Salat Jemaah di Hagia Sophia Munculkan Kasus Covid-19 Baru di Turki

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:48 WIB
Salat Jemaah di Hagia Sophia Munculkan Kasus Covid-19 Baru di Turki
Foto udara di Masjid Agung Hagia Shopia di Istanbul, Turki, Senin (27/7/2020). [Foto/Anadolu Agency]

Suara.com - Pembukaan Hagia Sophie menjadi masjid memicu munculnya kasus infeksi virus corona baru di Turki lantaran kurangnya langkah pencegahan yang diterapkan selama kegiatan ibadah.

Menyadur Arab News, Rabu (12/8/2020), sekitar 350.000 orang memadati Hagia Sophia dan kawasan sekitarnya pada 24 Juli, saat bangunan ini kembali dijadikan masjid setelah beberapa dekade menjadi museum.

Beberapa dari 500 jamaah yang ada di dalam masjid, termasuk anggota parlemen dan jurnalis, telah dinyatakan positif virus corona.

Disebutkan, protokol pencegahan dan kesehatan seperti jaga jarak dan pemakaian masker tidak ditegakkan dengan maksimal selama kegiatan ibadah di Hagia Sophia. 

Jumlah kasus infeksi virus corona harian baru di Turki mulai meningkat dan 1000 tepat setelah liburan Idul Adha.

Umat Islam melaksanakan salat subuh berjamaah di Masjid Agung Hagia Shopia di Istanbul, Turki, Senin (27/7/2020). [Foto/Anadolu Agency]
Umat Islam melaksanakan salat subuh berjamaah di Masjid Agung Hagia Shopia di Istanbul, Turki, Senin (27/7/2020). [Foto/Anadolu Agency]

Keputusan pemerintah yang enggan mengumumukan jumlah pasien di unit perawatan intensif (ICU) dan mereka yang memakai alat bantu pernapasan menambah kekhawtiran soal jumlah kasus Covid-19 sebenarnya.

Para ahli kesehatan mengatakan pandemi telah memburuk pada Juli lalu disebabkan oleh dibukanya Hagia Sophia untuk kegiatan ibadah tanpa menegakkan upaya pencegahan yang tepat dan tegas.

"Setelah pembukaan Hagia Sophia, kami juga mendengar banyak kasus di kalangan politisi," ujar seorang dokter yang tak mau disebutkan kepada Arab News.

"Tapi itu karena mereka menjalani pemeriksaan rutin setiap hari untuk memastikan mereka sehat," sambungnya.

baca juga

Dokter yang bekerja di sebuah rumah sakit di provinsi Sivas itu menambahkan, jika warga biasa juga mendapatkan tes serupa, angka kasus sebenarnya di Turki akan lebih tinggi.

"Jika keadaan terus seperti ini, tidak akan ada orang di rumah sakit yang tidak terinfeksi. Bahkan mungkin menyebabkan kekurangan tenaga medis karena mengundurkan diri atau sakit," katanya.

Laporan pemerintah tentang kasus harian diperdebatkan oleh beberapa ahli kesehatan dan Asosiasi Medis Turki (TTB), mengklaim angka harian sebenarnya di atas 3.000 kasus.

"Ketika ribuan kesehatan berjuang melawan penyakit dan ketika puluhan warga kehilangan nyawa karena pandemi, semua orang dan terutama otoritas publik seharusnya lebijh bertanggung jawab," ujar Murat Emir, seorang dokter sekaligus anggota parlemen partai oposisi.

"Beberapa pihak dari Anatolia mengatur tur bus untuk pembukaan (Hagia Sophia) ini dan tidak ada yang tahu apakah mereka mendapatkan kode resmi dari Kementerian Kesehatan untuk perjalanan domestik dan menegakkan jaga jarak sosial," kata Emir.

Berdasarkan data dari Worldometers per Rabu (12/8), Turki mencatatkan total infeksi virus corona mencapai 243.180 dengan 5.873 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muazin Hagia Sophia Meninggal Mendadak saat Bekerja dalam Masjid

Muazin Hagia Sophia Meninggal Mendadak saat Bekerja dalam Masjid

News | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 12:56 WIB

Pasca Idul Adha, Wisatawan Padati Hagia Sophia

Pasca Idul Adha, Wisatawan Padati Hagia Sophia

Video | Rabu, 05 Agustus 2020 | 06:00 WIB

Ratusan Umat Islam Ikuti Salat Subuh Berjamaah di Masjid Hagia Sophia

Ratusan Umat Islam Ikuti Salat Subuh Berjamaah di Masjid Hagia Sophia

Foto | Selasa, 28 Juli 2020 | 07:02 WIB

Terkini

Teror Bom Molotov! Rumah Advokat di Ciracas Diserang Dua Pria Misterius

Teror Bom Molotov! Rumah Advokat di Ciracas Diserang Dua Pria Misterius

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:00 WIB

Bagaimana Satelit Membantu Ilmuwan Melindungi Sungai dari Pencemaran dan Perubahan Iklim?

Bagaimana Satelit Membantu Ilmuwan Melindungi Sungai dari Pencemaran dan Perubahan Iklim?

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:34 WIB

Iran Kesal dengan Aktivis HAM Dunia, Lihat Kelakuan Israel Cuma Diam

Iran Kesal dengan Aktivis HAM Dunia, Lihat Kelakuan Israel Cuma Diam

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:30 WIB

Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang

Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:19 WIB

Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 08:35 WIB

Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?

Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 07:08 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

×