Sering Diabaikan, 5 Aturan Dasar Pakai Sepatu Hak Tinggi

Rima Sekarani Imamun Nissa

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 07:53 WIB
Sering Diabaikan, 5 Aturan Dasar Pakai Sepatu Hak Tinggi
Berbagai jenis sepatu hak tinggi. (Unsplash/Jaclyn Moy)

Suara.com - Banyak orang mengenakan sepatu hak tinggi demi penampilan yang lebih elegan dan modis. Sayangnya, sepatu ini bisa bikin kaki pegal, sakit, atau bahkan nyeri jika Anda salah pilih.

Masalah seperti itu mungkin terjadi karena kamu mengabaikan hal tertentu saat memilih sepatu hak tinggi. Merangkum Yukepo.com, berikut beberapa aturan dasar yang kerap terabaikan saat memakai high heels.

Hindari sepatu dengan sol tipis

Jika dikenakan dalam waktu lama dan sering, jenis sepatu dengan sol tipis sebenarnya kurang baik untuk tubuh karena bisa menyakiti tulang metatarsal.

Ilustrasi kaki nyeri karena pakai sepatu hak tinggi.

Lebih baik pilih sol berbahan karet yang cukup tebal. Itu akan memberikan keseimbangan pada tubuh serta menjadi bantalan yang nyaman untuk berjalan.

Pastikan pilih ukuran yang tepat

Ada yang suka nekat beli sepatu hak tinggi karena terlanjur suka desainnya, tapi tidak mempertimbangkan ukuran? Jangan begitu terus, ya.

Sepatu yang terlalu kecil jelas bikin kaki sakit dan bisa bikin lecet. Jika kebesaran, kamu pun akan merasa tidak nyaman saat memakainya dan rawan terpeleset.

Ketahui bentuk kaki untuk memilih jenis sepatu yang cocok

baca juga

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mencoba kedua sepatu. Jadi saat akan membeli, jangan hanya mencoba salah satu sepatu, tapi sepasang. Sebab, kedua kaki bisa saja memiliki sedikit perbedaan soal ukuran.

Disarankan juga mencoba sepatu dengan kaus kaki yang mungkin akan dipakai di waktu mendatang. Selain itu, lebih baik membeli sepatu pada malam dan sore hari saat kaki sudah mulai agak bengkak karena jalan seharian. Ini menjadi metode terbaik untuk menghindari salah pilih desain dan ukuran.

Semakin tebal haknya, semakin baik

Walau cantik dan elegan, harus diakui bahwa stiletto tidak terlalu nyaman dipakai dan kurang baik untuk kesehatan. Haknya yang kecil memaksa tulang di kaki menahan lebih banyak beban sehingga rawan nyeri dan kram.

Itulah mengapa semakin tebal hak sepatunya, semakin baik pula untukmu.Itu akan membuat tubuh lebih stabil dan beban tak terpusat hanya pada satu titik. 

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi memilih sepatu hak tinggi (Shutterstock)

Jangan takut memilih sepatu dengan motif dan warna cerah

Sepatu sepatu hak tinggi dengan warna klasik memang pilihan paling aman. Namun, sesekali cobalah heels bermotif atau berwarna cerah juga.

Sepatu seperti itu tetap bisa dipadukan dengan berbagai macam pakaian dan masih memiliki kesan berkelas.

Misalnya, sepatu hak tinggi dengan animal print cocok dipadukan dengan yang busana polos dengan berbagai warna seperti hitam, putih, beige, hijau tua, orange, ungu, pink, dan denim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malah Kayak Main Egrang, Sepatu Hak Tinggi Wanita Ini Bikin Geregetan

Malah Kayak Main Egrang, Sepatu Hak Tinggi Wanita Ini Bikin Geregetan

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2020 | 18:30 WIB

Panjang Kakinya Hampir 1,5 Meter, Wanita Ini Tetap Cinta Sepatu Hak Tinggi

Panjang Kakinya Hampir 1,5 Meter, Wanita Ini Tetap Cinta Sepatu Hak Tinggi

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2020 | 16:20 WIB

Diskon Besar-besaran, Alas Kaki Favorit Meghan Markle Ini Laku Keras

Diskon Besar-besaran, Alas Kaki Favorit Meghan Markle Ini Laku Keras

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2020 | 16:05 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×