Array

Benarkah Pangeran Harry Akan Meninggalkan Kesetiannya Pada Sang Nenek?

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:45 WIB
Benarkah Pangeran Harry Akan Meninggalkan Kesetiannya Pada Sang Nenek?
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Instagram/@sussexroyal)

Suara.com - Pangeran Harry baru-baru ini mengejutkan banyak penggemar dengan terjun ke dunia politik. Tapi karena Harry, tidak lagi jadi anggota keluarga kerajaan, dan menetap di kehidupan barunya di Amerika Serikat, Victoria Arbiter mengatakan pidato politiknya mungkin menjadi pemanasan untuk pemungutan suara satu hari dalam pemilihan AS.

Cuplikan klip pendek untuk TIME 100 khusus majalah TIME, Sussex mendorong para pemilih yang enggan memilih untuk memberikan suara mereka dalam pertarungan antara Partai Republik Donald Trump dan Demokrat Joe Biden.

Dilansir dari Express UK, Arbiter mengatakan bahwa ia tidak meragukan keinginan Harry untuk berada di antara mereka yang menuju ke pemungutan suara.

“Sebagai penduduk California yang baru dibentuk, dia secara pribadi berinvestasi dalam hasil pemilu dengan cara yang belum pernah dia lakukan sebelumnya.

Foto keluarga Kerajaan Inggris saat pembaptisan bayi Archie. (Instagram/@sussexroyal)
Foto keluarga Kerajaan Inggris saat pembaptisan bayi Archie. (Instagram/@sussexroyal)

“Meskipun warga negara asing, pemilihan presiden pertamanya sejak pindah ke AS mungkin terasa seperti pemilihan paling penting dalam hidupnya.

"Saat ini dilarang menggunakan haknya untuk memilih, masih harus dilihat apakah dia siap untuk melepaskan kesetiaannya kepada Ratu agar suatu hari nanti memiliki suara di negara tempat dia tinggal sekarang.”

Ms Aribter, yang ayahnya Dickie Arbiter adalah mantan sekretaris pers Ratu, membedah kata-kata Harry dalam video.

Dia menunjukkan bahwa saat membahas fakta bahwa dia tidak dapat memilih di AS karena dia bukan warga negara, dia menggunakan istilah “pemilu ini”.

Dia menyarankan ini bisa menjadi petunjuk bahwa adipati berencana untuk mengubah fakta itu pada saat pemilu 2024 tiba.

Baca Juga: Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip Ternyata Punya Kamar Terpisah di Istana

Dalam klip tersebut, Harry berkata: "Pemilu ini, saya tidak akan dapat memberikan suara di AS.

“Tetapi banyak dari Anda mungkin tidak tahu bahwa saya belum dapat memberikan suara di Inggris sepanjang hidup saya.”

Sementara anggota Keluarga Kerajaan secara teknis diizinkan untuk memilih, mereka memilih untuk tidak menghormati netralitas.

Jika Harry memang ingin memberikan suara di AS, dia harus menjadi warga negara di negara tersebut.

Jika Harry memang ingin memberikan suara di AS, dia harus menjadi warga negara di negara tersebut.

Ini akan mengharuskan dia melepaskan kesetiaan kepada nenek, Ratu Elizabeth II.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI