Yidan Prize, Menciptakan Dunia yang Lebih Baik Melalui Pendidikan

Vania Rossa

Selasa, 01 Desember 2020 | 15:26 WIB
Yidan Prize, Menciptakan Dunia yang Lebih Baik Melalui Pendidikan
Dr Charles Chen Yidan, pendiri Yidan Prize memberikan penghargaan. (Dok Yidan Prize Foundation)

Suara.com - Dengan keyakinan bahwa pendidikan dapat memberikan nilai nyata bagi individu dan masyarakat, Yidan Prize didirikan pada tahun 2016 oleh Dr Charles Chen Yidan, yang dikenal sebagai bapak filantropi internet, dengan misi untuk menciptakan dunia yang lebih baik melalui pendidikan.

Yidan Prize dibentuk oleh Yidan Prize Foundation, yayasan pendidikan filantropi global yang berfokus pada inspirasi dan dukungan ide dan praktik inovatif, yang berkontribusi secara positif dan mengubah pendidikan untuk memberi manfaat bagi generasi dan masyarakat masa depan.

Yidan Prize adalah hadiah internasional terbesar di dunia dalam bidang pendidikan, yang mengakui individu, atau hingga tiga anggota tim, yang telah berkontribusi secara signifikan pada penelitian pendidikan dan pendidikan untuk pengembangan.

Terdiri dari dua penghargaan, yaitu Yidan Prize for Education Research dan Yidan Prize for Education Development, setiap pemenang akan mendapatkan medali emas dan total hadiah dana sebesar US $ 3,9 juta (sekitar Rp 55 miliar), dengan rincian setengah dari jumlah ini berbentuk hadiah uang tunai kepada pemenang, dan setengah lainnya adalah dana proyek yang didistribusikan selama tiga tahun.

Pemenang dapat menggunakan dana proyek untuk memperluas ruang lingkup pekerjaan mereka, mereplikasi pekerjaan mereka yang sudah ada di wilayah yang berbeda, atau membuat proyek baru. Para pemenang memiliki fleksibilitas dalam mendistribusikan dana di antara proyek mereka.

Sejak 2017, Yidan Prize Foundation telah memberikan delapan penghargaan kepada individu dan tim atas kontribusinya pada pendidikan. Setiap tahun, pemenang Yidan Prize untuk penelitian pendidikan dan pengembangan pendidikan dianugerahi penghargaan atas inovasi, skalabilitas, dan visi berorientasi masa depan mereka dalam menjadikan dunia tempat yang lebih baik melalui pendidikan.

Tertarik menjadi nominator Yidan Prize? Dalam wawancara via email, Edward Ma, Sekretearis Jenderal Yidan Prize Foundation, menyebutkan syarat menjadi nominator Yidan Prize untuk Riset Pendidikan dan Pengembangan Pendidikan melalui serangkaian kriteria yang ketat, seperti apakah proyek para nominasi berorientasi pada masa depan, inovatif, transformatif, dan berkelanjutan.

Komite Penilai Yidan Prize Foundation. (Dok Yidan Prize Foundation)
Komite Penilai Yidan Prize Foundation. (Dok Yidan Prize Foundation)

Setiap tahun, nominasi Yidan Prize dinilai oleh Komite Penilai, yaitu komite juri independen yang saat ini diketuai oleh mantan Direktur Jenderal UNESCO, Dr Koichiro Matsurra. Anggota Komite Juri adalah para ahli yang diakui yang ditunjuk atas undangan dari dewan direksi Yidan Prize Foundation. Panitia terdiri dari dua panel - penelitian pendidikan dan pengembangan pendidikan. Proses penjurian memakan waktu enam bulan dan keputusan akhir untuk kedua penghargaan dibuat secara kolektif oleh komite penuh.

Nominasi untuk Yidan Prize 2021 telah dibuka hingga 31 Maret 2021 mendatang. Setiap orang dapat mengirimkan nominatornya, atau mengajukan diri sebagai nominator, di nomination.yidanprize.org, atau temukan informasi lebih lanjut tentang proses nominasi di situs web Yidan Prize Foundation: https://yidanprize.org/the-prize/nominations/. Nominator dapat berupa individu atau tim kerja yang terdiri dari maksimal tiga orang. Mereka bisa berasal dari profesi guru, peneliti, akademisi, pembuat kebijakan, atau advokat. Setiap nominator membutuhkan dua hingga lima rekomendasi pendukung, sedangkan nominator sendiri membutuhkan setidaknya tiga rekomendasi pendukung. Pemenang Yidan Prize 2021 akan diumumkan pada September 2021 mendatang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disdik Pekanbaru: Sekolah Bandel Buka di Masa Pandemi, Bakal Dikenai Sanksi

Disdik Pekanbaru: Sekolah Bandel Buka di Masa Pandemi, Bakal Dikenai Sanksi

Riau | Senin, 30 November 2020 | 17:54 WIB

Gerakan #BagiBagiIlmu Blibli Diikuti Lebih Dari 600 Peserta

Gerakan #BagiBagiIlmu Blibli Diikuti Lebih Dari 600 Peserta

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 13:07 WIB

Bicara Pendidikan Bersama Maudy Ayunda, Menteri Nadiem Emosi, Kenapa?

Bicara Pendidikan Bersama Maudy Ayunda, Menteri Nadiem Emosi, Kenapa?

Kaltim | Sabtu, 28 November 2020 | 12:05 WIB

Terkini

Cukai MBDK Berlaku Tahun Depan, Kemenkeu Target Kantongi Penerimaan Rp 1,7 Triliun

Cukai MBDK Berlaku Tahun Depan, Kemenkeu Target Kantongi Penerimaan Rp 1,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:41 WIB

Pro dan Kontra Vasektomi: Pengentasan Kemiskinan atau Otonomi Tubuh?

Pro dan Kontra Vasektomi: Pengentasan Kemiskinan atau Otonomi Tubuh?

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Lepas Label Komedian, Benidictus Siregar Bertaruh Emosi di Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Lepas Label Komedian, Benidictus Siregar Bertaruh Emosi di Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:34 WIB

DPR Desak Pemerintah Kerahkan Seluruh Kekuatan Atasi Karhutla: Rakyat Sudah Sesak Napas

DPR Desak Pemerintah Kerahkan Seluruh Kekuatan Atasi Karhutla: Rakyat Sudah Sesak Napas

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Lulur Pengantin Naik Kelas, Perpaduan Glutathione dan Hya untuk Kulit Tubuh yang Terawat

Lulur Pengantin Naik Kelas, Perpaduan Glutathione dan Hya untuk Kulit Tubuh yang Terawat

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:30 WIB

4 Retinol Toner Pad Terbaik untuk Atasi Garis Halus dan Kencangkan Kulit

4 Retinol Toner Pad Terbaik untuk Atasi Garis Halus dan Kencangkan Kulit

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Terbukti Berbuat Tercela, AKBP Roby Heri Saputra Kini Jadi Perwira Tanpa Jabatan

Terbukti Berbuat Tercela, AKBP Roby Heri Saputra Kini Jadi Perwira Tanpa Jabatan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Lagu 'Tutur Batin': Pelukan Hangat untuk yang Ingin Bangkit dari Kegagalan

Lagu 'Tutur Batin': Pelukan Hangat untuk yang Ingin Bangkit dari Kegagalan

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Viva White Moisturizer Yogurt Cocok untuk Kulit Berminyak? Simak Review Pengguna

Viva White Moisturizer Yogurt Cocok untuk Kulit Berminyak? Simak Review Pengguna

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel

Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel

Sumsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:14 WIB

×