Pakai Denim Belel Saat Bertemu Menteri, Atta Halilintar Dinyinyiri Netizen

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Selasa, 08 September 2020 | 10:26 WIB
Pakai Denim Belel Saat Bertemu Menteri, Atta Halilintar Dinyinyiri Netizen
Atta Halilintar dan Menteri Budi Karya sumadi (Twitter Garuda Indonesia)

Suara.com - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menggandeng YouTuber Atta Halilintar dalam kampanye dan sosialisasi mendukung program Kementrian Perhubungan.

Program sosialisasi yang dilakukan Garuda Indonesia bersama Atta Halilintar adalah mengenai bagaimana protokol kesehatan yang harus dilakukan saat hendak bepergian dengan pesawat di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Dikutip melalui unggahan Twitter akun resmi @IndonesiaGaruda, Senin (7/9/2020) Atta bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terlihat tengah mempraktikan protokol kesehatan jarak fisik atau physical distancing saat sedang menunggu penerbangan.

"Setelah menyapa penumpang, @BudiKaryaS menjelaskan kepada @AttaHalilintar mengenai keamanan & kenyamanan berpergian dengan pesawat. Salah satunya Physical Distancing pada saat menunggu penerbangan. @AngkasaPura_2 @kemenhub151 #YukTerbangLagi #BecauseYouMatter #GALiveReport," cuit akun tersebut. 

Meski begitu, ada satu yang menjadi perhatian warganet, salah satunya akun @puturudy yang justru mengkritik cara berpakaian kekasih Aurel Hermasyah tersebut. 

Terlihat, pada momen itu, Atta mengenakan pakaian batik lengan bercorak biru hitam yang ia padukan dengan ripped jeans, serta bandana ikoniknya. Namun, bagi akun @puturudy, pakaian tersebut tidaklah pantas untuk dikenakan. 

"Bila saja busana yg dikenakan Atta itu batik ori, batik hasil karya budaya luhur bangsa, sangat tidak pantas dikombinasikan dg celana denim belel dan sobek begitu. Jangan pernah lagi pakai batik kalau anda tdk pny kemampuan mengapresiasi batik," tulis lelaki bernama Putu Rudi Setiawan.

Karena kritikan ini cuitan akun @puturudy pun menuai komentar beragam dari warganet lain. Ada yang mendukung, tak sedikit pula yang membela Atta. 

"Dulu kami diajari untuk berpakaian santun jika berbicara dengan orang yang lebih tua.
Ini kok, celana kk Atta sobek gitu ya. #DahulukanAdabBaruIlmu," cuit @HijrianiDY.

baca juga

"Outfitnya Atta ga banget deh. Emang sih uang tidak bisa membeli taste. Hehehe," tulis @arendysm.

"tergantung apa yg ada di hati n pikiran kalian dah, @AttaHalilintar , apa kita jauh lbh baik dr dia? hati2 m hati hidup sebentar kurang²in nyakitin orang," kata @noormayasuri membela.

"Atta itu kebetulan aja mau ke Bali. Bukan sengaja. Ya ampuun. Aku juga sering menkritisi pemerintah termasuk pak menhub. Tapi ga harus membabi buta kyk gini juga," tambah @Liyach4.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditutup 5 Bulan, Kereta Bawah Tanah India Sudah Beroperasi Kembali

Ditutup 5 Bulan, Kereta Bawah Tanah India Sudah Beroperasi Kembali

Video | Selasa, 08 September 2020 | 08:35 WIB

Demi Aurel Hermansyah! 5 Potret Atta Halilintar Ubah Cat Mobil Jadi Ungu

Demi Aurel Hermansyah! 5 Potret Atta Halilintar Ubah Cat Mobil Jadi Ungu

Entertainment | Selasa, 08 September 2020 | 06:00 WIB

Curhat Pelaku UMKM di New York: Kesulitan Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Curhat Pelaku UMKM di New York: Kesulitan Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Video | Selasa, 08 September 2020 | 09:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×