Tamu Undangan Dipisah Jadi 3 Kategori, Pasangan Pengantin Ini Dikecam

Silfa Humairah Utami, Amertiya Saraswati

Selasa, 28 Juli 2020 | 20:50 WIB
Tamu Undangan Dipisah Jadi 3 Kategori, Pasangan Pengantin Ini Dikecam
Ilustrasi pernikahan. (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan sehubungan dengan acara pernikahan di tengah pandemi virus corona. Salah satunya adalah jumlah tamu undangan yang harus dikurangi.

Di Inggris, pasangan yang menikah hanya boleh mengundang maksimal 30 orang tamu. Akibatnya, banyak yang memilih menunda pernikahan atau membatalkan undangan.

Meski begitu, ada juga yang tetap ingin melangsungkan pernikahan. Salah satunya adalah pasangan anonim ini.

Melansir The Sun, pasangan ini rupanya mengundang kontroversi karena kebijakan mereka soal tamu undangan. Pasalnya, mereka membagi tamu menjadi 3 kategori berdasarkan tingkat kepentingan.

Dalam undangan yang dibagikan di Reddit tersebut, terlihat jika pasangan pengantin menjelaskan bahwa tamu di kelompok A harus segera mengonfirmasi kehadiran.

Jika ada tamu di kelompok A yang tidak bisa hadir, barulah pasangan ini akan mengundang tamu dari kelompok B dan C.

Undangan Pernikahan Berdasarkan Prioritas (reddit.com/r/weddingshaming)
Undangan Pernikahan Berdasarkan Prioritas (reddit.com/r/weddingshaming)

"Untuk teman dan keluarga, tolong pahami bahwa jumlah tamu yang bisa diakomodasi di venue kami terbatas," tulis pasangan tersebut dalam undangan pernikahan mereka.

"Meski kami ingin kalian semua hadir di hari besar ini, kami terpaksa membagi tamu menjadi kelompok-kelompok untuk memastikan kapasitas tamu tidak melebihi batasan."

Dalam undangan, ditulis pula jika tamu kelompok A harus segera melakukan RSVP. Sementara, tamu kelompok B dan C diminta untuk mengecek status kehadiran di laman website khusus pernikahan pasangan ini.

baca juga

Pasangan pengantin ini juga meminta agar orangtua tidak hadir membawa anak-anak. Sementara, tamu yang masih single tidak boleh membawa teman atau pasangan.

Sejak dibagikan, undangan pernikahan tersebut langsung dikecam. Meski pasangan ini telah mengikuti protokol kesehatan di era pandemi, banyak yang kesal dengan pengelompokkan yang ada.

"Aku tidak paham kenapa kalian tidak bisa menunggu orang-orang di kelompok A mengonfirmasi, baru menghubungi kelompok B setelahnya," kritik warganet yang tidak setuju dengan cara pengantin memperlakukan tamu.

"Covid atau tidak, mengelompokkan orang berdasarkan prioritas dan memberitahu apa kelompok mereka adalah sesuatu yang tidak sopan. Aku tidak mau diundang ke pernikahan jika aku hanya pengganti orang lain," tambah warganet.

Ilustrasi undangan pernikahan. (Shutterstock)
Ilustrasi undangan pernikahan. (Shutterstock)

Di sisi lain, ada pula yang menulis jika cara ini banyak dilakukan saat pandemi Covid-19.

"Ini merupakan sesuatu yang umum karena Covid. Grup A adalah keluarga, grup B adalah tante, om, dan sepupu. Lalu grup C adalah teman dan rekan kerja."

"Perencana pernikahan menyuruhku untuk melakukan ini, tapi aku memilih membatalkan pernikahan," imbuh warganet lain yang tidak setuju.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernikahan dengan Mahar Rp 1.000, Mempelai Pria Jadi Sorotan

Pernikahan dengan Mahar Rp 1.000, Mempelai Pria Jadi Sorotan

Video | Senin, 27 Juli 2020 | 15:35 WIB

Positif Covid-19, Pasangan di Pacitan Nekat Langsungkan Ijab Qabul

Positif Covid-19, Pasangan di Pacitan Nekat Langsungkan Ijab Qabul

Jatim | Senin, 27 Juli 2020 | 09:22 WIB

Viral Pernikahan di Lombok dengan Mahar Rp 1.000 Jadi Sorotan Warganet

Viral Pernikahan di Lombok dengan Mahar Rp 1.000 Jadi Sorotan Warganet

News | Senin, 27 Juli 2020 | 08:45 WIB

Pernikahan Massal di Kuil Bersejarah Lebanon

Pernikahan Massal di Kuil Bersejarah Lebanon

Foto | Minggu, 26 Juli 2020 | 16:30 WIB

Terkini

5 Cara Bersosialisasi Tanpa Kehabisan Energi untuk Kaum Introvert

5 Cara Bersosialisasi Tanpa Kehabisan Energi untuk Kaum Introvert

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 13:30 WIB

Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai

Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai

Sumbar | Sabtu, 19 September 2026 | 13:27 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 13:25 WIB

5 Sepatu Lari Lokal yang Cocok untuk Maraton, Ada di Bawah Rp1 Juta

5 Sepatu Lari Lokal yang Cocok untuk Maraton, Ada di Bawah Rp1 Juta

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 13:25 WIB

Intip Rundown Konser Tiffany Young di Jakarta Hari Ini, Ada Soundcheck hingga Hi-Bye

Intip Rundown Konser Tiffany Young di Jakarta Hari Ini, Ada Soundcheck hingga Hi-Bye

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 13:17 WIB

Cara Jualan di ShopeeFood, Penuhi Syarat Ini!

Cara Jualan di ShopeeFood, Penuhi Syarat Ini!

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 13:15 WIB

Kenapa Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala? Ini Penyebab dan Solusinya

Kenapa Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala? Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 13:13 WIB

Danny Setiawan, Birokrat Karier yang Menembus Kursi Gubernur Jawa Barat

Danny Setiawan, Birokrat Karier yang Menembus Kursi Gubernur Jawa Barat

Jabar | Sabtu, 19 September 2026 | 13:12 WIB

Prabowo Pekik Tiga Kali 'Free Palestine', Lalu Peluk Hangat Dubes Palestina di Gontor

Prabowo Pekik Tiga Kali 'Free Palestine', Lalu Peluk Hangat Dubes Palestina di Gontor

News | Sabtu, 19 September 2026 | 13:10 WIB

Kabar Duka! Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia

Kabar Duka! Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia

Jabar | Sabtu, 19 September 2026 | 13:06 WIB

×