Bisa Bikin Konten di Taman Sukasada Ujung, Ikon Wisata Sejarah di Bali

Silfa Humairah Utami, Arendya Nariswari

Kamis, 09 Juli 2020 | 08:06 WIB
Bisa Bikin Konten di Taman Sukasada Ujung, Ikon Wisata Sejarah di Bali
Taman Ujung Sukasada. (Instagram/@itripbali)

Suara.com - Bali bukan hanya menjadi destinasi wisata alam dan budaya. Tempat bersejarah di kota ini pun tak kalah ikonik. Buat kalian yang hobi wisata ke tempat-tempat bersejarah, kalian wajib datang ke water palace yang satu ini, namanya Taman Sukasada Ujung.

Taman Sukasada Ujung merupakan sebuah istana air yang dibangun pada tahun 1919 atas prakarsa dari Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem. Arsiteknya sendiri adalah orang asli Belanda bernama Van Den Hentz dan orang asli Tiongkok bernama Loto Ang.

Taman Soekasada Ujung/Instagram @jpmpbali
Taman Sukasada Ujung/Instagram @jpmpbali

Dan melibatkan seorang arsitek adat Bali yang sering disebut Undagi. Selesai dibangun pada tahun 1921, di tahun 1937, Taman Ujung diresmikan dengan adanya sebuah prasasti dari marmer yang bertuliskan naskah berbahasa Melayu dan Bali.

Saat ini Taman Sukasada Ujung resmi menjadi Cagar Budaya yang dilindungi oleh negara. Taman Sukasada Ujung dijuluki water castle karena bangunan ini tadinya merupakan istana peninggalan Kerajaan Karangasem yang dikelilingi oleh taman air.

Taman Soekasada Ujung/Instagram @ramenow
Taman Sukasada Ujung/Instagram @ramenow

Pada awalnya, Taman Sukasada Ujung memiliki luas wilayah kurang lebih sebesar 400 hektare. Namun karena pengaruh kebijakan Reformasi Agraria, saat ini Taman Sukasada luasnya hanya tinggal 10 hektar.

Memiliki corak khas Kerajaan Karangasem, situs bangunan peninggalan bersejarah ini masih kokoh berdiri. Saat ini Taman Sukasada Ujung menjadi destinasi wisata bersejarah yang ramai dikunjungi para turis. Tak hanya berfoto-foto, di sini para pengunjung juga bisa bersantai sambil menikmati indahnya pemandangan alam sekitar yang masih asri.

Untuk menikmati indahnya Taman Sukasada Ujung, kalian hanya cukup membayar tiket masuk dengan harga Rp 15.000 saja untuk per orang.

Belajar mengenal sejarah sambil cari konten, Taman Sukasada Ujung buka mulai pukul 08.00 pagi sampai dengan 17.00 WITA setiap hari Senin-Sabtu.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantai Kuta Buka Hari Ini, Pengunjung Wajib Cek Temperatur Tubuh

Pantai Kuta Buka Hari Ini, Pengunjung Wajib Cek Temperatur Tubuh

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2020 | 06:05 WIB

Dibuka Besok, Pasar Seni Kuta Bakal Berlakukan Ganjil-Genap

Dibuka Besok, Pasar Seni Kuta Bakal Berlakukan Ganjil-Genap

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2020 | 20:55 WIB

Gara-gara Pandemi, 6.000 Warga Negara Rusia Minta Dipulangkan dari Bali

Gara-gara Pandemi, 6.000 Warga Negara Rusia Minta Dipulangkan dari Bali

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2020 | 19:33 WIB

Terkini

5 Pilihan Cerdas Bebas Bokek, Ini Rekomendasi Motor Bekas 5 Jutaan Paling Irit dan Tahan Banting

5 Pilihan Cerdas Bebas Bokek, Ini Rekomendasi Motor Bekas 5 Jutaan Paling Irit dan Tahan Banting

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:35 WIB

Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024

Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:32 WIB

Ulasan Metamorfosis Franz Kafka: Ketika Manusia Dinilai dari Kegunaannya

Ulasan Metamorfosis Franz Kafka: Ketika Manusia Dinilai dari Kegunaannya

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:30 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, Kilang Plaju Konsisten Jaga Jejak Panjang Energi Negeri

81 Tahun Indonesia Merdeka, Kilang Plaju Konsisten Jaga Jejak Panjang Energi Negeri

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Mantan Istri Soekarno Hadir Upacara HUT ke-81 RI, Kaget Kondisi Istana Sudah Berganti

Mantan Istri Soekarno Hadir Upacara HUT ke-81 RI, Kaget Kondisi Istana Sudah Berganti

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Loud Budgeting: Dompet Selamat, tapi Pertemanan Lenyap?

Loud Budgeting: Dompet Selamat, tapi Pertemanan Lenyap?

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:25 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, Tapi Kemerdekaan Belum Utuh bagi Penyandang Disabilitas Mental

81 Tahun Indonesia Merdeka, Tapi Kemerdekaan Belum Utuh bagi Penyandang Disabilitas Mental

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:24 WIB

Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia

Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia

Bekaci | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:22 WIB

Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah

Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:21 WIB

×