Apa Perbedaan Antara Wajan Antilengket Yang Murah dan yang Mahal?

Vania Rossa

Rabu, 23 September 2020 | 15:34 WIB
Apa Perbedaan Antara Wajan Antilengket Yang Murah dan yang Mahal?
Wajan antilengket. (Unsplash)

Suara.com - Di pasaran, ada begitu banyak varian wajan antilengket mulai dari yang harganya hanya puluhan ribu hingga yang mahal seharga jutaan rupiah. Hal ini tentu membuat Anda bertanya-tanya, memangnya apa bedanya wajan antilengket yang murah dengan yang mahal?

Secara umum, wajan antilengket yang lebih mahal mungkin menawarkan desain yang lebih baik, dan lapisan antilengketnya mungkin memiliki kualitas yang lebih tinggi. Namun, ternyata harga mahal tidak membuat wajan antilengket yang mahal lebih tahan lama daripada yang murah.

Kuncinya ada di desain
Dilansir dari Huffpost, wajan dengan dasar yang lebih tebal akan lebih baik dalam menahan panas daripada wajan dengan alas yang tipis. Romeo Stivaletti, koki eksekutif di The Langham, New York, Fifth Avenue, mengatakan bahwa kekuatan gagang panci dan seberapa aman pemasangannya dapat menjadi perbedaan antara produk yang mahal dan yang murah.

Bentuk wajan dan ukuran permukaan memasak (diameter bagian dalam wajan) juga merupakan faktor yang harus diperhatikan. "Wajan diukur dari tepi ke tepi, dan bergantung pada kemiringan sisinya. Antara wajan berdiameter 17 cm dan 30 cm, tentu perbedaannya sangat besar," kata Lisa McManus, editor eksekutif America’s Test Kitchen Reviews, yang juga menyebutkan bahwa perbedaan 1 cm sekalipun akan sangat memengaruhi proses memasak.

Ia mengatakan bahwa dirinya lebih suka permukaan memasak yang lebar dengan sisi yang rendah dan melebar (daripada sisi yang tinggi seperti mangkuk), karena itu akan mendorong penguapan. “Anda sedang menggoreng, dan Anda tidak ingin membuat wajan terlalu padat karena itu akan membuat makanan jadi menggelembung dan berubah menjadi abu-abu dan kenyal alih-alih menjadi kecokelatan yang indah,” katanya.

Cari tahu material antilengket yang digunakan
Material antilengket yang paling umum digunakan pada wajan adalah polytetrafluoroethylene (PTFE, paling dikenal dengan nama merek Teflon), keramik, besi tuang, dan baja karbon. Tampaknya tidak ada korelasi antara harga dan jenis bahan antilengket yang digunakan, karena America’s Test Kitchen menemukan dan coba 10 wajan antilengket dengan pelapis berbasis PTFE dengan harga mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Material PTFE paling banyak ditemukan di mana-mana, tapi ada isu material ini tak terlalu tahan panas. Jika Anda ingin menghindari PTFE dan potensinya untuk melepaskan asap berbahaya, Anda hanya perlu berhati-hati untuk tidak memanaskannya saat kosong atau membiarkannya melebihi 260 derajat Celcius.

Sedangkan Adrienne Cheatham, chef di Institute of Culinary Education, umumnya lebih suka menggunakan wajan dengan pelapis besi cor. “Jika dibumbui dengan baik dan dirawat dengan baik, besi cor selalu anti lengket,” katanya.

“Saya juga suka baja karbon karena antilengket dan sedikit lebih halus daripada besi tuang, jadi jika Anda memiliki sesuatu yang lebih lembut atau mencari yang tahan banting, bahan ini bekerja dengan sangat baik. Ketika saya harus memasak di permukaan antilengket yang licin, saya menggunakan aluminium anodized. Saya lebih suka menghindari apa pun yang memiliki lapisan lapisan kimia tipis, karena secara umum, bahan ini tidak tahan panas di atas 260 derajat Celcius, dan di atas suhu tersebut, bahan tersebut mulai rusak dan melepaskan racun," kata Cheatham.

baca juga

Selain pelapis permukaan antilengket, bahan lain yang menyusun wajan juga dapat menaikkan biaya. Misalnya, wajan berlapisan PTFE, bisa terbuat dari tiga lapisan logam terikat (baja tahan karat dengan inti aluminium), atau ditambah aluminium yang dianodisasi dengan keras.

“Murah tidak selalu berkorelasi dengan nilai uang - karena ada wajan mahal yang berkualitas murah,” kata Cheatham.

“Daripada berpatokan pada harga, saya sarankan Anda memerhatikan konstruksi panci, banyaknya lapisan, dll. Panci antilengket yang dibuat dengan baik akan memiliki dasar tembaga atau baja tahan karat, sehingga panas didistribusikan secara merata, dan memiliki dasar yang berat sehingga dapat menahan panas secara konsisten,” paparnya.

Ketahui berapa banyak pelapis diaplikasikan
Lapisan antilengket yang diaplikasikan pada permukaan wajan, baik PTFE atau keramik, akan aus seiring waktu. Namun cepat lambatnya dapat dipengaruhi oleh kualitas dan aplikasinya.

“Ini seperti mengecat kamar di rumah Anda,” kata McManus. “Anda bisa melakukan satu kali pelapisan cepat, atau mengaplikasikan pelapis dasar, mengoleskannya lagi, membiarkannya benar-benar kering, dan mengulangi pengaplikasiannya lagi."

Dia menjelaskan bahwa perusahaan yang menyediakan permukaan antilengket untuk produsen peralatan masak menawarkan menu opsi yang mengingatkan pada kategori frequent flyer maskapai. “Ada emas, titanium, platinum, berlian," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Peralatan Dapur Wajib Punya, Bisa Mempermudah Urusan Memasak

5 Peralatan Dapur Wajib Punya, Bisa Mempermudah Urusan Memasak

Lifestyle | Senin, 20 April 2020 | 13:44 WIB

Wajan Disita Debt Collector Saat Antrean Pembeli, Pedagang Nasgor Ini Panik

Wajan Disita Debt Collector Saat Antrean Pembeli, Pedagang Nasgor Ini Panik

Banten | Minggu, 09 Februari 2020 | 19:33 WIB

Hindari Hal Ini Saat Memasak (1)

Hindari Hal Ini Saat Memasak (1)

Lifestyle | Minggu, 14 Desember 2014 | 07:00 WIB

Terkini

3 Foundation Brand Jepang dengan Hasil Glowing, Lengkap Review Pengguna

3 Foundation Brand Jepang dengan Hasil Glowing, Lengkap Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:02 WIB

5 Cushion Tahan Lama Buat Panas-panasan, Makeup Tetap Flawless Meski Cuaca Terik

5 Cushion Tahan Lama Buat Panas-panasan, Makeup Tetap Flawless Meski Cuaca Terik

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:35 WIB

Lip Mousse untuk Apa? Ini Perbedaannya dengan Lip Cream

Lip Mousse untuk Apa? Ini Perbedaannya dengan Lip Cream

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:32 WIB

Lensa Kacamata yang Bisa Berubah Warna Sendiri? Ini 4 Rekomendasi dengan Review Bintang 5

Lensa Kacamata yang Bisa Berubah Warna Sendiri? Ini 4 Rekomendasi dengan Review Bintang 5

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:31 WIB

Primer Sebaiknya Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan yang Benar agar Makeup Flawless

Primer Sebaiknya Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan yang Benar agar Makeup Flawless

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:26 WIB

Jeje Govinda Lulus S1 Waktu 1,5 Tahun, Begini Aturan Kuliah Sarjana di Indonesia

Jeje Govinda Lulus S1 Waktu 1,5 Tahun, Begini Aturan Kuliah Sarjana di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:24 WIB

4 Lipstik Matte Wardah di Bawah Rp50 Ribu yang Lembut di Bibir dan Tahan Lama

4 Lipstik Matte Wardah di Bawah Rp50 Ribu yang Lembut di Bibir dan Tahan Lama

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:10 WIB

8 Parfum Wanita di Indomaret yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi

8 Parfum Wanita di Indomaret yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:35 WIB

5 Rekomendasi Moisturizer Korea Terbaik untuk Kulit Glowing dan Cerah

5 Rekomendasi Moisturizer Korea Terbaik untuk Kulit Glowing dan Cerah

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:12 WIB

Apa Itu Maserasi Parfum? Proses yang Dipercaya Bikin Aroma Lebih Matang

Apa Itu Maserasi Parfum? Proses yang Dipercaya Bikin Aroma Lebih Matang

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:55 WIB

×