Taktik Biro Perjalanan Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Irwan Febri Rialdi, Hiromi Kyuna

Jum'at, 23 Oktober 2020 | 17:33 WIB
Taktik Biro Perjalanan Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Ilustrasi liburan. (Unsplash/Artem B)

Suara.com - Pandemi Covid-19 banyak berdampak pada perkonomian di Indonesia. Salah satu sektor usaha paling terdampak adalah pariwisata.

Di awal pandemi Covid-19, banyak pelaku usaha pariwisata terpaksa menutup usahanya, baik sementara maupun secara permanen.

Hal ini tentu membuat banyak penyedia jasa tour and travel memutar otak. Salah satunya adalah Muhammad Arif Rahman, Co-Founder dari biro perjalanan Whatravel.

Pada webinar yang diadakan Suara.com, Jumat (23/10/2020), Arif mengungkapkan bila usahanya ini telah beradaptasi dengan pandemi Covid-19 sekarang ini.

Muhammad Arif Rahman (YouTube Suaradotcom)
Muhammad Arif Rahman (YouTube Suaradotcom)

Sejak Maret 2020, saat Covid-19 merebak, Whatravel sudah tidak membuka perjalanan ke luar negeri. Kemudian, sekitar Agustus silam, biro perjalanan ini mulai berinovasi untuk tetap bertahan di tengah pandemi.

Mereka membuka private trip atau paket perjalanan pribadi berisi maksimal 6 orang. Private trip ini berisi kegiatan tracking di wilayah yang tak terlalu jauh dari lokasi usahanya.

Sejauh ini paket perjalanan yang dibuka hanya ada di wilayah Jabodetabek dan paling jauh di Bandung. Peserta pun harus merupakan orang yang saling mengenal seperti teman atau keluarga. Hal ini karena orang yang saling kenal ini diharapkan mengetahui riwayat kesehatan satu sama lain.

Menurut Arif, masyarakat tetap membutuhkan liburan sebagai hiburan setelah kegiatan sehari hari yang menjemukan. Apalagi tracking yang dilakukan ini pun juga bisa sekaligus berolahraga sehingga tubuh tetap sehat.

Selain adanya private trip, mereka pun mengadakan webinar dengan tema tema anti mainstream seputar wisata. "Tema yang paling banyak disukai justru tema berbau supranatural," ungkapnya.

baca juga

Rencananya, bila keadaan sudah mulai stabil Arif akan membuka paket perjalanan ke luar negeri. Untuk syaratnya akan disesuaikan dengan syarat negara tujuan dan maskapai penerbangan yang akan digunakan.

"Bila tubuh fit, silakan berwisata. Namun bila dirasa tubuh sedang tidak oke, lebih baik istirahat dulu di rumah," ujarnya memberi himbauan.

Selama 1,5 bulan ini, ia mengungkapkan sudah ada 200 peserta yang mengikuti private trip ini. Apakah kamu juga berminat ikut wisata ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libur Panjang 28 Oktober, Wisata Bogor Akan Perketat Protokol COVID-19

Libur Panjang 28 Oktober, Wisata Bogor Akan Perketat Protokol COVID-19

Jakarta | Kamis, 22 Oktober 2020 | 12:51 WIB

Tak Usah ke Afrika, Wisata di Bali Ini Tawarkan Indahnya Pemandangan Savana

Tak Usah ke Afrika, Wisata di Bali Ini Tawarkan Indahnya Pemandangan Savana

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2020 | 07:05 WIB

4 Wisata Alam Tasikmalaya, Bisa Jadi Alternatif Liburan di Era New Normal

4 Wisata Alam Tasikmalaya, Bisa Jadi Alternatif Liburan di Era New Normal

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:03 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×