Penting Dimiliki, Ini Tips Mengumpulkan Dana Darurat di Masa Pandemi

Ririn Indriani

Jum'at, 09 Oktober 2020 | 13:14 WIB
Penting Dimiliki, Ini Tips Mengumpulkan Dana Darurat di Masa Pandemi
Dana darurat. (Shutterstock)

Suara.com - Dana darurat merupakan salah satu pos wajib dalam keuangan seseorang, karena akan menjadi sumber dana dalam kondisi tak terduga, seperti masa pandemi Covid-19 saat ini, karena kondisi ekonomi serba tak pasti.

Masa pandemi Covid-19 memang menciptakan kebiasaan finansial baru bagi masyarakat Indonesia, terutama terkait dengan aktivitas konsumsi. Apakah hal ini menjadi pertanda buruk?

Survei dari McKinsey and Company menunjukkan, 83% masyarakat Indonesia akan lebih berhati-hati saat mengeluarkan uang di era pandemi ini.

Hasil survei tersebut senada dengan kenyataan menurunnya aktivitas konsumsi di masa pandemi yang berdampak pada pertumbuhan pendapatan domestik bruto.

Survei McKinsey & Company mengindikasikan adanya masalah yang cukup besar dan mengancam keamanan finansial individu atau sebuah keluarga, yaitu risiko hilangnya pendapatan di tengah pandemi Covid-19.
Survei McKinsey & Company mengindikasikan adanya masalah yang cukup besar dan mengancam keamanan finansial individu atau sebuah keluarga, yaitu risiko hilangnya pendapatan di tengah pandemi Covid-19.

Adapun sentimen lain terhadap pandemi ini, 62% responden setuju bahwa ketidakpastian ekonomi cukup mengganggu keputusannya untuk belanja. Namun yang cukup mengkhawatirkan adalah 55% responden merasa bahwa pekerjaannya menjadi kurang aman, sementara itu 59% lainnya merasa bahwa penghasilannya mengalami penurunan.

Survei McKinsey mengindikasikan adanya masalah yang cukup besar dan mengancam keamanan finansial individu atau sebuah keluarga. Masalah yang dimaksud adalah risiko hilangnya pendapatan di tengah pandemi.

Selain memiliki asuransi jiwa maupun kesehatan, salah satu cara untuk memitigasi risiko ini adalah dengan menyediakan dana darurat.

Dana darurat tentu akan sangat berguna untuk mengcover pengeluaran bulanan kita di saat kita tidak lagi menerima pemasukan.

Berikut tips atau cara mengumpulkan dana darurat dari Lifepal.co.id yang dapat Anda baca di halaman berikutnya.

baca juga

Kenali Berapa Besar Kebutuhan Dana Darurat Kita
Dalam perencanaan keuangan, dana darurat atau kerap kali disebut dengan istilah basic liquidity ratio atau rasio likuiditas. Rumus untuk mengenali rasio likuiditas kita adalah:


Total Aset Lancar
_________________

Pengeluaran bulanan


Nilai minimum dari rasio likuiditas adalah, 3 hingga 6. Hal itu menandakan bahwa kita mampu bertahan hidup tanpa adanya pendapatan bulanan hingga 3 atau 6 bulan ke depan.

Akan tetapi, besaran kebutuhan dana darurat untuk seseorang memang tidak bisa dipukul rata. Lantas berapa besarkah kebutuhan dana darurat Anda?

1. Lajang Tanpa Tanggungan
Seorang lajang tanpa tanggungan tentu memiliki beban finansial yang cukup ringan. Selain itu, mereka pun memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam manajemen keuangan.

Oleh karena itu, menyediakan dana darurat yang setara dengan 3 kali pengeluaran bulanan pun masih diperkenankan.

2. Lajang Punya Tanggungan
Tidak sedikit pula dari kita yang meski masih lajang, tapi harus membiayai kebutuhan hidup orangtua, hingga anggota keluarga lainnya.

Tentu saja, lajang yang memiliki tanggungan harus menyediakan dana darurat wajib sedia dana darurat yang lebih banyak daripada yang tidak.

Menyediakan dana darurat sebesar 6 kali pengeluaran bulanan tentu bisa menjadi opsi yang baik.

3. Sudah Berkeluarga
Mereka yang sudah berkeluarga tentu memiliki pengeluaran yang lebih besar ketimbang lajang. Oleh karena itu, ketersediaan dana darurat untuk seorang dengan status ini adalah 6 hingga 12 kali pengeluaran bulanan.

Makin banyak tanggungan tentu makin banyak pula dana darurat yang harus dipersiapkan.

4. Memiliki Pekerjaan yang Tinggi Risiko
Semakin tinggi risiko dalam pekerjaan Anda, maka makin besar pula dana darurat yang dibutuhkan. Risiko yang dimaksud lebih ditujukan ke pekerjaan yang tidak memiliki penghasilan tetap per bulan.

Sebut saja seperti pemilik usaha, atlet, atau para pekerja freelance. Dana darurat yang mereka harus sediakan bahkan bisa di atas 12 bulan pengeluaran jika mereka juga memiliki tanggungan.

Untuk menghitung besaran dana darurat yang Anda perlu siapkan secara mudah, bisa juga dilakukan dengan menggunakan Kalkulator Dana Darurat berikut ini:

Lantas, upaya apalagi yang dapat Anda lakukan untuk mengumpulkan dana darurat? Simak ulasannya di halaman selanjutnya.

Coret Pengeluaran yang Bersifat “Keinginan”
Jika selama ini kita merasa pengeluaran lebih besar ketimbang pemasukan, cobalah untuk mengetatkan ikat pinggang alias mengurangi pengeluaran rutin bulanan.

Tidak dipungkiri bahwa tidak sedikit masyarakat yang menghemat pengeluaran di masa pandemi. Namun alangkah lebih baik untuk lebih spesifik terhadap pengeluaran yang bersifat gaya hidup atau keinginan saja, bukan yang bersifat kebutuhan atau pengeluaran pokok.

Bicara soal pengeluaran gaya hidup, pengeluaran itu bisa berupa traveling, mendatangi tempat hiburan, atau melakukan kegiatan hobi ekstrem tinggi risiko.

Dengan mengurangi pengeluaran di berbagai hal yang bersifat keinginan atau gaya hidup, maka kita bisa lebih berfokus untuk memprioritaskan pengeluaran-pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari, jangka pendek, panjang, dan menambah dana darurat.

Cari Tambahan Penghasilan
Selain mengurangi pengeluaran, cara lain untuk mempercepat proses pengumpulan dana darurat adalah dengan menambah penghasilan kita.

Penghasilan tambahan bisa didapat dari kerja sampingan atau dengan melakukan investasi jangka pendek. Sebut saja dengan menempatkan dana di deposito, obligasi negara atau sukuk.

Bunga dari penempatan dana di instrumen-instrumen keuangan tersebut bisa langsung diterima dan masuk ke rekening pribadi layaknya pendapatan pasif.

Alokasikan Dana Minimal 10% dari Penghasilan untuk Dana Darurat
Jika Anda belum mengetahui berapa besar dana yang harus disisihkan per bulan untuk dana darurat, maka alokasikan saja dana minimal 10% dari penghasilan bulanan untuk kepentingan ini.

Proses alokasi ini tentu saja bisa dilakukan apabila pengeluaran Anda tidak melebihi pendapatan, dalam artian arus kas bersih bulanan Anda sudah sehat.

Perlu diingat, dana darurat harus disimpan di instrumen yang bersifat likuid atau mudah cair seperti di rekening tabungan.

Meski demikian, Anda disarankan tidak menempatkan dana darurat dalam jumlah besar di rekening tabungan agar tidak menjadi idle funds alias dana menganggur.

Alangkah lebih baik bila menempatkan idle funds tersebut ke instrumen investasi lain, yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan finansial kita.

Itulah beberapa tips untuk mengumpulkan dana darurat.Selamat menabung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam

Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:53 WIB

THR-ku Sayang, Tabungan-ku Layu: 5 Strategi Jitu Amankan Kondisi Dompet Pasca Lebaran

THR-ku Sayang, Tabungan-ku Layu: 5 Strategi Jitu Amankan Kondisi Dompet Pasca Lebaran

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 07:24 WIB

Cara Gadai TV di Pegadaian untuk Mendapatkan Dana Darurat Cepat

Cara Gadai TV di Pegadaian untuk Mendapatkan Dana Darurat Cepat

Tekno | Senin, 02 Maret 2026 | 19:05 WIB

Apakah Bisa Gadai Smartwatch di Pegadaian untuk Dana Darurat?

Apakah Bisa Gadai Smartwatch di Pegadaian untuk Dana Darurat?

Tekno | Senin, 02 Maret 2026 | 15:45 WIB

Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun

Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 20:43 WIB

Gaji Habis di Tengah Bulan, Purbaya Bagikan Tips Finansial Anak Muda

Gaji Habis di Tengah Bulan, Purbaya Bagikan Tips Finansial Anak Muda

Your Say | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:50 WIB

7 Tanda Keuangan Sehat yang Wajib Disyukuri di Tengah Kenaikan Biaya Hidup

7 Tanda Keuangan Sehat yang Wajib Disyukuri di Tengah Kenaikan Biaya Hidup

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 12:49 WIB

Gaji Pas-pasan? Ini Trik Kumpulkan Dana Darurat Tanpa Menyiksa Dompet

Gaji Pas-pasan? Ini Trik Kumpulkan Dana Darurat Tanpa Menyiksa Dompet

Your Say | Jum'at, 06 Februari 2026 | 15:46 WIB

Ubah Hobi Jadi Cuan: Tips Mendapatkan Penghasilan Tambahan dari Rumah

Ubah Hobi Jadi Cuan: Tips Mendapatkan Penghasilan Tambahan dari Rumah

Your Say | Minggu, 01 Februari 2026 | 06:13 WIB

Seberapa Penting Dana Darurat? Simak Cara Mengumpulkannya Sesuai Gaji

Seberapa Penting Dana Darurat? Simak Cara Mengumpulkannya Sesuai Gaji

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:25 WIB

Terkini

Demi Tidak Korupsi Pemerintah Bakal Naikkan Gaji Pejabat Negara, Menteri Kantongi Rp40 M

Demi Tidak Korupsi Pemerintah Bakal Naikkan Gaji Pejabat Negara, Menteri Kantongi Rp40 M

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:21 WIB

Namanya Masuk Daftar Penerima Jatah Kuota Haji Khusus, Ace Hasan Beri Tanggapan Begini

Namanya Masuk Daftar Penerima Jatah Kuota Haji Khusus, Ace Hasan Beri Tanggapan Begini

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:20 WIB

5 Serum Korea Kombinasi PDRN dan Collagen untuk Kulit Kencang dan Glowing

5 Serum Korea Kombinasi PDRN dan Collagen untuk Kulit Kencang dan Glowing

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 18:20 WIB

9 AC Inverter Paling Hemat Listrik Low Watt Terbaik, Ini Merek yang Bagus

9 AC Inverter Paling Hemat Listrik Low Watt Terbaik, Ini Merek yang Bagus

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 18:15 WIB

Detik-detik Helikopter Ambulans Udara Jatuh di Sarawak Laporan Awal Ungkap Dugaan Tragis

Detik-detik Helikopter Ambulans Udara Jatuh di Sarawak Laporan Awal Ungkap Dugaan Tragis

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:09 WIB

Niat Nikahin Anak, Pria di Bali Malah Gasak Sertifikat Tanah dan BPKB Calon Mertua Senilai Rp83 Juta

Niat Nikahin Anak, Pria di Bali Malah Gasak Sertifikat Tanah dan BPKB Calon Mertua Senilai Rp83 Juta

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 18:07 WIB

4 Lip Tint Peptide Lokal di Bawah 100 Ribu: Bikin Bibir Plumpy Anti-Kering!

4 Lip Tint Peptide Lokal di Bawah 100 Ribu: Bikin Bibir Plumpy Anti-Kering!

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 18:04 WIB

Saat Siswa PJJ akibat Kabut Asap, Mengapa Orang Tua Tetap Ambil MBG di Sekolah?

Saat Siswa PJJ akibat Kabut Asap, Mengapa Orang Tua Tetap Ambil MBG di Sekolah?

Sumsel | Selasa, 08 September 2026 | 18:00 WIB

Wajah Baru Ancol 2030: Ada Rumah Sakit hingga Apartemen di Lahan 65 Hektare

Wajah Baru Ancol 2030: Ada Rumah Sakit hingga Apartemen di Lahan 65 Hektare

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:00 WIB

Gigantic: Paus Kecil yang Membuktikan Keberanian Tak Kenal Ukuran

Gigantic: Paus Kecil yang Membuktikan Keberanian Tak Kenal Ukuran

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 18:00 WIB

×