Array

Saran Psikolog: Tips Hadirkan Hawa Liburan Meski di Rumah Saja

Selasa, 27 Oktober 2020 | 12:36 WIB
Saran Psikolog: Tips Hadirkan Hawa Liburan Meski di Rumah Saja
Ilustrasi Liburan di Rumah Saja. (Elements Envato)

Suara.com - Jelang libur panjang akhir Oktober, mungkin sebagian dari Anda sudah ada yang berencana liburan ke luar rumah. Namun, gegara pandemi Covid-19, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk berada di rumah saja. Bahkan, organisasi kesehatan dunia atau WHO berserta mayoritas pakar medis tetap mengajurkan untuk membatasi aktivitas di luar rumah, jika tak ada hal yang dirasa penting.

"Karena anjuran dari WHO dan kita dari bidang kesehatan menganjurkan batasi kegiatan di luar rumah yang tidak perlu," ujar psikolog keluarga Roslina Verauli saat dihubungi suara.com, Senin (26/10/2020).

Menurut Vera, liburan bukanlah tentang berada di dalam atau di luar rumah. Tapi bagaimana saat berlibur melakukan kegiatan yang berbeda dari rutinitas sehari-hari.

"Jadi kalau kegiatan makan keluarga adalah rutin, itu bukanlah kegiatan yang bisa dipakai untuk liburan," katanya.

Ia mencontohkan seumpama keluarga tidak pernah melakukan piknik, maka piknik juga bisa jadi liburan. Begitu juga dengan kegiatan masak-masak bersama keluarga, ini akan terasa seperti liburan jika dalam keseharian kegitan itu jarang sekali atau tidak pernah dilakukan.

Kriteria liburan yang selanjutnya menurut Vera adalah, kegiatan itu dipilih oleh anak atau anggota keluarga lainnya, sehingga anggota keluarga diberi kebebasan untuk menentukan kegiatan.

Meski hanya berada di rumah, jika anak ingin berenang, menonton film bersama, melukis, karaoke atau bertamasya di halaman rumah, sudah masuk dalam kategori sedang berlibur.

"Dengan cara apa mereka akan mengisi liburannya, itu sebabnya perlu ada family meeting, anak sukanya ke mana atau ngapain," jelas perempuan lulusan S2 Psikologi Universitas Indonesia ini.

Tapi, Vera juga mengingatkan agar orangtua jangan pernah memaksakan anak berlibur ke suatu tempat yang tak diinginkannya. Itulah pentingnya memberikan pilihan pada anak. Terlebih di masa pandemi ini, berikan pemahaman mengapa tidak boleh sembarang berpergian ke luar rumah, khususnya ke tempat banyak orang berkumpul.

Baca Juga: Libur Panjang, BMKG: Bukan Waktu yang Tepat untuk Bepergian

"Mau ngapain mengisi long weekend, anak mau ngapain di rumah atau mau pergi ke apartemen berenang, kita kasih pilihan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI