Ini Alokasi Belanja Online Tertinggi Masyarakat Indonesia Selama Pandemi

Risna Halidi

Senin, 31 Agustus 2020 | 16:38 WIB
Ini Alokasi Belanja Online Tertinggi Masyarakat Indonesia Selama Pandemi
Ilustrasi belanja online. (Shutterstock)

Suara.com - Dunia tengah menghadapi krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19 yang merebak sejak awal 2020 ini. Tak hanya berdampak pada dunia medis dan usaha, pandemi nyantanya telah mengubah perilaku pelanggan di seluruh dunia.

Menurut laporan ‘Tinjauan Big Data 2020 terhadap Dampak Covid-19’ oleh Badan Pusat Statistik (BPS), penjualan online di Indonesia pada Februari-Juli 2020 meningkat tajam dibanding penjualan di bulan Januari 2020.

Penjualan online di Indonesia melonjak 320 persen pada Maret 2020 dan 480 pada di April 2020 jika keduanya dibandingkan dengan periode penjualan awal tahun.

Menurut lembaga survei konsumen Nielsen, 30 persen konsumen merencanakan untuk lebih sering berbelanja secara online sejak pandemi Covid-19 merebak. Hal ini sejalan dengan riset Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia, IPB pada 1126 keluarga di 27 propinsi di Indonesia pada bulan Mei 2020 lalu.

Peniliti mengindikasikan peningkatan frekuensi pembelian online sebesar 35.3 persen pada keluarga Indonesia. Selain itu, alokasi pengeluaran keluarga juga meningkat pada pangan pokok sebesar 61.1 persen, perlengkapan kesehatan dan sanitasi atau kebersihan sebesar 76 persen serta vitamin atau suplemen sebesar 55 persen.

Penelitian tersebut sejalan dengan jurnal yang diterbitkan oleh konsultan manajemen multinasional McKinsey. Diisyaratkan, konsumen cenderung menomorduakan harga dan lebih mementingkan nilai produk di masa pandemi seperti sekarang.

Hal ini menunjukkan sikap konsumen yang mengutamakan manfaat khususnya yang menyangkut aspek kesehatan. Produk makanan dan minuman sehat kaya gizi seperti susu dan suplemen, menjadi hal paling dicari oleh konsumen selain produk-produk kebutuhan sanitasi, seperti sabun, tisu, atau pembersih.

Melihat tren tersebut, Dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, IPB, Dr. Megawati Simanjuntak, SP, MSi menyarankan agar konsumen lebih cerdas ketika memutuskan berbelanja produk-produk tersebut secara online.

"Apabila ada masalah dalam transaksi barang dan jasa, konsumen dapat membuat pengaduan langsung ke pelaku usaha. Namun jika tidak mendapat tanggapan, konsumen dapat mengadu kepada lembaga-lembaga perlindungan konsumen yang ada," ujarnya melalui siaran pers yang diterima Suara.com, Senin (31/8/2020).

baca juga

Lembaga perlindungan konsumen yang dimaksud di antaranya adalah Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), dan Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM).

Di sisi lain, psikolog keluarga Ajeng Raviando juga mengatakan bahwa saat ini terjadi perubahan perilaku konsumen yang tercermin dari keputusannya membeli kebutuhan sehari-hari. "Konsumen sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan dan menjadikan risiko kesehatan sebagai pertimbangan utama," kata Ajeng.

Perubahan perilaku konsumen tersebut dapat dilihat dalam tiga perspektif pengambilan keputusan, yaitu Rasional (konsumen dalam mengambil keputusan pembelian secara rasional dengan menekankan aspek fungsional dan ekonomis), Eksperiensial (konsumen dipengaruhi perasaan terkait dengan konsumsi produk dan demi mendapat pengalaman yang unik), dan Behavioral (konsumen mendapatkan pengaruh lingkungan misalnya karena suasana tempat yang tenang dan nyaman).

Karenanya, asupan bergizi baik sari makanan maupun minuman serta produk-produk sanitasi dan perlengkapan olahraga menjadi prioritas masyarakat di masa seperti saat ini.

Meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga, menurut Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan (PKGK) FKM Universitas Indonesia Ir. Ahmad Syafiq, M.Sc. Ph.D adalah sebuah perubahan positif.

"Di tengah AKB, masyarakat mau tidak mau harus beradaptasi dan terus mencari informasi tentang kesehatan termasuk gizi. Dalam situasi seperti ini muncul kesadaran mengenai pentingnya menjaga imunitas tubuh sebagai hal yang utama dengan secara teratur mengasup makanan bergizi."

Di sisi lain, Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia Andrew F. Saputro mengatakan literasi gizi merupakan hal yang penting karena bisa menjadi pemahaman perubahan perilaku dalam membangun keluarga Indonesia yang kuat. "Sebagai bangsa, kita harus membangun diri menjadi bangsa yang lebih baik yang menghargai dan menjaga kesehatannya,” tutup Andrew.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanya Kapan Pandemi Covid-19 Usai, Banyak Orang India Pergi ke Peramal

Tanya Kapan Pandemi Covid-19 Usai, Banyak Orang India Pergi ke Peramal

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2020 | 13:00 WIB

Dukung Perempuan Berdaya Saat Pandemi Lewat Program Mentoring UMKM

Dukung Perempuan Berdaya Saat Pandemi Lewat Program Mentoring UMKM

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2020 | 23:03 WIB

Gegara Pandemi Covid-19, Jumlah Warga India Kunjungi Dukun Makin Tinggi

Gegara Pandemi Covid-19, Jumlah Warga India Kunjungi Dukun Makin Tinggi

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2020 | 19:05 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada Avengers Endgame: Encore!

5 Rekomendasi Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada Avengers Endgame: Encore!

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 13:40 WIB

Megawati Baru Tiba dari Manado, Jenazah Guruh Soekarnoputra Segera Dimakamkan

Megawati Baru Tiba dari Manado, Jenazah Guruh Soekarnoputra Segera Dimakamkan

News | Sabtu, 26 September 2026 | 13:37 WIB

Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping

Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 13:37 WIB

Ciri-Ciri Sepatu New Balance 530 Original, Cek 7 Detail Ini Sebelum Beli

Ciri-Ciri Sepatu New Balance 530 Original, Cek 7 Detail Ini Sebelum Beli

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 13:35 WIB

Aldi Taher Perkenalkan Atta Rumnan  dan Lagu Maafkan di Ajang PestaPora 2026

Aldi Taher Perkenalkan Atta Rumnan dan Lagu Maafkan di Ajang PestaPora 2026

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 13:35 WIB

Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT

Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT

Jogja | Sabtu, 26 September 2026 | 13:31 WIB

Kehilangan Tokoh Besar, Prof Dasco: Karya Guruh Soekarnoputra Akan Selalu Dikenang Bangsa

Kehilangan Tokoh Besar, Prof Dasco: Karya Guruh Soekarnoputra Akan Selalu Dikenang Bangsa

News | Sabtu, 26 September 2026 | 13:30 WIB

Mendengar Sure Thing: Bukti Kalau Lagu Bagus Tak Punya Kedaluwarsa

Mendengar Sure Thing: Bukti Kalau Lagu Bagus Tak Punya Kedaluwarsa

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 13:30 WIB

6.870 Pasar Rakyat Mulai Masuk Ekosistem Digital, 300 Ribu Pedagang Difasilitasi

6.870 Pasar Rakyat Mulai Masuk Ekosistem Digital, 300 Ribu Pedagang Difasilitasi

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 13:29 WIB

John Herdman Paham Duel Timnas Indonesia vs Malaysia Punya Arti Lebih, 3 Poin Wajib Didapat

John Herdman Paham Duel Timnas Indonesia vs Malaysia Punya Arti Lebih, 3 Poin Wajib Didapat

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 13:27 WIB

×