Ketahuan Body Shaming saat Kencan Online, Pria Ini Dipecat dari Kantor

Rima Sekarani Imamun Nissa, Amertiya Saraswati

Selasa, 29 September 2020 | 10:29 WIB
Ketahuan Body Shaming saat Kencan Online, Pria Ini Dipecat dari Kantor
Ilustrasi aplikasi tinder pada sebuah ponsel. [Shutterstock]

Suara.com - Aplikasi kencan online seperti Tinder kini makin banyak digunakan. Meski begitu, ada baiknya jika Anda berhati-hati saat melakukan kencan online.

Belum lama ini, seorang pria asal Sydney berakhir dipecat dari kantor karena ketahuan melakukan body shaming dan pelecehan. Ulah pria tersebut dibagikan oleh wanita bernama Ebonie Sanderson.

Melansir The Sun, Ebonie Sanderson bertemu pria bernama Thomas McGuirk itu lewat Tinder. Setelah berkenalan, Thomas terus mengirim pesan dan meminta bertemu malam itu juga.

Awalnya, Ebonie menolak ajakan tersebut dengan sopan. Namun, pria tersebut ternyata tidak terima.

Thomas McGuirk bahkan mengirimkan pesan suara yang isinya melecehkan. Dalam pesan suara tersebut, Thomas memanggil Ebonie dengan julukan "babi gendut menjijikkan" dan "buruk rupa".

Bahkan, Thomas mengatakan jika Ebonie hanya asyik diajak bercinta sekali dan bukan dijadikan pasangan.

Curhat Wanita Jadi Korban Pelecehan di Tinder (instagram.com/eboniesand)
Curhat Wanita Jadi Korban Pelecehan di Tinder (instagram.com/eboniesand)

Mendapati dirinya jadi korban pelecehan, Ebonie tidak tinggal diam. Wanita 26 tahun itu mengunggah rekaman suara Thomas ke Instagram dan mengingatkan orang lain agar hati-hati.

Di luar dugaan, unggahan Ebonie menjadi viral. Beberapa wanita mengaku jika mereka juga pernah jadi korban.

Tidak hanya itu, perusahaan tempat Thomas bekerja menemukan unggahan Ebonie. Sebagai hukuman, pria tersebut langsung dipecat.

baca juga

"Aku tidak membayangkan unggahanku akan dilihat dan didengar banyak orang, tapi ada banyak perempuan yang muncul dan membagikan pengalaman buruk mereka dengan pria ini."

"Dia pantas kehilangan pekerjaannya, CEO perusahaannya melakukan hal baik dengan langsung memecatnya," tambah Ebonie.

Selain Ebonie, ada sekitar 20 wanita lain yang mengatakan bahwa mereka juga dilecehkan Thomas McGuirk lewat aplikasi kencan online.

Di sisi lain, CEO tempat Thomas bekerja langsung mengeluarkan pernyataan bahwa mereka telah memecat pria itu karena menolak punya karyawan yang tidak menghargai perempuan.

Curhat Wanita Jadi Korban Pelecehan di Tinder (instagram.com/eboniesand)
Curhat Wanita Jadi Korban Pelecehan di Tinder (instagram.com/eboniesand)

"Aku terkejut dan jijik mendengar dia merendahkan perempuan dalam rekaman suara dan pesan yang diunggah ke Instagram," ujar CEO Invenco Pty Ltd, Dave Scott.

"Begitu aku mendengar rekaman dan melihat gambarnya, aku langsung menentukan bahwa ini kesalahan yang serius. Sebelum dipecat, dia adalah karyawan baru dan baru bekerja 6 minggu."

Selain dipecat, Tinder juga telah menghapur profil Thomas McGuirk dari aplikasi mereka karena tuduhan pelecehan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Alami Pelecehan di Jalan, Alasan Pelaku Malah Bikin Murka

Perempuan Alami Pelecehan di Jalan, Alasan Pelaku Malah Bikin Murka

Jogja | Senin, 28 September 2020 | 11:49 WIB

Ini Sosok Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta

Ini Sosok Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta

Bali | Jum'at, 25 September 2020 | 17:21 WIB

Jenis Iklan Ini Dibatasi di TikTok, Ada Apa?

Jenis Iklan Ini Dibatasi di TikTok, Ada Apa?

Tekno | Jum'at, 25 September 2020 | 09:30 WIB

Batuk di Wajah Pegawai Supermarket, Pria Singapura Dipenjara 5 Minggu

Batuk di Wajah Pegawai Supermarket, Pria Singapura Dipenjara 5 Minggu

News | Kamis, 24 September 2020 | 12:55 WIB

Terkini

Rupiah Lesu di Hari Kejepit, Ditutup ke Level Rp17.721

Rupiah Lesu di Hari Kejepit, Ditutup ke Level Rp17.721

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:23 WIB

Viral Rasa Sayange Versi Satire, Lirik: Pemerintah NPD, Kebakaran Cuekin Aja Asal Fotonya Mengudara

Viral Rasa Sayange Versi Satire, Lirik: Pemerintah NPD, Kebakaran Cuekin Aja Asal Fotonya Mengudara

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:20 WIB

48 Jam di Bangkok, dari Hunting Brand Lokal hingga Menyusuri Chao Phraya

48 Jam di Bangkok, dari Hunting Brand Lokal hingga Menyusuri Chao Phraya

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Baru Selesai Overhaul, Sukhoi Su-30 MK2 TNI AU Keluar Landasan Saat Uji Terbang

Baru Selesai Overhaul, Sukhoi Su-30 MK2 TNI AU Keluar Landasan Saat Uji Terbang

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Ulasan Buku Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Mengubah Hidupmu

Ulasan Buku Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Mengubah Hidupmu

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:15 WIB

5 Rekomendasi HP itel Murah RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 Rekomendasi HP itel Murah RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Hujan Buatan Tak Selalu Berhasil, Pramono Minta Warga dan Industri Kurangi Pembakaran

Hujan Buatan Tak Selalu Berhasil, Pramono Minta Warga dan Industri Kurangi Pembakaran

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Iran Akan 'Palak' dan Sita Kapal Lewat Selat Hormuz yang Bandel

Iran Akan 'Palak' dan Sita Kapal Lewat Selat Hormuz yang Bandel

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:11 WIB

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan

Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

×