Viral Tagihan Makan Rp 50 Juta Dikira Rp 5 Juta, Netizen: Bisa Beli Motor

Silfa Humairah Utami

Rabu, 19 Agustus 2020 | 08:19 WIB
Viral Tagihan Makan Rp 50 Juta Dikira Rp 5 Juta, Netizen: Bisa Beli Motor
Ilustrasi makan di restoran mewah. (Shutterstock)

Suara.com - Jangankan Rp 50 juta, sekali makan di restoran menghabiskan uang Rp 5 juta saja bikin kita geleng-geleng kepala. Itulah yang dialami seorang warganet (netizen) yang mem-posting struk tagihan makan di media sosial hingga bikin geger dunia maya.

Penting memang memperhatikan harga sebelum memesan makanan, alih-alih makan di restoran karena penasaran, ternyata harganya selangit bikin kantong bolong jadi menyesal kemudian. Tentukan budget dari awal sesuai kemampuan.

Belajar pengalaman seorang netizen yang makan bersama keluarga dan disodorkan bill Rp 51 juta usai makan. Ia pun terkejut karena awalnya hanya mengira harga total makanan yang disantap hanya Rp 5 juta. 

Dibagikan akun @jktfooddestination, tidak tanggung-tanggung dalam unggahan tersebut terlihat tagihan biaya dari makanan seseorang yang tembus Rp 51.310.050.

Terlihat dari sebuah tagihan makan di salah satu hotel bintang 5 yang ada di Jakarta, banyak dari makanan tersebut yang angkanya dibanderol di atas Rp 1 juta. Dan set menu termahal adalah Hokkaido Beef dari Jepang yang mencapai Rp 17 juta.

Tagihan netizen yang bikin terkejut. (setyanug)
Tagihan netizen yang bikin terkejut. (setyanug)

"Guys kemaren aku makan banyak banget sampe abis segini. Aku kira 5 jutaan, ternyata 50 juta, aku kira salah, ga taunya emang mahal banget," tutur akun netizen bernama @setyanugraha dalam video tersebut.

Belum diketahui secara pasti dimana tepatnya lokasi restoran ini berada. Namun diperkirakan tempat makan ini berada di daerah Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Warganet pun lamngsung memberikan komentar beragam terkejut melihat biaya dari tagihan makan tersebut.

"Ketika anak sultan makan habis puluhan juta. Ginjalku menangis atuh ," tulis netizen.

baca juga

"Mending buat daftar haji kalo gw mah," tulis akun yulie_naqilafa.

"Ya ampun jadi keinget kejadian di kantor...kena omelan si big bos gara2 uang 50jt tp ini 50jt buat makan-makan," tylis @nilamdianie.

"5 juta aja udah ogah. Ini 50 wkwkw,"

"Abis makan langsung istigfar. Karena keluarin duit 50 juta buat sekali makan," tutur netizen yang lainnya.

Ada juga akun lainnya yang menjelaskan bahwa makan di restoran tersebut wajar mahal. Ini dikarenakan bahan masakan semuanya import dari luar.

"Wajar lah kan dagingnya impor langsung dari jepang kualitas terbaik lho," tulisnya.

Hingga artikel ini ditulis, video makan bersama keluarga harus merogoh kocek Rp 50 jutaan tersebut telah ditonton 210 ribu kali lebih oleh warganet. Duh, bagaimana menurut kalian travelers, tertarik untuk makan di restoran mewah ini?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Pamer Jarah Barang di Truk yang Alami Kecelakaan Maut, Publik Geram

Warga Pamer Jarah Barang di Truk yang Alami Kecelakaan Maut, Publik Geram

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 08:41 WIB

Harga Daun Pisang di Jepang Capai Rp 800 Ribu, Warganet Geger Pengin Ekspor

Harga Daun Pisang di Jepang Capai Rp 800 Ribu, Warganet Geger Pengin Ekspor

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 08:49 WIB

Viral Daftar Pekerjaan yang Diklaim Haram, Bikin Publik Geregetan

Viral Daftar Pekerjaan yang Diklaim Haram, Bikin Publik Geregetan

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 19:50 WIB

Terkini

Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita

Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli  Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Video | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Lampung | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:44 WIB

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:43 WIB

×