4 Pendidik Berbagi Kiat Sukses Belajar di Masa Pandemi

Vania Rossa

Kamis, 05 November 2020 | 10:25 WIB
4 Pendidik Berbagi Kiat Sukses Belajar di Masa Pandemi
Webinar "Sukses Belajar di Masa Pandemi, Bagaimana Caranya?"

Suara.com - Sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar online yang diterapkan sejak awal mula pandemi bulan Maret lalu, menjadi tantangan tersendiri bagi para pendidik, murid, dan kita para orangtua. Meski bukan hal yang mudah, belajar di masa pandemi pun berpeluang untuk sukses. Bagaimana caranya?

Tantangan belajar di masa pandemi dialami oleh setiap murid di jenjang pendidikan. Pada anak TK, misalnya, proses belajar yang ideal seharusnya tidak dilakukan dengan duduk diam di kursi, melainkan mereka bereksplorasi dan bersosialisasi dengan teman-temannya. Tapi, tentu saja hal ini tak bisa dilakukan di masa pandemi. Pun dengan anak usia sekolah dasar hingga menengah, di mana mereka pastinya sangat merindukan interaksi dengan teman sebaya.

Untuk menjawab permasalahan ini, Suara.com mengadakan webinar bertajuk "Sukses Belajar di Masa Pandemi, Bagaimana Caranya?", dengan menghadirkan 4 praktisi pendidikan yang mumpuni di bidangnya. Mereka adalah Retno Listyarti (Komisioner KPAI Bidang Pendidikan), Satriwan Salim (Koordinator P2G (Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru), Dik Doank (Seniman dan Pendiri Sekolah Alam Kandank Jurank), serta Tuti Rohyati (Kepala Sekolah SD Sidamulya, Kota Cirebon).

Retno Listyarti dikenal publik sebagai praktisi dan aktivis pendidikan, yang sebelum menjadi komisioner KPAI, aktif di dunia pendidikan selama 23 tahun. Ia pernah menjadi guru di SMPN 69 Jakarta, SMA Labshool Rawamangun Jakarta, dan SMAN 13 Jakarta (1994-2017). Retno juga pernah menjabat sebagai Kepala SMAN 76 Jakarta Timur (2014) dan Kepala SMAN 3 Setiabudi Jakarta Selatan (2015).

Retno juga dikenal sebagai aktivis pendidikan yang kerap mengadvokasi kebijakan-kebijakan pendidikan yang dianggap melanggar hak-hak anak, seperti kebijakan Ujian Nasional (UN), kebijakan Sekolah RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional), kebijakan Lima Hari Sekolah, dan lain-lain. Bersama oganisasi profesinya –FSGI, Retno juga kerap mengadvokasi berbagai kasus kekerasan pada anak didik dan diskriminasi yang dialami rekan-rekan pendidik.

Kemudian narasumber berikutnya, Satriwan Salim, merupakan guru di SMA Labschool Jakarta yang telah menelurkan beberapa karya buku tentang pendidikan, di antaranya "Guru Menggugat!" dan "Guru untuk Republik, Refleksi Kritis tentang Isu-isu Pendidikan, Kebangsaan dan Kewarganegaraan".

Kini, Satriwan juga aktif di Asosiasi Guru PPKn Indonesia/AGPPKnI dan menjabat sebagai wakil ketua umum untuk periode 2019-2024.

Narasumber lainnya adalah Raden Rizky Mulyawan atau kondang dikenal sebagai Dik Doang yang merupakan pendirir Kandank Jurank Doank.

Kandank Jurank Doank yang didirikan pada tahun 1993 ini awalnya merupakan sekolah bagi anak-anak jalanan atau anak-anak kurang mampu. Cita-cita Dik Doank saat itu adalah ia ingin agar anak-anak miskin bisa belajar di sekolah yang sebenarnya, yaitu alam. Karena, lewat alamlah anak-anak mampu mengenal diri dan potensinya, untuk kemudian dikembangkan.

baca juga

Kini, di sekolah bertema alam ini, anak-anak diajarkan berbagai bentuk seni dan kreativitas sambil menikmati alam. Pelajaran-pelajaran yang diberikan di sekolah alam ini juga sangat bervariasi, mulai dari belajar menanam padi, memandikan kerbau, menari, hingga menyanyi yang semuanya dilakukan di alam terbuka.

Narasumber terakhir, Tuti Rohyati Udin, adalah Kepala SDN SIdamulya Kota Cirebon yang pernah menyabet predikat sebagai Juara 1 Kota Cirebon Kepala Sekolah Dasar Berprestasi pada tahun 2019 lalu. Tuti pun telah menerbitkan beberapa karya tulis, di antaranya "Fenomena Lain Di Stadion Bima" (2018) dan terbaru berjudul "Pendidikan Di Tengah Pandemi Covid-19" (2020).

Dari keempat pendidik di atas, Anda akan mendapat berbagai kiat sukses belajar di masa pandemi, baik Anda sebagai murid atau pelajar, orangtua, pendamping, atau tenaga pendidik.

Jangan lewatkan webinar "Sukses Belajar di Masa Pandemi, Bagaimana Caranya?" Jumat, 6 November 2020, pukul 14.00 WIB. Untuk pendaftaran, Anda bisa langsung hubungi wa.me/6281381205128, gratis!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahas Pandemi Multi Perspektif, GenBI Unhas Adakan Webinar

Bahas Pandemi Multi Perspektif, GenBI Unhas Adakan Webinar

Sulsel | Minggu, 01 November 2020 | 07:22 WIB

4 Pebisnis Bagikan Kiat Wirausaha Kala Pandemi, Apa Saja?

4 Pebisnis Bagikan Kiat Wirausaha Kala Pandemi, Apa Saja?

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 09:10 WIB

Program Pesantren Virtual Butuh Perjuangan, Ini Tantangan PUSPPA

Program Pesantren Virtual Butuh Perjuangan, Ini Tantangan PUSPPA

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2020 | 20:46 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×