Pendaftaran Yayasan Amal Meghan dan Harry Ditolak, Dianggap Tidak Jelas?

Silfa Humairah Utami, Amertiya Saraswati

Jum'at, 19 Juni 2020 | 12:04 WIB
Pendaftaran Yayasan Amal Meghan dan Harry Ditolak, Dianggap Tidak Jelas?
Pangeran Harry dan Meghan Markle saat menjalankan tugas terakhir sebagai anggota senior keluarga Kerajaan Inggris. (Foto: Tolga Akmen/AFP)

Suara.com - Beberapa waktu silam, Pangeran Harry dan Meghan Markle mengumumkan niat mereka untuk membentuk yayasan amal baru bernama Archewell.

Namun, dalam proses mendaftarkan nama Archewell di Kantor Hak Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat, pasangan Duke dan Duchess of Sussex mengalami penolakan.

Melansir dari laman The Sun, pendaftaran trademark Archewell ini ditolak karena beberapa alasan, yaitu formulir belum ditandatangani, biaya pendaftaran belum lunas dibayar, dan isinya dianggap tidak jelas.

Sebelumnya, Harry dan Meghan dikabarkan telah mengumpulkan formulir pendaftaran merek dagang Archewell pada tanggal 3 Maret.

Formulir tersebut lantas melalui pemeriksaan pada tanggal 26 Mei silam. Hasilnya, Harry dan Meghan mendapat "Irregularity Notice" yang berisi daftar kesalahan pengisian.

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Instagram/@sussexroyal)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Instagram/@sussexroyal)

Salah satu kesalahan tersebut adalah tujuan yayasan amal Archewell yang masih dianggap kurang jelas.

Menurut "Irregularity Notice" yang diberikan, daftar barang dan jasa dalam yayasan amal Archewell terlalu sulit untuk diklasifikasikan.

Selain itu, kalimat "menyediakan website dengan konten sehubungan dengan filatropis, sumbangan keuangan, kegiatan sukarelawan, dan kesempatan karir" dianggap memiliki makna terlalu luas.

Agar pengajuan pendaftaran merek dagang Archewell diterima, pengacara Harry dan Meghan harus melakukan perubahan paling tidak sebelum tanggal 22 Agustus.

baca juga
Meghan Markle dan Bayi Archie. (Instagram/@meghanmarkle_official)
Meghan Markle dan Bayi Archie. (Instagram/@meghanmarkle_official)

Tak hanya masalah kalimat, Meghan dan Harry juga diminta membayar sejumlah biaya agar pendaftaran bisa diproses.

Kemudian, keduanya juga harus menandatangani formulir pengajuan agar pendaftaran nama Archewell bisa diverifikasi.

Proses pendaftaran merek dagang di Kantor Hak Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat diketahui memang tidak mudah.

Normalnya, setiap 1 dari 5 formulir pengajuan akan ditolak oleh Kantor Hak Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat dalam pemeriksaan pertama.

Nama Archewell sendiri diketahui terinspirasi dari nama putra mereka, Archie serta berasal dari bahasa Yunani "Arche" yang berarti "awal dari tindakan".

Yayasan amal ini diperkirakan baru akan dirilis tahun depan, lantaran Meghan dan Harry kini hendak berfokus untuk mendukung Black Lives Matter serta penanganan Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Nasib Archie Jika Pangeran Harry dan Meghan Markle Cerai?

Bagaimana Nasib Archie Jika Pangeran Harry dan Meghan Markle Cerai?

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2020 | 05:50 WIB

Direktur Kreatif Givenchy Mundur, Siapa Penggantinya?

Direktur Kreatif Givenchy Mundur, Siapa Penggantinya?

Lifestyle | Rabu, 17 Juni 2020 | 11:25 WIB

Kanada Pakai Uang Pajak Rp 583 Juta Untuk Biaya Keamanan Meghan dan Harry

Kanada Pakai Uang Pajak Rp 583 Juta Untuk Biaya Keamanan Meghan dan Harry

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2020 | 09:34 WIB

Terkini

Digitalisasi Pajak Daerah Tembus 97,5 Persen, BI Bidik Peningkatan Pendapatan Daerah

Digitalisasi Pajak Daerah Tembus 97,5 Persen, BI Bidik Peningkatan Pendapatan Daerah

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 07:50 WIB

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 07:45 WIB

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 07:30 WIB

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 07:24 WIB

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 07:20 WIB

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:31 WIB

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:21 WIB

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 06:00 WIB

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

×