Mengenal Chora Church, Geraja yang Diubah Erdogan Jadi Masjid

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 18:25 WIB
Mengenal Chora Church, Geraja yang Diubah Erdogan Jadi Masjid
Gerja Chora. (Dok: churchofchora)

Suara.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengubah gereja Ortodoks kuno lain menjadi sebuah masjid. Menyadur Arab News pada Jumat (21/8/2020), keputusan untuk mengubah Chora Church atau Museum Kariye menjadi masjid hanya sebulan setelah Hagia Sophia diubah jadi tempat ibadah umat muslim.

Tapi, sebenarnya seperti apa sejarah dari Chora Church itu sendiri. Dilansir dari situs Church of Chora, Biara, bernama Chora, pada awalnya dibangun tepat di luar tembok kota Konstantinopel.

Tetapi tetap menggunakan nama Chora bahkan setelah tembok tersebut diperluas oleh Theodosius II pada tahun 413–414. Nama ini berasal dari kata Yunani Hora yang berarti "negara", "tanah".

Nama itu juga mengacu pada lokasinya dan membawa makna simbolis karena mosaik gereja menggambarkan Kristus sebagai Tanah Yang Hidup dan Maria, Bunda Yesus, sebagai Container of the Uncontainable.

Gerja Chora. (Dok: churchofchora)
Gerja Chora. (Dok: churchofchora)

Pada 1511 Biara dengan penaklukan Istanbul oleh Turki diubah menjadi masjid oleh Atik Ali Pasha. Sebuah mihrab ditambahkan di apse utama, menara lonceng bergantung dihapus dan diganti dengan menara.

Nama Biara Chora diubah menjadi Kariye. Karena larangan gambar ikonik dalam Islam, semua prasasti, simbol Kristen, lukisan dinding, dan mosaik ditutupi dengan lapisan tipis cat dan kapur.

Pada tahun 1948, Thomas Whittemore dan Paul A. Underwood dari Byzantine Institute of America dan Dumbarton Oaks Center for Byzantine Studies, mensponsori program restorasi pada gereja tersebut.

Mereka membersihkan, memulihkan, dan melestarikan lukisan dinding di Chora yang telah diplester dan dilabur berulang kali untuk disembunyikan saat gereja era Bizantium digunakan sebagai masjid selama periode Ottoman.

Pekerjaan itu berlangsung selama dua belas tahun yang berlangsung sepanjang tahun 1950-an. Pada tahun 1958, Chora dibuka untuk umum sebagai museum - Kariye Müzesi.

baca juga
Gerja Chora. (Dok: churchofchora)
Gerja Chora. (Dok: churchofchora)

Saat ini gereja Chora adalah salah satu sisa-sisa Kekaisaran Bizantium yang paling luar biasa. Bangunan ini adalah tempat terbaik yang harus dikunjungi dan menjadi objek wisata berperingkat teratas ketika mengunjungi Istanbul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seteleh Hagia Shopia, Presiden Erdogan juga Ubah Gereja Lain jadi Masjid

Seteleh Hagia Shopia, Presiden Erdogan juga Ubah Gereja Lain jadi Masjid

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 18:37 WIB

Salat Jemaah di Hagia Sophia Munculkan Kasus Covid-19 Baru di Turki

Salat Jemaah di Hagia Sophia Munculkan Kasus Covid-19 Baru di Turki

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:48 WIB

Erdogan Sebut Turki Jadi Negara Ketiga Penghasil Vaksin Covid-19

Erdogan Sebut Turki Jadi Negara Ketiga Penghasil Vaksin Covid-19

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×