Naikkan Omzet, Alasan UMKM Wajib Jualan Online Saat Pandemi Covid-19

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 22 Januari 2021 | 16:05 WIB
Naikkan Omzet, Alasan UMKM Wajib Jualan Online Saat Pandemi Covid-19
Pelaku UMKM melayani warga yang akan membeli produk UMKM yang dijual saat Promo 11.11 Gerai UMKM Ciledug Prima yang digelar di Kantor Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Rabu (11/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pandemi Covid-19 membawa perubahan bagi kehidupan masyarakat, termasuk di bidang perekonomian. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pihak yang merasakan dampak paling parah.

Beradasarkan data tahun 2018 yang disampaikan Ketua Tim Karya Nusantara, Deasy Nurmalasari, saat ini UMKM di Indonesia terbagi menjadi empat bagian yaitu, usaha mikro, kecil, menengah, dan besar.

"Sekitar 98,7 persen itu usaha mikro, sedangkan 1,22 persen usaha kecil, 0,09 persen usaha menengah, teeus 0,01 peesen untuk usaha besar. Struktur ini masih sama selama 10 tahun, hanya saja ada perubahan kecil masalah naik turunnya," Ucap Deasy Nurmalasari pada Webinar Kiat Sukses Raup Untung Dari Bisnis UMKM bersama Suara.com, Jumat, (22/01/2021).

Pandemi Covid-19 membuat para pengusaha UMKM mulai beralih satu per satu aktif untuk berjualan secara online. Hal ini karena berdasarkan data, jumlah Pengguna internet, media sosial, dan e-commerce sekita 175 juta, bahkan hampir 100 juta belanja melalui e-commerce.

Namun rupanya jumlah UMKM yang memiliki e-commerce hanya sekitar 4-10 persen. Padahal, melalui e-commerce, terutama saat pandemi sangat membantu agar omzet tetap naik.

Deasy menjelaskan, penjualan melalui online adalah salah satu cara untuk mempertahankan omzet. Terdapat beberapa hal yang menjadi alasan mengapa UMKM harus mulai mencoba berjualan melalui online atau e-commerce. Beberapa alasan tersebut antara lain:

1. Berjualan online memudahkan UMKM membaca tren pasar

Saat UMKM memutuskan untuk terjun berjualan online, baik di media sosial maupun e-commerce akan memudahkan para pelaku usaha mengetahui tren pasar.

Apalagi, saat pandemi pelaku usaha dengan konsumen tidak bertemu secara langsung jadi sulit untuk melihat pasar yang sedang diminati di masyarakat.

baca juga

Dengan berjualan secara online, pelaku UMKM bisa mencari tahu apa tren pasar saat itu. hal ini bisa diketahui dengan mencari di sistem pencarian google, hastag di media sosial, serta banyaknya pencarian di e-commerce. Hal ini akan membantu UMKM dalam menentukan penjualan.

2. Penjualan online membangun citra dan rekam jejak UMKM

Berjualan online dapat membangun citra atau toko dari hasil penjualan. Selain itu, ketika berjualan online juga bisa mengetahui berapa banyak calon pembeli yang mengunjungi toko.

Biasanya ketika terjun ke dunia online, para pembeli bisa melihat penilaian terhadap toko tersebut. Selain itu, pembeli juga bisa melihat jumalh pengikut dan testimoni di media sosial dan e-commerce.

Citra yang terbentuk dari penilaian para pembeli ini juga bisa membantu saat pelaku ingin melakukan kerja sama dengan UMKM lain. Hal ini karena saat tidak bisa betemu secara langsung, lalu untuk mengetahui kepercayaan toko tersebut dengan penilaian dari masyarakat. Jika penilaian baik, biasanya tingkat kepercayaan terhadap toko tersebut juga tinggi.

3. Berjualan online membangun hubungan dan interaksi konsumen

Biasanya, saat berjualan secara langsung membangun hubungan dapat terjadi ketika melayani pelanggan. Namun, ketika secara online interaksi pada konsumen bisa dilihat dari respons pelaku saat menjawab pertanyaan konsumen.

Media sosial terkadang lama untuk proses membalas. Untuk itu, pelaku bisa menyiapkan format menjawab agar dapat memberikan respons yang cepat kepada konsumen.

Di samping itu, pelaku juga bisa menyiapkan tanya jawab (FAQ) yang dicantumkan di media sosial atau e-commerce. Hal ini memudahkan pembeli mengetahui informasi mengenai toko tersebut. (Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global

Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kemendagri Koordinasikan Pemulihan Pascabencana Sumatera, Infrastruktur dan UMKM Jadi Prioritas

Kemendagri Koordinasikan Pemulihan Pascabencana Sumatera, Infrastruktur dan UMKM Jadi Prioritas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:19 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Nasib UMKM RI: Modal dan Akses Pasar Jadi Tantangan

Nasib UMKM RI: Modal dan Akses Pasar Jadi Tantangan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:38 WIB

UMKM Tak Cukup Go Digital, Keamanan Transaksi dan Legalitas Usaha Juga Penting

UMKM Tak Cukup Go Digital, Keamanan Transaksi dan Legalitas Usaha Juga Penting

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:30 WIB

68 Ribu UMKM Pasok MBG, Menteri UMKM Sebut Jumlahnya Masih Kurang

68 Ribu UMKM Pasok MBG, Menteri UMKM Sebut Jumlahnya Masih Kurang

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:42 WIB

68 Ribu UMKM Sudah Pasok Bahan Pangan MBG, Pemerintah Ingin Perluas Keterlibatan

68 Ribu UMKM Sudah Pasok Bahan Pangan MBG, Pemerintah Ingin Perluas Keterlibatan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Tak Semua Harus UMKM, Ketika Para Ahli tak Punya Tempat di Negara Sendiri

Tak Semua Harus UMKM, Ketika Para Ahli tak Punya Tempat di Negara Sendiri

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×