Array

Jelang Libur Panjang, Pelaku Usaha Kembali Diminta Taati Protokol Kesehatan

Selasa, 27 Oktober 2020 | 10:55 WIB
Jelang Libur Panjang, Pelaku Usaha Kembali Diminta Taati Protokol Kesehatan
Bujet minim tapi pengin liburan dadakan

Suara.com - Menjelang libur panjang dan cuti bersama yang akan berlangsung mulai besok Rabu, 28 Oktober sampai 1 November 2020 mendatang, pelaku usaha dan masyarakat diimbau untuk terus mentaati protokol kesehatan

Hal itu kembali ditegaskan oleh Koordinator Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito dalam pernyataannya, seperti dikutip dalam laman resmi Satgas Covid-19, Selasa (27/10/2020).

“Entah itu dari konsumen atau pelaku usaha nya. Semua harus gotong royong menjadi satu. Semua harus bersinergi bersama untuk mentaati protokol kesehatan guna menekan penularan Covid-19,” ujar Prof Wiku.

Sementara, menurut dia, pelaku usaha yang menerapkan protokol kesehatan tentu akan bisa mendatangkan keuntungan. Salah satunya, konsumen akan yakin untuk membelinya dan datang ke tempat wisata tersebut.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

“Ekonomi bisa berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun kalau indikator ekonomi berjalan dan kasusnya naik berarti ada yang tidak disiplin, jadi kami akan terus mengingatkan,” jelasnya.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menambahkan para wisatawan dalam dan luar negeri akan tertarik berlibur di hotel, tempat wisata, dan restoran yang aman dari penularan Covid-19. 

“Wisatawan atau turis saat ini bukan mencari harga murah atau diskon barang. Melainkan jaminan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir,” kata dia. 

Sependapat dengan Menteri UKM, Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 sekaligus Dirjen Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. Safrizal ZA, M.Si bahwa dalam meningkatkan kepercayaan wisatawan asing perlu menunjukkan keberhasilan dalam menekan angka penyebaran Covid-19. 

“Kami mempelajari bahwa memang setiap wisatawan Internasional ini tergantung trust (tingkat kepercayaan), jadi semakin disiplin makin percaya. Misalnya mempertahankan zonasi hijau maka dampaknya juga makin bagus dan bernilai,” tutur dia.

Baca Juga: Fakta Pulau Rinca yang Kabarnya Dijadikan "Jurassic Park" Komodo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI