Terungkap, Ini Alasan Mengapa Sarang Burung Walet Dibanderol Jutaan Rupiah

Arendya Nariswari | Hiromi Kyuna | Suara.com

Selasa, 27 Oktober 2020 | 12:27 WIB
Terungkap, Ini Alasan Mengapa Sarang Burung Walet Dibanderol Jutaan Rupiah
Burung Walet (Envato Element by DennisJacobsen)

Suara.com - Sarang burung walet dikenal memiliki segudang manfaatnya. Mulai dari mencegah penuaan, meningkatkan konsentrasi hingga melawan kanker merupakan manfaat dari sarang burung walet.

Sarang burung walet ini biasanya dikonsumsi dalam bentuk sup atau makanan penutup. Sarang burung walet pun sering dijadikan bahan yang digunakan untuk kosmetik.

Sarang ini dihasilkan dari air liur burung walet yang kemudian mengeras dengan sendirinya. Liur ini kaya akan protein, kalsium, zat besi, kalium, dan magnesium.

Sarang burung walet ini dibanderol dengan harga yang cukup tinggi. Harganya bisa mencapai Rp 11 juta hingga Rp 20 juta. Harga yang sukses bikin kantong teriak, ya?

Ilustrasi rumah walet untuk proses pembuatan sarang burung walet (Envato Element by ThamKC)
Ilustrasi rumah walet untuk proses pembuatan sarang burung walet (Envato Element by ThamKC)

Harga yang tinggi ini lantaran proses pengolahan sarang burung walet yang tak mudah. Seorang pengusaha sarang burung walet membagikan proses panen hingga jadi sarang burung walet yang siap diolah jadi masakan. Melalui akun jejaring sosial TikTok @olivia_aten ia menunjukkan prosesnya dengan video singkat.

Pertama, seorang pengusaha sarang burung walet harus membuat gedung atau rumah walet terlebih dulu. Hal ini karena burung walet terbiasa membangun sarang di gua yang gelap.

Setelah membangun rumah walet ini, perlu menunggu sekitar 4 minggu untuk sarang dapat terbentuk sempurna. Setelah sarang sudah terbentuk, proses panen harus dilakukan dengan hati-hati agar sarang tak rusak.

Kemudian sarang walet akan dicuci hingga bersih dan tak menyisakan kotoran. Perlu keahlian khusus untuk proses ini karena dilakukan satu per satu dari tiap helai liur yang mengeras.

Sarang burung walet yang sudah jadi (TikTok @olivia_aten)
Sarang burung walet yang sudah jadi (TikTok @olivia_aten)

Sarang walet harus dipisahkan dengan teliti dari kotoran dan bulu yang menempel hingga benar-benar bersih. Di proses inilah biasanya dibutuhkan tenaga ahli yang harganya pun cukup mahal.

Kemudian setelah sudah dibersihkan, akan dinilai kembali mana sarang yang layak dan tidak. Sarang terbaik akan dibentuk, dan yang buruk atau tidak memenuhi standar terpaksa harus dibuang.

Itulah serangkaian proses yang harus dilalui sebelum terbentuk sarang burung walet yang dibanderol jutaan rupiah. Meskipun harganya selangit, tentu tetap sebanding dengan kualitas yang dapat diberikan.

Tak heran banyak orang yang mengkonsumsi burung walet untuk tujuan kecantikan hingga kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Keistimewaan DamoGo, Aplikasi untuk Mengurangi Sampah Makanan

Ini Keistimewaan DamoGo, Aplikasi untuk Mengurangi Sampah Makanan

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2020 | 09:33 WIB

Bikin Melongo, Ashanty Pesan Nasi Goreng Seharga Rp1,5 Juta di Bali

Bikin Melongo, Ashanty Pesan Nasi Goreng Seharga Rp1,5 Juta di Bali

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2020 | 15:35 WIB

Kocak Banget, Aksi Bapak-Bapak Ganti Isi Kinder Joy Jadi Telur Asin

Kocak Banget, Aksi Bapak-Bapak Ganti Isi Kinder Joy Jadi Telur Asin

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2020 | 08:48 WIB

Terkini

5 Sunscreen Spray SPF 50 Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan

5 Sunscreen Spray SPF 50 Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 18:40 WIB

Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?

Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 18:17 WIB

Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan

Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:42 WIB

7 Sepatu Lokal Sekelas Nike dan ASICS, Fleksibel Buat Jalan Jauh dan Lari

7 Sepatu Lokal Sekelas Nike dan ASICS, Fleksibel Buat Jalan Jauh dan Lari

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:33 WIB

5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis

5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:16 WIB

Lupakan Sandal Berat! Ini Tren Alas Kaki Cloud-Walking yang Bakal Dominasi Musim Panas 2026

Lupakan Sandal Berat! Ini Tren Alas Kaki Cloud-Walking yang Bakal Dominasi Musim Panas 2026

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:14 WIB

Siap-siap Cuan, 5 Shio Bakal Hoki Besar Besok Minggu 12 April 2026

Siap-siap Cuan, 5 Shio Bakal Hoki Besar Besok Minggu 12 April 2026

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:06 WIB

Ironi Slogan Berakhlak Mulia Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Ironi Slogan Berakhlak Mulia Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:04 WIB

Tren Fashion 2026: Siluet Longgar Jadi Andalan, Ini Cara Bikin Outfit Simpel Terlihat Statement

Tren Fashion 2026: Siluet Longgar Jadi Andalan, Ini Cara Bikin Outfit Simpel Terlihat Statement

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 16:46 WIB

Daftar Kepala Daerah Kena OTT KPK di 2026, Terbaru Bupati Tulungagung

Daftar Kepala Daerah Kena OTT KPK di 2026, Terbaru Bupati Tulungagung

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 16:41 WIB