Kemendikbud Tekankan Jalur Rempah Bagian dari Peradaban Bangsa Indonesia

Risna Halidi

Jum'at, 10 Juli 2020 | 13:29 WIB
Kemendikbud Tekankan Jalur Rempah Bagian dari Peradaban Bangsa Indonesia
Jalur rempah (Shutterstock)

Suara.com - Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid mengatakan jalur rempah-rempah merupakan bagian penting dari peradaban bangsa.

Dikutip dari Antara, Hilmar mengatakan Kemendikbud terus berupaya mempertahankan sejarah jalur rempah-rempah di Indonesia.

"Kami terus berupa mempertahankan sejarah keberadaan jalur rempah-rempah yang merupakan puncak peradaban penting bagi bangsa Indonesia pada masa lalu," ujar Hilmar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (10/9/2020).

Langkah tersebut bertujuan agar keberadaan dan sejarah jalur rempah-rempah tidak tenggelam.

Dia menjelaskan bahwa jalur rempah-rempah tersebut merupakan saksi perkembangan dan pasang surut peradaban bangsa Indonesia sebagai bangsa bahari.

Belum lagi, keberadaan rempah-rempah sangat erat dengan perjalanan kekuasaan politik, dan sosial budaya bangsa Indonesia.

"Itulah yang perlu dipahami oleh masyarakat Indonesia, khususnya anak muda bagaimana jalur rempah-rempah berperan penting bagi perkembangan bangsa," jelas dia.

Dirjen kebudayaan berharap masyarakat lebih paham terhadap sejarah perkembangan peradaban di Nusantara sebagai bangsa bahari.

Beberapa program diprioritaskan untuk mengenal lebih jauh mengenai keberadaan jalur rempah-rempah.

baca juga

Di antaranya terdapat aspek penting dalam kaitannya dengan penguatan jalur rempah-rempah. Pada waktunya nanti diharapkan jalur budaya rempah-rempah dapat diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO.

"Selain itu dari aspek ekonomi diharapkan rempah-rempah bisa menjadi daya ungkit terhadap ekonomi bangsa dan menjadi produk unggulan Indonesia. Mulai dari pengobatan. makanan. kesenian dan produk budaya lainnya."

Selain itu, jalur rempah-rempah bisa menjadi upaya untuk memperkuat diplomasi budaya bangsa Indonesia.

Program jalur rempah-rempah adalah gerakan bersama dari seluruh pemangku kepentingan sehingga keberadaannya dapat mendorong kemajuan bangsa.

Ke depan, kata Hilmar, akan diadakan pula program muhibah dengan kapal menelusuri jalur-jalur pelabuhan yang pernah berhubungan dengan rempah-rempah pada masa lalu.

"Sangat disayangkan bila mana sejarah jalur rempah-rempah harus tenggelam oleh zaman. Kesadaran akan masa lalu kita sangat penting. Kami mengingatkan para pengambil kebijakan baik di pusat, daerah dan komunitas budaya, akan pentingnya pembelajaran untuk generasi muda tentang sejarah jalur rempah-rempah," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres dan Mendikbud Tinjau Kesiapan Sekolah Sambut Kebiasaan Baru

Wapres dan Mendikbud Tinjau Kesiapan Sekolah Sambut Kebiasaan Baru

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 17:24 WIB

Gedung Diisolasi karena 15 Pegawai Positif Corona, Kemendikbud Langsung WFH

Gedung Diisolasi karena 15 Pegawai Positif Corona, Kemendikbud Langsung WFH

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 11:52 WIB

Gedung Ditutup, Begini Kronologi 15 Pegawai Kemendikbud Positif Corona

Gedung Ditutup, Begini Kronologi 15 Pegawai Kemendikbud Positif Corona

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 11:31 WIB

Terkini

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 09:59 WIB

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

×