Usai Pandemi, Ini Rekomendasi Produk Ekowisata yang Bakal Diminati

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 27 September 2020 | 16:00 WIB
Usai Pandemi, Ini Rekomendasi Produk Ekowisata yang Bakal Diminati
Magelang, Jawa Tengah. (Dok : Anidika Oky Arisandi @Okyarisandi)

Suara.com - Wisata alam diperkirakan akan menjadi tren terbaru bagi para penikmat wisata setelah pandemi selesai. Selain karena adanya kebutuhan untuk menjaga jarak dan menjauhi kerumunan, berwisata di lokasi yang dekat dengan alam telah terbukti memiliki pesonanya sendiri.

Eco tourism adalah salah satu alternatif wisata alam yang diminati oleh para wisatawan di seluruh dunia yang menyadari akan pentingnya menjaga keindahan alam untuk dinikmati oleh keturunan selanjutnya.

Meskipun identik dengan wisata bawah laut dan wisata di hutan lindung, sebenarnya ada beberapa alternatif destinasi wisata di Yogyakarta dan sekitarnya yang juga telah mengusung konsep rural eco-tourism dan dapat kamu nikmati setelah pandemi berakhir lho. Berikut ini beberapa alternatif destinasi dan kegiatan wisata yang dapat kamu masukan ke dalam wishlist liburanmu #DiIndonesiaAja setelah pandemi berakhir!

1.Menginap dan Bercengkrama dengan Penduduk Sekitar

Rural eco-tourism biasanya diperkenalkan dengan konsep desa wisata karena karakteristik desa wisata yang biasanya berfokus pada peran aktif warga sekitar untuk menjaga keindahan alam, budaya serta meningkatkan kondisi ekonominya. Di destinasi desa wisata tersebut, biasanya wisatawan akan diajak dan diajarkan bagaimana cara warga desa untuk berwisata dengan bertanggung jawab di kawasan yang relatif belum terjamah dan masih dijaga keasriannya.

Di Yogyakarta sendiri, terdapat beberapa desa wisata seperti Desa Wisata Nglanggeran dan Desa Wisata Pentingsari yang menawarkan paket untuk menginap di rumah warga dan mempelajari berbagai kearifan lokal seperti tari-tarian, obat-obatan herbal, dan masih banyak lagi. Tentunya, kamu juga bisa berkunjung untuk sekedar menginap dan bercengkrama dengan penduduk sekitar yang ramah sembari menikmati keindahan dan ketenangan alam pedesaan setelah pandemi selesai nanti.

2 .Aktivitas menanam padi dan membajak sawah

Ilustrasi membajak sawah. (Dok : Galeri Gunung Api Purba)
Ilustrasi membajak sawah. (Dok : Galeri Gunung Api Purba)

Sembari menginap di spot-spot tersebut, kamu juga bisa ikut berkontribusi dan melakukan kegiatan nyata dalam menjaga budaya serta kondisi alam di destinasi yang kamu kunjungi. Ada beberapa desa wisata yang menawarkan paket tersebut, terutama apabila masa tanam padi sudah tiba. Sebagai contoh, bila kamu memutuskan untuk berwisata di Desa Wisata Tembi dan Desa Wisata Nglanggeran, kamu bisa merasakan sensasi unik membajak sawah menggunakan kerbau, menanam padi, hingga memasak masakan tradisional bersama warga sekitar.

Tidak harus menginap kok. Kamu juga bisa menikmati rangkaian aktivitas ini bila kamu mengikuti paket khusus yang mereka tawarkan dengan menghubungi pengelolanya terlebih dahulu. Tentunya, sebaiknya kamu memasukan ini ke wishlist-mu terlebih dahulu dan melakukannya setelah pandemi selesai ya.

baca juga

3. Mengunjungi situs-situs bernilai sejarah yang dekat dengan alam

Selain menikmati destinasi wisata yang identik dengant tumbuh-tumbuhan, kamu juga dapat menikmati ecotourism dengan mempelajari sejarah pada situs-situs peninggalan dan alam sekitarnya. Tidak hanya Borobodur dan Prambanan, kamu bisa berkunjung ke daerah Merapi dan mempelajari bagaimana proses natural letusan gunung berapi mempengaruhi kehidupan masyarakat sekitar dan kehidupan biota di sekitarnya.

Cerita dan sisa-sisa peninggalan historis yang menyentuh hati dapat dilihat pada Museum Sisa Hartaku dan Bunker Kaliadem yang terletak tidak jauh satu sama lain. Di sekelilingnya, kamu juga dapat melihat pemandangan yang menawan, terbentuk secara alami, dan minim campur tangan manusia.

4. Mempelajari Budaya dan Kearifan Lokal dari Masyarakat Sekitar Destinasi

Kampung Giriloyo (Dok : Andika Oky Arisandi @okyarisandi)
Kampung Giriloyo (Dok : Andika Oky Arisandi @okyarisandi)

Selain menikmati keindahan alam, kamu juga bisa mempelajari bagaimana budaya yang unik dari masyarakat sekitar destinasi wisata dapat menghasilkan berbagai budaya dan kearifan lokal yang tetap ramah lingkungan. Bahkan, terdapat beberapa desa wisata yang menawarkan paket untuk kamu mencoba sendiri membuat karya yang dapat kamu bawa pulang ke rumah.

Sebagai contoh, kamu bisa berkunjung ke Desa Karanganyar yang terletak di dekat kawasan Wisata Borobudur untuk membuat gerabah atau ke Kampung Giriloyo untuk mempelajari lebih dalam tentang Batik dan proses pembuatannya. Selain menambah pengalaman, kamu juga jadi bisa belajar mengenai pewarna alami dan proses-proses pembuatan kerajinan tangan tersebut yang kaya dengan kearifan lokal masyarakat sekitar destinasi.

Kemanapun destinasi yang akan kamu pilih untuk melakukan wisata rural ecotourism #DiIndonesiaAja setelah pandemi nanti, pastikan bahwa kamu ikut berkontribusi aktif dalam menjaga keindahan alam dan budaya dari lokasi yang kamu kunjungi serta turut berperan aktif dalam meningkatkan kondisi ekonomi dari warga sekitar.

Jangan lupa untuk menjaga kesehatan dan mematuhi protokol berwisata yang telah diberikan oleh masing-masing pengelola destinasi apabila nanti kamu berwisata ke destinasi-destinasi tersebut setelah pandemi berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah 'Derita' Pengguna Kacamata, Namun Harus Tetap Dinikmati

Kisah 'Derita' Pengguna Kacamata, Namun Harus Tetap Dinikmati

Riau | Jum'at, 25 September 2020 | 10:58 WIB

Acara Dangdutan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Ilegal, Tapi Tak Dibubarkan

Acara Dangdutan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Ilegal, Tapi Tak Dibubarkan

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2020 | 07:09 WIB

Jokowi: Saya Minta Semua Kementerian Jangan Buat Program Sendiri-sendiri

Jokowi: Saya Minta Semua Kementerian Jangan Buat Program Sendiri-sendiri

News | Kamis, 24 September 2020 | 14:47 WIB

2 Negara Menunda Pemilu di Masa Pandemi Covid-19, 3 Lainnya Tetap Lanjut

2 Negara Menunda Pemilu di Masa Pandemi Covid-19, 3 Lainnya Tetap Lanjut

News | Rabu, 23 September 2020 | 17:13 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan di Masa Pandemi, Ini Kata Puan Maharani

Pentingnya Menjaga Kesehatan di Masa Pandemi, Ini Kata Puan Maharani

DPR | Rabu, 23 September 2020 | 11:30 WIB

Fosil T-Rex hingga Koleksi Disney Dilelang di Masa Pandemi, Berminat?

Fosil T-Rex hingga Koleksi Disney Dilelang di Masa Pandemi, Berminat?

Video | Rabu, 23 September 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Tan Cheng Hoe Puji Taktik Bertahan Timnas Indonesia Usai Malaysia Ditahan Imbang

Tan Cheng Hoe Puji Taktik Bertahan Timnas Indonesia Usai Malaysia Ditahan Imbang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 10:07 WIB

Beban Lapangan dan Riuh Tribun: Menjadikan SUGBK Benteng Timnas

Beban Lapangan dan Riuh Tribun: Menjadikan SUGBK Benteng Timnas

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:05 WIB

Thom Haye Diusir Wasit, Kevin Diks Pasang Badan: Dia Tidak Melakukannya dengan Sengaja

Thom Haye Diusir Wasit, Kevin Diks Pasang Badan: Dia Tidak Melakukannya dengan Sengaja

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 09:57 WIB

5 Sepatu Lari Mills Size Besar hingga 46, Nyaman untuk Kaki Lebar dan Daily Run

5 Sepatu Lari Mills Size Besar hingga 46, Nyaman untuk Kaki Lebar dan Daily Run

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 09:53 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Lagi Diobral Jadi Rp2,58 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Lagi Diobral Jadi Rp2,58 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:52 WIB

Harga Pangan 29 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp109 Ribu, Naik 13,72 Persen

Harga Pangan 29 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp109 Ribu, Naik 13,72 Persen

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:50 WIB

Shin Tae-yong Menggema di Stadion GBK, Kevin Diks Tidak Senang

Shin Tae-yong Menggema di Stadion GBK, Kevin Diks Tidak Senang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 09:50 WIB

17.628 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan 37 Agenda di Jakarta

17.628 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan 37 Agenda di Jakarta

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:45 WIB

Tren Baru Bisnis Properti, Rumah Mulai Dipadukan dengan Ruang Hijau hingga Hiburan

Tren Baru Bisnis Properti, Rumah Mulai Dipadukan dengan Ruang Hijau hingga Hiburan

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:45 WIB

Profil 2 Napi yang Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Nama Ferdy Sambo Terseret

Profil 2 Napi yang Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Nama Ferdy Sambo Terseret

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:40 WIB

×