Curhat Wanita Menyesal Melahirkan di Rumah Mertua, Sampai Kini Masih Trauma

Rima Sekarani Imamun Nissa

Kamis, 03 Desember 2020 | 16:27 WIB
Curhat Wanita Menyesal Melahirkan di Rumah Mertua, Sampai Kini Masih Trauma
Ilustrasi perempuan menangis. (Shutterstock)

Suara.com - Momen melahirkan anak biasanya jadi pengalaman bahagia dan mengharukan. Namun, ada pula yang justru mengalami hal sebaliknya, misalnya karena melahirkan di rumah mertua.

Akun Instagram @tante_rempong_offficial membagikan ulang sebuah video dari media sosial Tiktok, Kamis (3/12/2020). Video tersebut berisi tentang curhatan seorang wanita yang menyesal melahirkan di rumah mertua.

"Pengalaman melahirkan di rumah mertua yang tak terlupakan," tulis si wanita pada awal video sambil menyertakan emoji menangis.

Wanita ini mengatakan bahwa dirinya sempat tidak diperbolehkan makan apapun selain sayur bening. "Itu berlaku selama 36 hari karena anakku cewek," ungkapnya.

Curhat wanita mengaku menyesal melahirkan di rumah mertua. (Instagram/@tante_rempong_offficial)
Curhat wanita mengaku menyesal melahirkan di rumah mertua. (Instagram/@tante_rempong_offficial)

Tekanan yang dialami wanita ini berlanjut setelah anaknya lahir. Setiap kali sang anak menangis, dia akan disalahkan mertua. Hal itu membuatnya semakin tidak nyaman karena menurutnya bayi memang sering menangis.

"Aku menderita baby blues. Aku panik, takut, setiap anakku nangis. Sampai sekarang kalau anak nangis, aku langsung stres. Padahal semua itu sudah terjadi dua tahun yang lalu."

"Butuh bantuan psikolog biar bisa bantu buat lupakan semuanya," lanjutnya sambil kembali membubuhkan emoji menangis. "Buat menghilangkan trauma dan benci terhadap mertuaku."

Dia juga menuliskan, "Impian kelahiran anak pertama menjadi moment bahagia, tapi nyatanya menjadi momok menakutkan sampai sekarang. Saya menyesal melahirkan di rumah mertua."

Unggahan akun @tante_rempong_offficial tersebut setidaknya sudah disukai lebih dari 2,1 ribu kali dan mendapatkan ratusan komentar hanya dalam waktu sejam setelah diunggah.

baca juga

Rupanya, banyak warganet yang mengaku pernah memiliki pengalaman serupa. Mereka lalu menuliskannya di kolom komentar.

"Gue sampai tiga bulan makan sayur bening," ungkap seorang warganet.

"Jangankan di rumah mertua. Gue di rumah sendiri aja begitu. Waktu awal anak gue lahir, kalau tiap bayi gue kenapa-kenapa sedikit aja, yang disalahin ASI gue," curhat warganet lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Kaki Terinjak Calon Mertua, Perempuan Ini Cuma Bisa Meringis!

Viral Video Kaki Terinjak Calon Mertua, Perempuan Ini Cuma Bisa Meringis!

Lifestyle | Kamis, 19 November 2020 | 13:19 WIB

Diremehkan Camer karena Bukan PNS, Wanita Ini Beri Jawaban Mengejutkan

Diremehkan Camer karena Bukan PNS, Wanita Ini Beri Jawaban Mengejutkan

News | Kamis, 12 November 2020 | 19:44 WIB

Bikin Ngiler, Warganet Ini Pamer Banyak Makanan Pemberian Calon Mertua

Bikin Ngiler, Warganet Ini Pamer Banyak Makanan Pemberian Calon Mertua

Lifestyle | Selasa, 03 November 2020 | 07:35 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×