Kenapa Merkuri Bisa Ada di Ikan? Ini Penjelasannya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Sabtu, 07 November 2020 | 15:05 WIB
Kenapa Merkuri Bisa Ada di Ikan? Ini Penjelasannya
Ilustrasi ikan asin. (Shutterstock)

Suara.com - Apakah kamu pernah dengar desas-desus bahwa ikan mengandung merkuri yang berbahaya? Jangan sampai karena mendengar hal tersebut, kamu jadi berhenti makan ikan, ya. Ketahui dulu fakta tentang ikan yang mengandung merkuri.

Perlu diketahui bahwa merkuri adalah elemen yang secara alami terkandung di dalam air, tanah dan udara. Hal ini disampaikan seorang pengamat pangan melalui akun jejaring sosial TikTok @ilmumakanan.

Nah, ikan di air terpapar merkuri dari berbagai sumber seperti hasil pertambangan, limbah industri, pembakaran batu bara, dan lain sebagainya.

Dalam ikan, terkandung metil merkuri yang jumlahnya berbeda-beda, tergantung pada jenis dan juga posisinya di rantai makanan. Umumnya, ikan dengan ukuran besar yang menduduki peringkat paling atas di rantai makanan mengandung merkuri lebih banyak dibanding ikan yang lebih kecil.

Ilustrasi ikan. (Unsplash/Nguyen Linh)
Ilustrasi ikan. (Unsplash/Nguyen Linh)

Hal ini karena ikan kecil yang sudah terpapar merkuri akan dimakan oleh ikan yang lebih besar. Secara otomatis, merkuri tersebut pun jadi masuk ke tubuh ikan yang lebih besar dan elemen ini akan semakin menumpuk.

Pola serupa akan terus berulang sampai ke ikan yang paling besar. Hal ini disebut dengan bioakumulasi atau penimbunan substansi di dalam tubuh suatu organisme. 

Intinya, kamu tak perlu khawatir saat mengkonsumsi ikan, selama pilihan dan porsinya tepat. Banyak manfaat yang bisa didapatkan setelah mengkonsumsi ikan. Jangan lupa, ikan adalah salah satu sumber protein hewani dengan segudang dampak baik untuk dikonsumsi.

Ilustrasi ikan goreng. [Shutterstock]
Ilustrasi ikan goreng. [Shutterstock]

Ikan pun sangat mudah diolah menjadi beragam jenis masakan yang enak. Kamu bisa kreasikan sesuai dengan seleramu. Ikan goreng, pepes ikan, ikan goreng tepung dan lainnya bisa kamu coba untuk jadi lauk makananmu.

Rajin mengkonsumsi ikan juga bermanfaat mengurangi risiko terkena penyakit jantung, meningkatkan kesehatan otak, bahkan mencegah dan mengatasi depresi, lho. Jadi, jangan takut untuk mengonsumsi ikan, ya. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Budidaya Ikan Keramba di Sungai Cikapundung

Budidaya Ikan Keramba di Sungai Cikapundung

Foto | Jum'at, 06 November 2020 | 17:30 WIB

Ikan Sepanjang 2,5 Meter Terdampar, Gegerkan Warga Karangasem

Ikan Sepanjang 2,5 Meter Terdampar, Gegerkan Warga Karangasem

Bali | Jum'at, 06 November 2020 | 17:05 WIB

Waduh! Bukan Dipelihara, Ikan Cupang yang Eksotis ini Digoreng Krispi

Waduh! Bukan Dipelihara, Ikan Cupang yang Eksotis ini Digoreng Krispi

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2020 | 07:42 WIB

Terkini

3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik

3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:05 WIB

Lebih dari Sekadar Pertandingan: Ketika Euforia Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Generasi Urban

Lebih dari Sekadar Pertandingan: Ketika Euforia Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Generasi Urban

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:56 WIB

5 Face Wash Anti-Aging untuk Kurangi Kerutan Usia 40 Tahun agar Wajah Tampak Muda

5 Face Wash Anti-Aging untuk Kurangi Kerutan Usia 40 Tahun agar Wajah Tampak Muda

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:55 WIB

Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai

Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:50 WIB

9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga

9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:38 WIB

Berapa Suhu AC Ideal agar Tidak Boros Listrik? Ini Trik biar Tagihan Tetap Hemat

Berapa Suhu AC Ideal agar Tidak Boros Listrik? Ini Trik biar Tagihan Tetap Hemat

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:10 WIB

3 Serbuk Anti-Sumbat Saluran Air, Solusi Pipa Mampet Akibat Rambut

3 Serbuk Anti-Sumbat Saluran Air, Solusi Pipa Mampet Akibat Rambut

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:06 WIB

5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal

5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:50 WIB

3 Skincare Marina Bright Booster Harga Rp20 Ribuan, Pengguna Akui Ampuh Cerahkan Wajah

3 Skincare Marina Bright Booster Harga Rp20 Ribuan, Pengguna Akui Ampuh Cerahkan Wajah

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:45 WIB

Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta

Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:15 WIB