Kemenparekraf Gandeng UNWTO Bangun Kembali Pariwisata Internasional

Bimo Aria Fundrika, Luthfi Khairul Fikri

Rabu, 16 Desember 2020 | 03:10 WIB
Kemenparekraf Gandeng UNWTO Bangun Kembali Pariwisata Internasional
Ilustrasi wisata Indonesia. (Dok : Kemenparekraf)

Suara.com - Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) mengapresiasi penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Indonesia yang memperbesar peluang bagi kebangkitan sektor pariwisata di tanah air.

CHSE sendiri sebagai turunan dari protokol kesehatan yang diterbitkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta kementerian/lembaga lain. Protokol juga mengadopsi peraturan yang dikeluarkan organisasi dunia seperti UNWTO.

Menanggapi hal itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio mengakui bahwa sangat tersanjung atas apresiasi dan dukungan dari UNWTO.

“Kami juga menyambut baik untuk bekerja sama dengan UNWTO guna membantu Indonesia mempersiapkan diri membuka pariwisata internasional,” ujar Wishnutama dalam keterangannya seperti pada laman resmi Kemenparekraf RI, Selasa (15/12/2020).

Bali. (Dok : Kemenparekraf).
Bali. (Dok : Kemenparekraf).

Saat ini Kemenparekraf masih terus fokus melaksanakan program Sertifikasi CHSE gratis bagi sektor pariwisata di 34 provinsi, sebagai standarisasi baru untuk meningkatkan kualitas pariwisata Indonesia

“Pandemi Covid-19 ini telah mengubah paradigma masyarakat, di mana faktor kesehatan, keamanan, dan keselamatan menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan atau tujuan wisata,” kata dia.

Lebih lanjut, katanya, Indonesia juga kini tengah mencanangkan pengembangan quality tourism sebagai rencana strategis ke depan. Artinya pengembangan pariwisata harus memperhatikan dan membangun semua aspek pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Untuk itu kerja sama dan dukungan dari UNWTO akan membuat Indonesia lebih siap untuk pengembangan menuju quality tourism. Dampak lainnya akan sangat luar biasa, karena bukan saja jumlah wisatawan yang meningkat, tapi PDB dan devisa juga meningkat,” terang dia.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar juga menyampaikan rasa terima kasih kepada UNWTO atas dukungan terhadap Indonesia selama krisis. Menurutnya, penting bagi Indonesia untuk berkolaborasi untuk memulai kembali pariwisata.

baca juga

“Untuk kepentingan tidak hanya pengunjung ke Bali, tetapi untuk semua pemangku kepentingan, termasuk pekerja pariwisata dan industri,” tutur dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemulihan Pariwisata Bali Melalui Kegiatan Fun Paddle

Pemulihan Pariwisata Bali Melalui Kegiatan Fun Paddle

Foto | Minggu, 13 Desember 2020 | 18:55 WIB

Jatah Cuti Nataru Disunat, Kadispar Akui Pariwisata Bali Akan Terdampak

Jatah Cuti Nataru Disunat, Kadispar Akui Pariwisata Bali Akan Terdampak

Lifestyle | Jum'at, 11 Desember 2020 | 20:52 WIB

Kemenpar Sebut Staycation Pilihan Terbaik untuk Liburan di Tengah Pandemi

Kemenpar Sebut Staycation Pilihan Terbaik untuk Liburan di Tengah Pandemi

Video | Minggu, 13 Desember 2020 | 06:05 WIB

Terkini

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:33 WIB

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:29 WIB

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:27 WIB

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:25 WIB

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:20 WIB

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:18 WIB

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 12:16 WIB

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:13 WIB

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:03 WIB

×