5 Tips Ternak Kutu Air di Ember, Peluang Bisnis Pakan Ikan

Rifan Aditya

Selasa, 17 November 2020 | 15:16 WIB
5 Tips Ternak Kutu Air di Ember, Peluang Bisnis Pakan Ikan
Kutu Air (Instagram)

Suara.com - Tips ternak kutu air di ember yang bisa dijadikan pakan untuk ikan hias bisa disimak di sini. Budidaya kutu air atau kutir yang jadi pakan ikan ini sedang menjadi peluang bisnis cukup menjanjikan di tengah pandemi Covid-19.

Bagi banyak orang, kutu air dianggap sebagai hewan yang tidak berguna ataupun merugikan. Namun ternyata, kutu air merupakan salah satu pakan ikan hias. Dengan ini, kutu air yang sering dinilai sebagai hewan yang harus disingkirkan dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Bahkan, ternak kutu air tidak membutuhkan area yang luas. Hanya dengan menyediakan ember, kutu air yang tadinya dianggap sebagai hama dapat Anda budidayakan. Bagi Anda yang tertarik untuk membudidayakan kutu air, berikut ini tips ternak kutu air di ember yang bisa dijadikan pakan untuk ikan hias.

1. Bibit kutu air

Bibit kutu air bisa didapatkan dengan mencarinya sendiri. Biasanya, kutu air berada di sekitar selokan dan genangan air.

Selain itu, bisa juga dengan cara membuatnya sendiri dengan menyediakan sayuran busuk, ampas kedelai, dan air susu atau air teh, serta kotoran ayam dan air got juga dapat digunakan untuk membuat kutu air. Kalau tidak ingin repot, kamu bisa beli bibit kutu air. Kamu dapat membeli bibit kutu air di beberapa tempat di pasaran, mulai toko ikan hingga marketplace.

2. Tempat atau wadah pembiakan kutu air

Tempat atau wadah yang digunakan untuk ternak kutu air biasanya berupa bak atau ember plastik berukuran besar. Pertama, Anda perlu mempersiapkan wadah tersebut.

Caranya, taburkan kapur untuk menetralkan tingkat keasaman sebelum dilakukan pengisian air ke dalam bak. Kutu air tidak membutuhkan air yang dalam untuk hidup. Oleh karena itu, pengisian air tidak usah terlalu banyak.

baca juga

3. Membuat bibit kutu air

Bibit kutu air dapat dibuat dari sayuran kol busuk. Untuk membuat bibit ini, terdapat beberapa langkah yang perlu dilakukan. Pertama, mencuci sayuran kol yang sudah membusuk. Lalu, masukkan kol ke dalam tempat atau wadah yang berisi air dan simpan 1 minggu.

Kemudian, setelah 1 minggu dibiarkan, kotoran dari sayur kol tersebut turun ke dasar wadah. Nah, ketika kotoran turun ke dasar wadah atau dasar air, akan muncul bibit kutu air. Dalam prosesnya, bibit kutu air ini tidak boleh terkena sinar matahari langsung. Pasalnya, sinar matahari langsung dapat merusak proses perkembangan bibit tersebut.

4. Pemberian pupuk untuk makanan kutu air

Untuk memberikan makan kutu air, Anda perlu melakukan penebaran pupuk kandang secukupnya, lalu dibiarkan selama 4 sampai 5 hari. Selain pupuk kandang, ada beberapa bahan lagi yang dapat digunakan sebagai pupuk kutu air, seperti tepung terigu, tepung tapioka, dedak, ragi, limbah cair tahu, dan eceng gondok.

5. Cara memanen kutu air

Kutu air dapat dipanen dalam waktu 10 sampai 11 hari setelah proses pembuatannya. Memanen kutu air dapat menggunakan jaring halus. Setelah kutu air diambil menggunakan jaring halus, Anda perlu mencuci kutu air menggunakan air bersih. Setelah dicuci, kutu air pun siap diberikan sebagai pakan ikan hias.

Ternyata cukup mudah bukan untuk beternak kutu air? Anda cukup memperhatikan beberapa hal saja agar perkembangbiakan kutu air tidak terganggu.

Itu dia tips ternak kutu air di ember. Semoga tips di atas dapat membantu!

Kontributor : Theresia Simbolon

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Ternak Kutu Air untuk Pakan Ikan, Ikuti 5 Langkah Mudah Ini

Cara Ternak Kutu Air untuk Pakan Ikan, Ikuti 5 Langkah Mudah Ini

Lifestyle | Senin, 16 November 2020 | 19:03 WIB

5 Jenis Makanan Ikan Cupang, Bikin Sirip Semakin Cantik

5 Jenis Makanan Ikan Cupang, Bikin Sirip Semakin Cantik

Lifestyle | Senin, 16 November 2020 | 15:11 WIB

6 Cara Memelihara Ikan Koi untuk Pemula, Simak di Sini

6 Cara Memelihara Ikan Koi untuk Pemula, Simak di Sini

Lifestyle | Senin, 16 November 2020 | 13:58 WIB

Terkini

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:52 WIB

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:39 WIB

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:33 WIB

×