Kenali Ciri Berita Hoaks yang Beredar di Grup WhatsApp

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 27 Agustus 2020 | 16:19 WIB
Kenali Ciri Berita Hoaks yang Beredar di Grup WhatsApp
Ilustrasi berita hoaks [Suara.com]

Suara.com - Kemampuan literasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memfilter berita hoaks atau berita palsu yang beredar. Tapi sayangnya, literasi masyarakat Indonesia saat ini masih sangat rendah. Hanya sedikit di antara masyarakat kita yang tahu ciri-ciri berita hoaks.

Fact Checker MAFINDO, Bentang Febrylian, mengatakan agar literasi kita meningkat, jadilah masyarakat yang sabar dan tidak terburu-buru menyebarkan berita. Tahan berita itu, kroscek lebih dulu, dan kumpulkan informasi untuk memfilter suatu berita. tentu saja, proses itu membutuhkan kesabaran.

"Kita harus mau bersabar dalam melakukan klarifikasi. Kami pun terkadang tidak bisa langsung 1 jam dapat fakta, nunggu pemberitaan lain, apakah ini sama. Terus juga jangan lupa jaga emosi," jelas Bentang dalam acara Webinar Infodemi oleh Klinik Misinformasi, Rabu (26/8/2020).

Jangan sampai hanya karena takut dan cemas, atau ingin jadi yang terdepan mengabarkan berita penting, kita jadi mengabaikan verifikasi ulang.

Lalu bagaimana cara kita membedakan antara hoaks berita bohong dan fakta?

Selain sabar menjaga emosi menunggu informasi selanjutnya, Bentang mengatakan jangan percaya dengan embel-embel 'katanya'. Kalau perlu, kita sendiri yang mengkonfirmasi berita itu. Minta penjelasan pakar atau pihak yang bersangkutan dengan kabar itu, atau menunggu media terpercaya untuk memvalidasi data.

"Jangan percaya katanya, dari grup sebelah, dosen. Padahal siapapun bisa terkena hoaks apapun latar belakangnya," jelas dia.

Kata Bentang, tidak perlulah kita melakukan hal yang besar untuk bermanfaat bagi nusa dan bangsa. Cukup menahan informasi hoaks berhenti di kita, itu sudah sangat berguna. Mulai dari hal yang terkecil, tapi imbasnya besar.

"Kita niat untuk berguna bagi nusa dan bangsa, nggak perlu sesuatu yang besar. Stop (hoaks) di kita cukup, dan kita melakukan kros cek ulang, kembali lagi sabar, kemudian mencari fakta media yang terpercaya kredibel," terang Bentang.

baca juga

Sementara itu, peredaran hoaks di grup whatsapp memang sangat sulit untuk dihindari. Bentang juga mengakui sebagai pengecek fakta, hoaks di whatsapp paling sulit ditelusuri sumbernya. Bahkan sampai berani mengatasnamakan suatu lembaga. "Beberapa di antaranya mengatasnamakan lembaga seperti Kemenkes, PLN, Kominfo, dan sebagainya. Itu sering banget, berusaha dimiripin padahal palsu," tutup Bentang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Selalu Lewat Medsos, Hoaks Juga Disebar Oleh Media Abal-Abal

Tak Selalu Lewat Medsos, Hoaks Juga Disebar Oleh Media Abal-Abal

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2020 | 15:06 WIB

Cegah Penggunanya Bagikan Hoaks, Ini Cara Facebook dan Twitter

Cegah Penggunanya Bagikan Hoaks, Ini Cara Facebook dan Twitter

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 15:00 WIB

Efek Hoaks di Tengah Pandemi Ngeri Banget, Hindari dengan Lakukan Ini Deh

Efek Hoaks di Tengah Pandemi Ngeri Banget, Hindari dengan Lakukan Ini Deh

News | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 16:44 WIB

Terkini

KP-KBP PSSI Jateng Tegas: Pemilihan 8 Oktober Harus Ditunda, Asprov Dilaporkan ke Komite Etik

KP-KBP PSSI Jateng Tegas: Pemilihan 8 Oktober Harus Ditunda, Asprov Dilaporkan ke Komite Etik

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:03 WIB

Luky Alfirman Ungkap Tiga Fokus Usai Dilantik Sebagai Wamenkeu

Luky Alfirman Ungkap Tiga Fokus Usai Dilantik Sebagai Wamenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Air di Rawa Badak Kembali Mengalir Usai 2 Minggu Mati, Warga Wanti-wanti Soal Proyek Gorong-Gorong

Air di Rawa Badak Kembali Mengalir Usai 2 Minggu Mati, Warga Wanti-wanti Soal Proyek Gorong-Gorong

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Mengintip Kunci The 5 AM Club pada Buku The Miracle Morning for Muslims

Mengintip Kunci The 5 AM Club pada Buku The Miracle Morning for Muslims

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Khusus Nasabah Private BRI, Nikmati KPR Take Over dengan Bunga Mulai 3,17%!

Khusus Nasabah Private BRI, Nikmati KPR Take Over dengan Bunga Mulai 3,17%!

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Kabel Sinyal Whoosh Dicuri, Perjalanan Kereta Cepat Sempat Terganggu, 6 Orang Ditangkap

Kabel Sinyal Whoosh Dicuri, Perjalanan Kereta Cepat Sempat Terganggu, 6 Orang Ditangkap

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:56 WIB

Keanehan di Laga Indonesia vs Bangladesh: La Grande Menghilang, Ultras Garuda Tak Kelihatan

Keanehan di Laga Indonesia vs Bangladesh: La Grande Menghilang, Ultras Garuda Tak Kelihatan

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Kasus HGB Rp106 Miliar, KPK Didesak Segera Periksa Nusron Wahid!

Kasus HGB Rp106 Miliar, KPK Didesak Segera Periksa Nusron Wahid!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Investor Pasar Modal Tembus 31,9 Juta, Naik 3 Kali Lipat dalam 5 Tahun

Investor Pasar Modal Tembus 31,9 Juta, Naik 3 Kali Lipat dalam 5 Tahun

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Malaysia Unggul Cepat 1-0, Mitchell Baker Bawa Indonesia Unggul GBK Bergemuruh

Malaysia Unggul Cepat 1-0, Mitchell Baker Bawa Indonesia Unggul GBK Bergemuruh

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:48 WIB

×