Sejarah Tanjung Benoa Terlengkap

Rifan Aditya

Kamis, 01 Oktober 2020 | 07:43 WIB
Sejarah Tanjung Benoa Terlengkap
Pantai Sawangan, Tanjung Benoa, Bali. (Shutterstock)

Suara.com - Anda pasti sudah tak asing lagi dengan wisata alam Tanjung Benoa Bali? Namun, tahukah Anda bagaimana sejarah Tanjung Benoa? Tentu banyak orang masih belum mengetahui sejarah dan asal usul Tanjung Benoa.

Sebagai salah satu wilayah yang banyak dikunjungi para turis dan menjadi pusat olahraga air terbesar di Bali, Tanjung Benoa memiliki sejarah yang istimewa dan melekat bagi penduduk di sekitarnya.

Tentu disayangkan jika Anda berkunjung ke Tanjung Benoa, menikmati keindahan alamnya, dan merasakan pengalaman wisata airnya namun tidak mengetahui sejarah wilayah tersebut. Agar lebih mengenal tentang kawasan wisata air Tanjung Benoa, berikut ini sejarah Tanjung Benoa selengkapnya.

Letak Geografis Tanjung Benoa

Tanjung Benoa terletak di sebelah selatan Nusa Dua, yakni di Desa Adat Pakraman Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Secara Geografis, Tanjung Benoa diapit oleh dua laut sehingga membuat tempat ini berbentuk unik.

Wilayah ini memiliki luas sekitar 173,75 hektar dan terdiri dari 6 banjar atau lingkungan yakni Banjar Kertha Pascima, Banjar Anyar, Banjar Tengah, Banjar Purwa Santi, Banjar Panca Bhineka, dan Banjar Tengkulung.

Asal Usul Nama Tanjung Benoa

Menurut sejarah, pada tahun 1546 kawasan pantai Tanjung Benoa merupakan pelabuhan kecil yang dikenal dengan nama 'Benua' dan digunakan para pedagang dari China untuk bertransaksi jual beli keramik, hasil bumi dari penduduk Bali.

Selanjutnya, banyak warga China yang akhirnya menetap di Bali. Maka tak heran jika Anda menemui keragaman suku dan budaya di Bali. Salah satunya dengan berdirinya Klenteng Caow Eng Bio yakni klenteng tertua di Bali yang terletak di Jalan Segara Ening 14, Banjar Adat Darmayasa yang berada di ujung utara Tanjung Benoa Bali.

baca juga

Dulunya Kampung Nelayan

Menurut sejarah, dulunya, Tanjung Benoa merupakan kampung nelayan karena banyak penduduknya berprofesi sebagai nelayan.

Namun, seiring berjalannya waktu, potensi wisata air Tanjung Benoa mulai dilirik banyak orang sehingga perubahannya pun signifikan. Dari yang sebelumnya kampung nelayan kini menjadi pusat watersport terbesar di Pulau Dewata.

Demikian sejarah Tanjung Benoa dan asal usul nama Tanjung Benoa yang dirangkum Suara.com.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Tempat Wisata Bali Hits dan Populer

10 Tempat Wisata Bali Hits dan Populer

Lifestyle | Rabu, 16 September 2020 | 16:57 WIB

Air Seperti Emas di Kampung Tadah Hujan Jakarta, Muara Kamal

Air Seperti Emas di Kampung Tadah Hujan Jakarta, Muara Kamal

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 12:45 WIB

Melihat Penangkaran Penyu di Pulau Penyu Tanjung Benoa

Melihat Penangkaran Penyu di Pulau Penyu Tanjung Benoa

Foto | Minggu, 17 Maret 2019 | 16:13 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×