Catat! ini 6 Bahasa Asing yang Sulit untuk Dipejalari

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 06 Januari 2021 | 20:10 WIB
Catat! ini 6 Bahasa Asing yang Sulit untuk Dipejalari
Ilustrasi belajar bahasa asing. (Shutterstock)

Suara.com - Bahasa adalah satu hal yang dilakukan untuk berkomunikasi. Di dunia ini terdapat berbagai macam bahasa yang berbeda. Di Indonesia sendiri terdapat berbagai macam bahasa daerah yang digunakan. Namun, bahasa yang digunakan dalam berbicara sehari-hari yaitu bahasa Indonesia.

Mempelajari bahasa tidak mudah. Setiap bahasa di berbagai negara memiliki aturan-aturan tersendiri. Biasanya beberapa negara memiliki aturan tersendiri untuk hal yang diucapkan laki-laki maupun perempuan. Namun, terdapat beberapa negara yang tidak memilki peraturan tersebut.

Dilansir dari Babbel Magazine, di bawah ini terdapat 6 bahasa di dunia yang sulit untuk dipelajari. Bahasa-bahasa tersebut di antaranya:

1. Bahasa Mandarin, China

Bahasa Mandari merupakan satu dari sekian bahasa yang sulit untuk dipelajari. Selain itu, bahasa Mandari memiliki sistem penulisan yang berbeda sehingga cukup sulit untuk menghafal karakter huruf-huruf dalam bahasa Manadarin.

Selain sistem penulisannya yang sulit, pengucapan dalam bahasa Mandari tidaklah mudah. 

Bahasa mandarin. (Dok. Envato/elements)
Bahasa mandarin. (Dok. Envato/elements)

Terdapat beberapa dialek Cina yang berbeda-beda. Misalnya pengucapan bahasa Mandarin Cina Tenggara, Hong Kong, dan Asia Tengga memiliki karakter dan pengucapan yang berbeda. Kata “Ma” dalam bahasa Mandarin bisa saja memiliki arti yang berbeda seperti "ibu", "kuda", "kasar", atau "tegur".

2. Bahasa Arab

Bahasa yang sulit untuk dipelajari juga yaitu Arab. Terdapat beberapa raga bahasa Arab yang dikalsofikasikan menurut wilayah atau negara tempat bahasa tersebut. Jadi, saat ingin mempelajari bahasa Arab, kita harus memiliki dialek mana yang akan dipelajari.

baca juga

Bahasa Arab adalah bahasa dengan alfabet non-Latin. 28 huruf skripnya lebih mudah dipahami jika dibandingkan dengan karakter yang tedapat di bahasa Mandarin. Selain itu, bahasa Arab ditulis dari kanan ke kiri sehingga membutuhkan waktu yang lumayan agar terbiasa.

Dalam pengucapan bahasa Arab, terdapat kata-kata yang akan sulit dipelahari karena menggunakan suara yang dibuat di bagian belakang tenggorokan. Biasanya umat Islam akan terbiasa dengan hal ini karena dalam membaca Al-Qur’an biasanya menggunakan teknik pengucapan seperni ini. Namun, untuk yang tidak terbiasa akan cukup memakan waktu.

3. Bahasa Polandia

Ilustrasi pasangan berkomunikasi. (Shutterstock)
Ilustrasi bahasa asing. (Shutterstock)

Bahasa Polandia mengandung kata-kata dengan konsonan yang sulit dieja untuk orang asing. Misalnya, szczcie berarti "kebahagiaan" dan bezwzgldny berarti "kejam". 

Selain itu, bahasa Polandia cukup sulit dalam pengucapan beberapa katanya. Namun, bahasa Polandia menggunakan alfabet Latin sehingga orang-orang sudah akrab dengan huruf-hurufnya dibandingkan dengan bahasa Mandarin dan Arab.

4. Bahasa Rusia

Bahasa rusia menggunakan alfabet Sirilik. Jadi terdapat beberapa huruf yang mungkin tidak dikenal masyarakat. Beberapa huruf Cyrillic jug terlihat familier, tetapi mengeluarkan bunyi yang berbeda dari huruf Latin yang menyerupai huruf tersebut. Misalnya, "B" dalam alfabet Sirilik mengeluarkan bunyi "V".

Berdasarkan tata bahasa,  biasanya mereka akan menghilangkan kata kerja. Misalnya dalam bahasa Rusia kalimat “Saya seorang Pelajar” akan menjadi “Saya Pelajar”. Bahasa Rusia  juga menggunakan banyak konsonan yang dikelompokkan bersama, yang membuat ejaan dan pengucapan menjadi tantangan yang cukup sulit.

5. Bahasa Turki

Bahasa Turki adalah bahasa aglutinatif, artinya prefiks dan sufiks yang dilampirkan pada kata-kata untuk menunjukkan arah, daripada menggunakan preposisi terpisah sehingga menghasilkan kosakata yang panjang.

Bahasa Turki juga menggunakan harmoni vokal, di mana vokal diubah atau diakhiri dengan ditambahkan untuk membuat kata tersebut mengalir lebih lancar. Sejumlah besar kosakata asing Turki berasal dari bahasa Arab. Hal itu yang menambah kesulitan untuk mempelajari bahasa Turki.

6. Bahasa Denmark

Bahasa Denmark pada dasarnya memiliki konsep tata bahasa yang relatif sederhana dan memiliki banyak kesamaan dengan bahasa Inggris. Namun, bahasa Denmark sangat sulit dalam pengucapannya. 

Banyak kata-kata dalam bahasa Denmark tidak terdengar seperti pegucapannya. Misalnya, “mit navn er” (nama saya) akan diucapkan “meet now’n air”.  Oleh karena itu menguasai pelafalan Denmark membutuhkan banyak latihan, menjadikannya bahasa ini jauh lebih sulit untuk dipelajari. / Fajar Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Akad Nikah Pakai Bahasa Arab, Ikrar Mempelai Pria Malah Bikin Ngakak

Viral Akad Nikah Pakai Bahasa Arab, Ikrar Mempelai Pria Malah Bikin Ngakak

Lifestyle | Rabu, 06 Januari 2021 | 15:08 WIB

Viral Pengantin Pria Akad Nikah Pakai Bahasa Arab, Jawabannya Bikin Ngakak

Viral Pengantin Pria Akad Nikah Pakai Bahasa Arab, Jawabannya Bikin Ngakak

Kaltim | Rabu, 06 Januari 2021 | 14:31 WIB

Kocak! Pengantin Gugup Ijab Kabul Pakai Bahasa Arab, Malah Jawab Begini

Kocak! Pengantin Gugup Ijab Kabul Pakai Bahasa Arab, Malah Jawab Begini

Kalbar | Rabu, 06 Januari 2021 | 11:22 WIB

Terkini

DPR Dorong Finalisasi Perpres Ojol Akhir Agustus Ini, Perkuat Perlindungan Pengojek dan Kurir

DPR Dorong Finalisasi Perpres Ojol Akhir Agustus Ini, Perkuat Perlindungan Pengojek dan Kurir

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dedie A. Rachim Inventarisir Sekolah dan Tempat Ibadah Terdampak

Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dedie A. Rachim Inventarisir Sekolah dan Tempat Ibadah Terdampak

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:21 WIB

Pegang Pantat Mahasiswi, Karyawan Hotel Ini Dicokok Warga

Pegang Pantat Mahasiswi, Karyawan Hotel Ini Dicokok Warga

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:18 WIB

FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga

FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa

Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat

Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026

Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri

Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat

Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa

Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×