Hari Kopi Sedunia: Ini 4 Kopi Indonesia yang Go International

Risna Halidi, Luthfi Khairul Fikri

Kamis, 01 Oktober 2020 | 13:55 WIB
Hari Kopi Sedunia: Ini 4 Kopi Indonesia yang Go International

Suara.com - Hari ini Kamis, 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kopi Sedunia atau Hari Kopi Internasional. Perayaaan tahunan ini diadakan untuk meningkatkan kepedulian terhadap petani kopi dan merayakan kenikmatan minuman kopi.

Seiring berjalannya waktu, Hari Kopi Sedunia juga dirayakan untuk mempromosikan berbagai jenis kopi Nusantara. Namun, tahukah Anda ternyata Indonesia termasuk negara yang dikenal sebagai pemasok biji kopi terbaik?

Pasalnya, setiap tahun banyak biji kopi asli Indonesia yang diekspor ke luar negeri dan mampu menjadi favorit minuman orang Eropa, dan orang Asia.

"Robusta dan arabika ini favorit. Dan, uniknya di Indonesia hampir setiap daerah ini pasti memiliki dua biji kopi itu," ujar Pegiat Kopi Nusantara, Arief Rahman Hakim saat dihubungi Suara.com, Kamis (01/10/2020).

Ilustrasi kopi luwak. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi kopi. (Sumber: Shutterstock)

Lebih lanjut, menurutnya meski setiap daerah memproduksi biji kopi, tetapi yang membedakan adalah karakter rasanya. Apalagi hasil produksi dan panen biji kopi juga tergantung ketinggian penanaman pohonnya.

Berikut Suara.com rangkum beberapa jenis biji kopi milik Indonesia yang telah mendunia menurut Pegiat Kopi Nusantara, Arief Rahman Hakim, diantaranya:

1. Kopi Aceh Gayo
Pasti sudah tak asing lagi di telinga para pecinta kopi. Tak hanya digemari di Indonesia, biji kopi ini juga salah satu yang paling populer dan paling banyak diekspor dari Indonesia. Biji kopi Aceh Gayo ini termasuk jenis arabika karena tumbuh di ketinggian sekitar 1000-1200 mdpl, dan karakteristik rasa dari kopi Aceh Gayo adalah tingkat keasamannya yang tinggi serta aromanya pun sangat kuat.

2. Kopi Jawa Barat
Kopi Jawa Barat merupakan gabungan dari berbagai jenis biji kopi yang ditanam di daerah Jawa Barat. Ada kopi Malabar, Pangalengan, dan daerah penghasil kopi lain yang biji kopinya kemudian dipasarkan dengan nama Jawa Barat.

Kopi ini termasuk disukai oleh negara-negara di benua Eropa dan Amerika. Sebagian besar kopi yang dihasilkan di Jawa Barat adalah jenis arabika. Karakternya cenderung manis dan punya tingkat keasaman yang cukup tinggi.

baca juga

3. Kopi Kintamani
Kopi Kintamani berasal dari Pulau Bali. Kopi ini berjenis Arabika, ditanam di ketinggian lebih dari 1.000 mdpl. Rasa kopi Kintamani cenderung fruity dan segar dengan jejak rasa buah yang terpengaruh dari tanaman di sekitar kebun kopi itu sendiri. Kopinya juga tak tebal, dengan aroma yang kuat dan rasa yang tak terlalu pahit.

4. Kopi Aceh Toraja
Kopi asal Toraja adalah salah satu biji kopi yang sudah lama populer. Biji kopi asal Sulawesi ini jadi favorit masyarakat dari benua Eropa. Dan karakter rasanya pun cukup berat dan tebal serta tingkat keasaman rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nggak Ada Manfaatnya, Ternyata Ini 5 Waktu Terlarang Minum Kopi

Nggak Ada Manfaatnya, Ternyata Ini 5 Waktu Terlarang Minum Kopi

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2020 | 13:03 WIB

5 Tips Perawatan Rambut Pakai Kopi, Bikin Lebih Lembut dan Berkilau

5 Tips Perawatan Rambut Pakai Kopi, Bikin Lebih Lembut dan Berkilau

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2020 | 12:42 WIB

Selamat Hari Kopi Sedunia, Ini 7 Mitos Tentang Kopi yang Banyak Beredar

Selamat Hari Kopi Sedunia, Ini 7 Mitos Tentang Kopi yang Banyak Beredar

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2020 | 11:11 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×