3.799 Pendaki Datang ke Gunung Rinjani Selama Pandemi Covid-19

Bimo Aria Fundrika, Luthfi Khairul Fikri

Rabu, 04 November 2020 | 18:50 WIB
3.799 Pendaki Datang ke Gunung Rinjani Selama Pandemi Covid-19
Ilustrasi Gunung Rinjani. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi tidak menyurutkan wisatawan untuk pergi naik gunung. Bahkan jumlah pendaki selama pandemi relatif tinggi.

Kepala Seksi Wilayah I Badan Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Teguh Rianto mengatakan sejak dibuka pada 22 Agustus lalu, tercatat sudah sebanyak 3.799 pendaki yang datang selama pandemi Covid-19.

“Sebanyak 3.799 pendaki sudah datang ke Rinjani sejak dibuka Agustus lalu di tengah pandemi Covid-19, terbanyak terutama saat cuti dan libur panjang bersama yang terjadi kemarin,” ujar Teguh seperti rilis yang diterima Suara.com, Rabu (4/11/2020).

Lebih lanjut, menurutnya, dari jumlah total keseluruhan tersebut, sebanyak 3.740 merupakan pendaki lokal, sisanya merupakan pendaki domestik dan mancanegara yang menikmati keindahan gunung Rinjani.

Ilustrasi puncak Gunung Rinjani. (Shutterstock)
Ilustrasi puncak Gunung Rinjani. (Shutterstock)

Dia juga menyarankan ketentuan yang ingin datang ke wisata Rinjani maka pendaki hendaknya wajib mematuhi protokol kesehatan Covid-19, yakni memakai masker, membawa hand sanitizer/sabun cair, trash bag, dan menjaga jarak minimal satu meter.

Dia melanjutkan, bagi pendaki yang berasal dari luar NTB wajib membawa surat keterangan bebas Covid-19. Sedangkan, bagi pendaki dari NTB sendiri cukup membawa surat keterangan bebas gejala influenza.

Wisata gunung Rinjani juga masih melakukan ketentuan dengan adanya pembatasan kuota sebesar 30 persen dari kuota normal pendakian. Hal ini dilakukan guna meminimalisir adanya kerumunan pendaki yang datang.

Diketahui juga terdapat 4 jalur pendakian resmi yang dibuka dengan bisa melalui jalur Sembalun di Lombok Timur, jalur Senaru di Lombok Utara, jalur Timbanuh di Lombok Timur, serta jalur Aik Berik di Lombok Tengah.

Wisata gunung Rinjani sendiri merupakan gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung ini merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl serta terletak pada lintang 8º25' LS dan 116º28' BT. Dan, ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh! Karena Sakit, Pendaki Ini Tinggalkan Temennya di Gunung Slamet

Duh! Karena Sakit, Pendaki Ini Tinggalkan Temennya di Gunung Slamet

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2020 | 11:02 WIB

Kocak! Sesama Anak Gunung, Usai Akad Pengantin Ini Angkut Ransel dan Tenda

Kocak! Sesama Anak Gunung, Usai Akad Pengantin Ini Angkut Ransel dan Tenda

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 13:54 WIB

Libur Panjang, Pendaki Gunung Serbu Gunung Bawakaraeng

Libur Panjang, Pendaki Gunung Serbu Gunung Bawakaraeng

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:01 WIB

Terkini

7 Inspirasi Lipstik OMG Ombre, dari Natural hingga Bold

7 Inspirasi Lipstik OMG Ombre, dari Natural hingga Bold

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 13:16 WIB

Mengapa Zodiak Gemini dan Scorpio Sering Mengalami Konflik dalam Pertemanan Jangka Panjang?

Mengapa Zodiak Gemini dan Scorpio Sering Mengalami Konflik dalam Pertemanan Jangka Panjang?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 13:15 WIB

Volkswagen Recall 2,8 Juta Mobil Akibat Masalah Baut

Volkswagen Recall 2,8 Juta Mobil Akibat Masalah Baut

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 13:14 WIB

Covering Cream Viva untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Penggunanya

Covering Cream Viva untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Penggunanya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 13:05 WIB

Review Bisikan Desa Gringsing: Slow-Burn yang Bikin Misterinya Ngeri Banget

Review Bisikan Desa Gringsing: Slow-Burn yang Bikin Misterinya Ngeri Banget

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 13:00 WIB

How to Grow Old: Seni Menikmati Hari Tua Tanpa Rasa Takut

How to Grow Old: Seni Menikmati Hari Tua Tanpa Rasa Takut

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:30 WIB

5 Penyebab Moisturizer Menggumpal seperti Daki saat Ditimpa Sunscreen dan Foundation

5 Penyebab Moisturizer Menggumpal seperti Daki saat Ditimpa Sunscreen dan Foundation

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:25 WIB

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 12:22 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 12:17 WIB

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

×