Celoteh Warga Rindu Nongkrong di Kafe dan Hotel: Siap Bawa Selimut Sendiri!

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 27 Juni 2020 | 09:30 WIB
Celoteh Warga Rindu Nongkrong di Kafe dan Hotel: Siap Bawa Selimut Sendiri!
Celoteh Warga Rindu Nongkrong di Kafe dan Hotel, Siap Bawa Selimut Sendiri (Suara.com/ Dini Afrianti)

Suara.com - Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Lingkuhan Hidup dan Kehutanan telah mengumumkanmrencana pembukaan destinasi wisata alam di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung di Indonesia. 

Itu artinya, pengelola akomodasi penginapan dan restoran sudah bisa beroperasi kembali dengan kewajiban menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan.

Meski ini disambut baik dengan dilonggarkannya aturan Pembatasn Sosial Berskala Besar atau PSBB dan berganti dengan aturan Adaptasi Kebiasaan Baru atau AKB, banyak masyarakat yang mengaku akan tetap waspada.

Komika Abdur Arsyad misalnya, ia mengatakan virus corona masih ada di tengah masyarakat jadi tidak ingin terlena.

Celoteh Warga Rindu Nongkrong di Kafe dan Hotel, Siap Bawa Selimut Sendiri (Suara.com/ Dini Afrianti)
Celoteh Warga Rindu Nongkrong di Kafe dan Hotel, Siap Bawa Selimut Sendiri (Suara.com/ Dini Afrianti)

"Jangan sampai terlena, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan, jaga jarak kemudian pakai masker, kemudian rajin cuci tangan, dan segala macamnya, karena biar bagaimanapun yang dilonggarkan adalah PSBB-nya, tapi virusnya masih ada," ujar Abdur dalam video wawancaranya kepada Suara.com beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Giovanny Kiara Hapsari memahami betul ada faktor ekonomi dibalik kebijakan pemerintah yang melakukan pelonggaran PSBB. Kata Giovanny, pemerintah khawatir terjadi krisis ekonomi yang berkepanjangan. 

Celoteh Warga Rindu Nongkrong di Kafe dan Hotel, Siap Bawa Selimut Sendiri (Suara.com/ Dini Afrianti)
Celoteh Warga Rindu Nongkrong di Kafe dan Hotel, Siap Bawa Selimut Sendiri (Suara.com/ Dini Afrianti)

"PSBB saat ini sih balik lagi ke ekonomi, kalau kelamaan lockdown, ekonomi kita juga pasti kan nggak bakalan jalan. Orang udah lama pengen keluar rumah penat di rumah jadi sah-sah aja sih mereka mau staycation di hotel atau melepas penat jalan-jalan ke luar. Ya, dengan syarat sesuai protokol yang dilakukan pemerintah," sambungnya.

Rindu Traveling dan Berkuliner
Tiga bulan tidak bertemu sahabat, rekan kerja, dan menjelajah dunia luar--siapa juga yang tidak rindu? Sebagian besar dari mereka yang dijumpai Suara.com juga mengakui kerinduan tersebut.

Celoteh Warga Rindu Nongkrong di Kafe dan Hotel, Siap Bawa Selimut Sendiri (Suara.com/ Dini Afrianti)
Celoteh Warga Rindu Nongkrong di Kafe dan Hotel, Siap Bawa Selimut Sendiri (Suara.com/ Dini Afrianti)

Acep Dodi, seorang pekerja swasta di Bandung mengaku rindu pergi ke restoran untuk sekadar bertemu kerabat atau sahabat karib. "Kangen banget pastinya karena makan di luar itu suasananya beda aja, kadang kita bisa diskusi atau cerita di luar dibanding harus terus di rumah, ya itu yang dikangenin suasananya," ungkap Acep.

baca juga

Sedangkan Dewi, perempuan pekerja beranak satu itu mengaku rindu melepas penat keluar dari rumah. Ia mengaku ingin berlibur atau sekadar staycation di hotel bersama suami dan putrinya.

"Selama di rumah aja nggak bisa kemana-mana terus aktivitasnya cuma itu-itu aja. kalaupun staycation kita bisa nginep di satu tempat terus banyak banget aktivitasnya, misalkan bisa berenang atau main bareng anak di play ground," tuturnya.

Liburan dan Kulineran dengan Syarat
Rasa rindu itulah yang membuat Giovanny akhirnya memutuskan pergi staycation bersama keluarganya sekaligus memesan dua kamar di salah satu hotel di Bogor, Jawa Barat.

Ia mengaku berani melakukannya dengan syarat selalu melakukan protokol kesehatan yang sudah diatur baik oleh pemerintah atau pihak hotel."Kalau staycation baru banget pergi, staycation ke Bogor sampai ke sana, pihak di sana lumayan melakukan standarisasi mengenai protokol kesehatan. Kolam renang nggak boleh dipakai, jarak check in juga diperhatikan banget, sebenernya aman asal ingat protokol kesehatan," ungkap Giovanny.

Sedangkan Abdur yang biasa melakukan show di tempat publik mengaku tidak akan begitu saja pergi ke restoran di tengah pelonggaran aturan PSBB."Tidak serta merta saya akan mengajak teman-teman dan keluarga untuk makan dan ngopi-ngopi di luar, hanya saja kita lihat ke depannya apabila sudah mulai agak aman dan segala macamnya, kangen juga sih makan-makan di luar," akunya.

Di sisi lain, ada Acep yang masih lebih memilih untuk tetap memesan makanan melalui dan tidak langsung datang ke restoran. Kata Acep, suasana masih belum aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lawan Corona, Peneliti AS Kembangkan Masker Pintar untuk Tenaga Medis

Lawan Corona, Peneliti AS Kembangkan Masker Pintar untuk Tenaga Medis

Video | Jum'at, 26 Juni 2020 | 14:34 WIB

Jokowi Ikuti KTT ASEAN Virtual, Bahas Kerja Sama Hingga Tangani Covid-19

Jokowi Ikuti KTT ASEAN Virtual, Bahas Kerja Sama Hingga Tangani Covid-19

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 14:33 WIB

Reservasi Wisata di DIY lewat Aplikasi, Kulon Progo Siap Terapkan Bertahap

Reservasi Wisata di DIY lewat Aplikasi, Kulon Progo Siap Terapkan Bertahap

Jogja | Jum'at, 26 Juni 2020 | 15:15 WIB

Terkini

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Banten | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK

Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda

Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK

Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet

Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:46 WIB

Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar

Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23

Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:36 WIB

×