Berat Badan Awalnya 300 Kg, Kisah Pejuang Diet Ini Berujung Kematian Tragis

Rima Sekarani Imamun Nissa

Selasa, 08 Desember 2020 | 08:21 WIB
Berat Badan Awalnya 300 Kg, Kisah Pejuang Diet Ini Berujung Kematian Tragis
Ilustrasi perempuan mengalami obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang mengalami masalah kesehatan karena kelebihan berat badan. Ada juga yang jadi merasa kurang percaya diri. Itulah mengapa mereka terdorong untuk menurunkan berat badan.

Sayangnya, tidak semua perjuangan menurunkan berat badan berujung bahagia. Bahkan, ada yang sampai berakhir dengan kematian.

Merangkum Hops.id, seorang wanita bernama Kelly Mason berharap mengurangi bobot tubuhnya yang sudah mencapai 300 kilogram. Kisahnya viral setelah dirinya mengikuti "My 600-Lb Life".

Itu adalah reality show tentang perjuangan penyitas obesitas yang mencari bantuan profesional agar bisa kurus. Acara ini tayang di channel TV TLC dan memiliki banyak penonton di seluruh dunia.

Perempuan obesitas. [Shutterstock]
Perempuan obesitas. [Shutterstock]

Kisah Kelly Mason dimulai ketika dirinya mulai melakukan perjalanan ke Houston untuk mendapatkan nasihat dari seorang praktisi kesehatan yang juga penanggung jawab medis di acara tersebut, Dr. Younan Nowzaradan.

Sayangnya, begitu mereka bertemu, Now menemukan Kelly dalam kondisi buruk. Ia menderita berbagai masalah kesehatan, termasuk diabetes, masalah tiroid, artritis, tekanan darah tinggi, pembekuan darah, hingga emboli paru.

Melansir dari Nickyswift via Hops.id, Kelly yang bobotnya sudah 300 kilogram mengaku sulit berjalan dan melakukan aktivitas sehari-hari. Dia bahkan sudah tidak bekerja lagi dan kehidupannya disokong oleh pihak keluarga. Di sisi lain, ia juga mesti berjuang mengatasi penyakitnya yang serius.

Pada episode pertama, diperlihatkan bahwa sang dokter berhasil membantu Kelly menurunkan bobot hingga 100 kilogram lewat operasi. Sisanya, Kelly berjuang dengan usahanya sendiri.

"Rasanya seperti hari pertama kehidupan baru saat keluar dari rumah sakit," kata Kelly.

baca juga

Kelly juga mengaku jadi semakin bersemangat menurunkan berat badan. Dia juga berharap bisa lebih sehat.

"Rencana saya adalah tetap berpegang pada diet, melakukan terapi fisik, terapi okupasi, berjalan di lingkungan sekitar. Target saya tak muluk, hanya 150 kilo," tuturnya.

Kelly juga berupaya melakukan semua instruksi Now untuk hasil yang lebih baik dan aman bagi kondisi fisiknya.

"Saya melakukan apa yang diharapkan dr. Now, karena jika tidak, jantung bisa saja tiba-tiba tidak berfungsi, bisa saja napas ini jadi napas terakhir saya," ucap dia. "Harapan saya besar. Bukan kurus, saya hanya tidak ingin mati."

Sayangnya, harapan sederhana itu tidak bisa terwujud. Ternyata, Kelly akhirnya meninggal karena serangan jantung saat sedang tidur.

Kesehatan jantung. (Shutterstock)
Kesehatan jantung. (Shutterstock)

Sebelum menghembuskan napas terakhir, Kelly sempat dirawat di rumah sakit karena gagal jantung kongestif. Namun, ia sempat dinyatakan pulih beberapa hari dan diperbolehkan pulang.

Tak disangka, dia kemudian ditemukan meninggal dalam tidurnya karena serangan jantung pada 15 Februari 2019.

Sebagai dokter yang mendampingi Kelly, Now merasa sangat sedih atas kepergian Mason.

"Pada pertemuan terakhir Kelly dengan saya beberapa minggu lalu, penurunan berat badannya berada di jalur yang benar, jadi ini bukan karena dia kembali ke kebiasaan lamanya," ungkap sang dokter.

"Dia bekerja keras dan melakukan apa yang dia butuhkan, tetapi meskipun begitu, kerusakan pada hatinya sampai saat ini terlalu parah," imbuh Now.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian: Kopi Kemungkinan Dapat Mencegah Kenaikan Berat Badan

Penelitian: Kopi Kemungkinan Dapat Mencegah Kenaikan Berat Badan

Health | Senin, 30 November 2020 | 12:54 WIB

7 Penyebab Berat Badan Naik Tiba-Tiba, Salah Satunya Karena Insomnia

7 Penyebab Berat Badan Naik Tiba-Tiba, Salah Satunya Karena Insomnia

Health | Senin, 30 November 2020 | 11:52 WIB

Ingin Berat Badan Turun 5 Kg dalam Seminggu, Coba Diet Jepang

Ingin Berat Badan Turun 5 Kg dalam Seminggu, Coba Diet Jepang

Jakarta | Senin, 30 November 2020 | 07:15 WIB

Terkini

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

×