Bisa Merusak Usus, Hindari Konsumsi 4 Makanan Ini saat Perut Kosong

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Senin, 26 Oktober 2020 | 06:16 WIB
Bisa Merusak Usus, Hindari Konsumsi 4 Makanan Ini saat Perut Kosong
Ilustrasi makanan pedas, kari. (Unsplash/Eiliv-Sonas Aceron)

Suara.com - Pola makan yang buruk bisa memengaruhi kesehatan sistem pencernaan, bahkan merusak usus. Salah satunya karena kebiasaan mengonsumsi makanan tertentu saat perut kosong.

Dilansir dari NDTV Food, Konsultan Ahli Gizi, Rupali Datta dari India menjelaskan beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat perut kosong, yakni:

Makanan pedas

Menyantap makanan pedas memang nikmat. Namun, mengonsumsi cabai saat perut kosong dapat mengiritasi lapisan lambung sehingga menyebabkan reaksi asam dan kram. Makanan pedas bersifat menyengat dan bisa memicu gangguan pencernaan.

Sajian terong balado. (Shutterstock)
Sajian terong balado. (Shutterstock)

Buah jeruk

Mengonsumsi jeruk atau buah apapun yang tergolong dalam keluarga citrus saat perut kosong tidak disarankan karena bisa meningkatkan produksi asam.

Selain itu, terlalu banyak serat dan fruktosa pada buah-buahan juga bisa memperlambat sistem pencernaan kalau dimakan ketika perut kosong. Oleh karenanya, Rupali menyarankan untuk menghindari buah-buahan dengan serat keras seperti jambu biji dan jeruk di pagi hari.

Sayuran mentah

Sayuran mentah atau salad sayur rupanya juga disebutkan sebagai makanan yang sebaiknya tidak dimakan saat perut kosong. Makanan ini penuh serat kasar yang bisa memberi beban ekstra.

baca juga

Sayur mentah juga bisa memicu perut kembung dan sakit perut saat dimakan ketika perut kosong.

Ilustrasi ragam jus buah. (Shutterstock)
Ilustrasi ragam jus buah. (Shutterstock)

Makanan atau minuman manis

Rupali juga menyarankan untuk tidak meminum jus buah di pagi hari, utamanya sebelum makan. Hal tersebut karena jenis minuman ini bisa menambah beban ekstra pada pankreas yang 'baru bangun' setelah beristirahat berjam-jam.

Ketika mengonsumsinya dalam keadaan perut kosong, gula dalam bentuk fruktosa pada buah-buahan dapat membebani liver.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laris Manis, Pedagang Ini Bisa Jual 500 Tempe Mendoan Setiap Hari

Laris Manis, Pedagang Ini Bisa Jual 500 Tempe Mendoan Setiap Hari

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2020 | 19:55 WIB

Suka Mengonsumsi Vitamin C saat Perut Kosong? Ternyata Begini Efeknya

Suka Mengonsumsi Vitamin C saat Perut Kosong? Ternyata Begini Efeknya

Kalbar | Rabu, 21 Oktober 2020 | 15:43 WIB

Beli Menu Penyetan Seharga Rp 16 Ribuan, Warganet Syok Pas Buka Isinya

Beli Menu Penyetan Seharga Rp 16 Ribuan, Warganet Syok Pas Buka Isinya

Jogja | Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:22 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×