepada bahwa salmon mereka tidak dipasok oleh pasar Xinfadi dan pelanggan masih bisa memesan ikan melalui aplikasi online mereka.

Dengan meningkatnya kekhawatiran tentang keamanan salmon, sejumlah warga Beijing baru-baru ini berpikir ulang untuk makan salmon.

"Saya baru saja makan salmon di restoran sushi," kata Fan Jingli, seorang warga Beijing.

Dia mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melakukan tes asam nukleat untuk menyingkirkan kemungkinan tertular virus corona setelah makan salmon.

Lin Li, kepala ilmuwan dari sebuah tim yang memantau penyakit dan kontrol perairan di Provinsi Guangdong, mengatakan bahwa tidak mungkin salmon hidup terkontaminasi virus yang diberikannya hidup di lautan, begitu pula salmon beku tidak dapat menjadi sumber coronavirus baru yang hanya bisa ada dalam sel aktif.

Mungkin bagi salmon untuk terkontaminasi oleh air yang terkontaminasi virus selama pemrosesan, transportasi atau pengemasan, kata Lin.

Coronavirus novel ditemukan pada mamalia, bukan pada ikan, menurut sebuah makalah yang diterbitkan pada Asian Fisheries Science pada bulan April.

Coronavirus novel terutama mempengaruhi saluran pernapasan bagian atas dan bawah, dan efek patologisnya terutama terkonsentrasi di paru-paru.

Kecuali untuk beberapa jenis ikan yang bernapas melalui udara, ikan tidak memiliki insang paru-paru, sehingga mereka tidak dapat terinfeksi virus, kata laporan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Klaster Covid-19 Baru di Xinfandi, China Mulai Boikot Ikan Salmon

Imbas Klaster Covid-19 Baru di Xinfandi, China Mulai Boikot Ikan Salmon

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 20:27 WIB

Kasus Corona Singapura Tertinggi, Ikan Salmon Diduga Jadi Sumber Penularan

Kasus Corona Singapura Tertinggi, Ikan Salmon Diduga Jadi Sumber Penularan

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 19:55 WIB

Mungkinkah Ikan Salmon Jadi Sumber Penularan Virus Corona? Ini Kata Ahli

Mungkinkah Ikan Salmon Jadi Sumber Penularan Virus Corona? Ini Kata Ahli

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 18:07 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Moisturizer dari Brand Lokal untuk Mencerahkan Kulit

5 Rekomendasi Moisturizer dari Brand Lokal untuk Mencerahkan Kulit

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 13:15 WIB

Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya

Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:35 WIB

Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual

Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D

Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:16 WIB

Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:15 WIB

6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet

6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:56 WIB

Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai

Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:30 WIB

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:27 WIB

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:01 WIB

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:48 WIB