Tanda-Tanda Rendah Diri, Ini Bahaya Self Limiting Believe

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:19 WIB
Tanda-Tanda Rendah Diri, Ini Bahaya Self Limiting Believe
Ilustrasi: Bahaya Self Limiting Believe. (Shutterstock)

Suara.com - Pada kondisi tertentu, perasaan rendah diri atau insecure kerap menghantui pikiran. Hal ini dapat menghambat orang untuk maju. Tapi alih-alih mengembangkan diri agar perasaan insecure berkurang, terkadang kita justru berdalih dengan membuat pembenarannya sendiri atau self limiting believe.

"Kadang kita berusaha mendeskripsikan diri sendiri dengan berkata, 'Aku itu orangnya..' seakan kita memahami diri ini orang bertipe seperti apa," kata psikiater dr. Jiemi Ardian, seperti dikutip dari kanal Youtube pribadinya, Selasa (11/8/2020).

Mengenal diri sendiri memang baik, kata Jiemi. Namun ada kalanya tindakan itu justru menjebak diri dalam penjelasan pikiran sendiri. Hal itu dinamakan self limiting believe, kepercayaan yang membatasi diri sendiri.

"Dengan bicara 'Aku itu.. aku memang..', kita telah membatasi pertumbuhan dan perkembangan diri sendiri dengan kepercayaan pada pikiran kita sendiri," ucapnya.

Jiemi mencontohkan, salah satu yang sering diucapkan banyak orang adalah 'Aku itu orangnya pemalu, jadi gak bisa ngomong di depan orang'. Menurut Jiemi, ucapan itu secara tidak langsung telah memberi label pada diri sendiri yang sebenarnya belum tentu menjadi identitas sepenuhnya.

Tetapi self limiting believe telah menjebak diri bahwa 'pemalu' memang menjadi bagian dari identitas diri. Sehingga setiap kali ada kesempatan untuk bicara di depan umum, selalu menjadikannya tameng untuk enggan melakukannya.

"Tidak bisa bicara di depan umum itu bukan diri kita. Kita mengidentifikasi diri menjadi sosok yang demikian sehingga terlanjur percaya, 'aku orangnya pemalu, aku orangnya nggak bisa bicara depan umum'. Walaupun Sebenarnya bukan diri kita," ujarnya.

Pada konsep fixed mindset, kondisi itu akan menyebabkan orang jadi mudah menyerah, jelas Jiemi. Sehingga yang perlu dilakukan dengan menerapkan konsep growth midset atau menyadari bahwa segala nilai apa pun dalam diri tidak hadir begitu saja. Tetapi butuh usaha yang dilakukan untuk menumbuhkan diri.

baca juga

"Mari kita awasi baik-baik ketika diri mengatakan, 'saya itu orangnya..' Jangan-jangan saat kita bicara itu, sebenarnya sedang terjebak pada fixed mindset, pada self limiting believe dan itu menghambat kita untuk maju," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pola Asuh Ketat Bisa Sebabkan Anak Rendah Diri

Pola Asuh Ketat Bisa Sebabkan Anak Rendah Diri

Lifestyle | Rabu, 24 September 2014 | 15:06 WIB

Anak Korban "Bullying" Rentan Depresi

Anak Korban "Bullying" Rentan Depresi

Health | Selasa, 18 Februari 2014 | 15:29 WIB

Anak Korban "Bullying" Rentan Depresi

Anak Korban "Bullying" Rentan Depresi

Health | Selasa, 18 Februari 2014 | 15:29 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×