Banyak Warung Makan Terancam Tutup, Begini Tips Bertahan Selama Pandemi

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 22 Januari 2021 | 17:56 WIB
Banyak Warung Makan Terancam Tutup, Begini Tips Bertahan Selama Pandemi
Ilustrasi warung makan. (Dok: Wahyoo)

Suara.com - Pembatasan jarak selama masa pandemi tentu berpengaruh pada sejumlah usaha, tidak terkecuali pada warung makan kecil. Bahkan, sempet beredar kabar bahwa sebanyak 20 ribu warung tegal atau warteg dikabarkan bakal tutup karena terdampak pandemi.

Menanggapi hal tersebut, Founder & CEO Wahyoo Group, Peter Shearer, memberikan sejumlah tips agar warung makan dan khususnya warteg bisa bertahan selama masa pandemi. Salah satunya ialah dengan menyarankan pedagang warung makan untuk menjajakan hidangannya melalui media digital.

"Mereka harus go digital dan go online karena ini salah satu channel ini mereka bisa tetap berjualan, dan terlihat banyak permintaan warung makan yang ingin bergabung dengan GoFood dan Grag food,"ujar Peter dalam webinar, Jumat, (22/1/2021).

Selain memperluas pasar melalui media digital, Peter juga menyarankan bahwa para pedagang warung makan harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Dengan begitu akan menambah kepercayaan dari pembeli.

Pedagang melayani pembeli di Warteg Subsidi Bahari kawasan Jalan Fatmawati, Jakarta, Sabtu (28/3). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]
Pedagang melayani pembeli di Warteg Subsidi Bahari kawasan Jalan Fatmawati, Jakarta, Sabtu (28/3). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

"Kita memberikan mereka kesempatan berinovasi lewat menu baru dengan menu yang kita tawarkan sehingga tidak menjual masakan yang itu itu saja, sehingga ada pelanaggan baru yang makan di warung mereka," ujar dia.

Peter juga mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk selalu menjadi sahabat setia warung makan bahkan memberikan penghasilan tambahan bagi warung makan. Salah satu program yang sedang dialankan ialah #WarungMakanBisa.

Ia melanjutkan, bahwa pihaknya telah melakukan banyak sekali inisiatif untuk membantu mitra-mitra terus melanjutkan usahanya. Mulai dari memberikan fitur pay later dan memfasilitasi mitra-mitra untuk bisa berjualan secara online.

Tak hanya itu, kondisi yang kurang baik ini justru menyadarkan kita semua bahwa banyak sekali orang yang memiliki hati mulia untuk memperhatikan sesama dalam kondisi yang penuh dengan tantangan ini. #RantangHati adalah campaign yang membuktikan hal tersebut,.

Lewat kampanye ini banyak masyarakat, tokoh serta instansi perusahaan yang ikut bahu membahu bersama Wahyoo dalam memberikan semangat dan bantuan donasi yang sudah diberikan kepada lebih dari 70,000 orang dan membantu perekonomian 269 warung-warung Wahyoo.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berujung Pahit, Warganet Beli Nasi Lauk Cumi Pas Dibuka Isinya Bikin Nangis

Berujung Pahit, Warganet Beli Nasi Lauk Cumi Pas Dibuka Isinya Bikin Nangis

Bali | Jum'at, 22 Januari 2021 | 16:36 WIB

Pria Ini Beli Nasi Lauk Cumi, Publik Ikut Ngelus Dada Pas Lihat Isinya

Pria Ini Beli Nasi Lauk Cumi, Publik Ikut Ngelus Dada Pas Lihat Isinya

Lifestyle | Jum'at, 22 Januari 2021 | 15:05 WIB

Warung Burjo Legendaris di Jogja, Rumah Makan Ini Sediakan Menu Orisinal

Warung Burjo Legendaris di Jogja, Rumah Makan Ini Sediakan Menu Orisinal

Jogja | Kamis, 21 Januari 2021 | 18:36 WIB

Terkini

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:33 WIB

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

×