Bos Bobobox Ungkap Alasan Okupansi Hotel Kapsul Tetap Tinggi Meski Pandemi

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 18:23 WIB
Bos Bobobox Ungkap Alasan Okupansi Hotel Kapsul Tetap Tinggi Meski Pandemi
Hotel kapsul (Dok. Bobobox)

Suara.com - Meski tengah dirundung pandemi Covid-19. tren hotel kapsul terus tumbuh di Indonesia. Setidaknya hal itu yang coba ditunjukkan oleh jaringan hotel kapsul, Bobobox.

Belum lama ini, Bobobox membuka dua penginapan terbaru di kawasan Jakarta dan Yogyakarta. Hotel kapsul sendiri merupakan akomodasi yang terdiri dari ruang-ruang kamar yang sangat kecil dengan jumlah yang banyak.

Di Jakarta, hotel kapsul Bobobox yang baru berada di depan Stasiun Juanda. Sedangkan di Yogyakarta, letaknya persis berada di depan Mal Malioboro. 

Hotel kapsul (Dok. Bobobox)
Hotel kapsul (Dok. Bobobox)

Optimisme Bobobox dalam melanjutkan pembukaan cabang di area lain, menurut President Bobobox, Antonius Bong ini dikarenakan data tingkat okupansi yang menunjukkan geliat perkembangan sangat cepat sejak bulan Juni 2020 kemarin. 

"Di masa transisi New Normal kemarin, tingkat okupansi kita menunjukkan strong recovery yang berarti membuktikan konsumen dalam negeri bertumbuh kembali dengan cepat karena data kami menunjukkan konsistensi di level 80 persen. Kami optimis tingkat hunian ini dapat beranjak menjadi 90 persen dalam waktu tidak lama lagi," kata Antonius dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Jumat (28/8/2020).

Perihal peningkatan yang cukup cepat ini, Antonius meyakini ini terjadi karena hotel kapsul memiliki kelebihan tersendiri. Di antaranya adalah harga yang terjangkau, produk yang diklaim memberi rasa aman (safety), perkembangan geliat ekonomi, dan lokasi terpilih yang sangat premium.

Selain itu, CEO Bobobox, Indra Gunawan juga menambahkan bahwa pandemi Covid-19 membuat orang masih membatasi anggaran untuk penginapan saat bepergian.

Apalagi banyak dari masyarakat Indonesia masih dalam masa pemulihan ekonomi. "Hotel kapsul bisa menjadi solusi harga. Hotel kapsul alternatif revenue (pendapatan)," tambah dia.

Lantas, bagaimana dengan pedoman kesehatan pencegahan Covid-19 saat menginap di hotel kapsul?

baca juga

Antonius menekankan jika standardisasi yang berlaku sama dengan di tempat akomodasi lainnya, karena protokol kesehatan datang dari pemerintah.

Namun, bila dibandingkan dengan akomodasi lain, hotel kapsul dianggap lebih mudah untuk menerapkan pedoman kesehatan itu, karena memiliki ruangan yang lebih kecil. "Jadi lebih mudah untuk (desinfeksi) pod, satu area bersih tuntas cukup 10 menit atau 15 menit," ujarnya.

Hal lainnya adalah memakai masker atau pelindung wajah (face shield). Kemudian saling menjaga jarak, penyediaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) dan sistem auditor.

Bagaimana, tertarik staycation di hotel kapsul? 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangga! Telemedicine Indonesia Masuk Daftar Health Tech Global Menjanjikan

Bangga! Telemedicine Indonesia Masuk Daftar Health Tech Global Menjanjikan

Press Release | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 17:26 WIB

Hikmah Pandemi Virus Corona, Denada Bisa Jadi Instruktur Zumba

Hikmah Pandemi Virus Corona, Denada Bisa Jadi Instruktur Zumba

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 16:17 WIB

Langgar Aturan Karantina, Perempuan di Austalia Dipenjara Enam Bulan

Langgar Aturan Karantina, Perempuan di Austalia Dipenjara Enam Bulan

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 10:05 WIB

Terkini

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

×