Finalis Miss Universe Thailand Didiskualifikasi, Ketahuan Pakai Mata-mata

Irwan Febri Rialdi, Amertiya Saraswati

Sabtu, 03 Oktober 2020 | 14:55 WIB
Finalis Miss Universe Thailand Didiskualifikasi, Ketahuan Pakai Mata-mata
Cheraim (instagram.com/cheraims)

Suara.com - Salah seorang finalis Miss Universe Thailand didiskualifikasi karena melakukan kecurangan. Finalis yang dikenal dengan nama Cheraim itu dituduh memakai mata-mata.

Chayathanus Saradatta atau yang lebih dikenal dengan panggilan Cheraim dikeluarkan dari kontes kecantikan Miss Universe Thailand pada Rabu (30/9/2020).

Melansir Asia One, Cheraim dianggap mendapat keuntungan pribadi dari manajer yang juga merupakan mata-mata baginya.

Hal ini disampaikan oleh Piyaporn Sankosik, direktur eksekutif dari TPN 2018 dan penyelenggara Miss Universe Thailand.

Sebelumnya, Cheraim merupakan salah satu kontestan yang menjadi favorit. Namun, dirinya tetap didiskualifikasi karena melanggar kontrak.

Kontrak Miss Universe Thailand dengan jelas menyebutkan bahwa finalis tidak boleh membawa orang luar sebagai mentor dan mereka yang melanggar berhak dikeluarkan.

Cheraim (instagram.com/cheraims)
Cheraim (instagram.com/cheraims)

Tidak hanya itu, pihak Miss Universe Thailand juga telah memiliki CCTV yang menunjukkan "mata-mata" Cheraim mengikuti rapat.

Mata-mata yang dimaksud adalah manajer personal Cheraim , Sithichai Reoviroj. Selain menjadi manajer Cheraim, si manajer juga bekerja sebagai staf TPN tapi belum menandatangani kontrak.

"Cheraim menelepon dan mengatakan dia akan mengirim manajer pribadinya untuk bertemu denganku. Ketika hari itu tiba, aku kaget melihatnya. Dia adalah karyawan TPN," ujar Piyaporn.

baca juga

"Dia (Cheraim) mengklaim dirinya tidak enak badan tapi ingin tetap berpartisipasi. Dia tidak ikut aktivitas yang ada, tapi ini masuk final karena kostumnya sudah siap."

Dugaan kecurangan ini muncul saat seorang jurnalis bertanya mengapa Cheraim mendapat lebih banyak perhatian.

Rupanya, sang manajer sering mengalihkan perhatian media dengan sengaja ke arah Cheraim. Si manajer juga pernah ikut rapat staf tiga kali.

"Dia adalah perempuan yang sopan, pintar, dan kami menyukainya, tapi aturan tetap aturan," tambah Piyaporn.

Sejak dikeluarkan, Cheraim sudah meminta maaf karena tidak membaca kontrak dengan baik. Sementara, si manajer mengaku tidak pernah melihat kontrak itu sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Thailand Tetap Gelar Festival Balap Kerbau di Tengah Pandemi Covid-19

Thailand Tetap Gelar Festival Balap Kerbau di Tengah Pandemi Covid-19

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 13:37 WIB

Thailand Tutup Pantai dan Taman Nasional dari Turis Asing, Sampai Kapan?

Thailand Tutup Pantai dan Taman Nasional dari Turis Asing, Sampai Kapan?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2020 | 18:28 WIB

Mengamuk di Resepsi Mantan, Pria Ini Tembak 5 Orang, Pengantin Tewas

Mengamuk di Resepsi Mantan, Pria Ini Tembak 5 Orang, Pengantin Tewas

News | Senin, 28 September 2020 | 17:52 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×