Unggah Foto Piring Kosong Bisa Bantu Masalah Kekurangan Pangan di Bali

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 25 Januari 2021 | 14:46 WIB
Unggah Foto Piring Kosong Bisa Bantu Masalah Kekurangan Pangan di Bali
Ilustrasi piring kosong. (Pixabay/@RitaE)

Suara.com - Persoalan kekurangan bahan pangan menjadi lebih serius sejak munculnya pandemi Covid-19 di seluruh dunia.

Itu terjadi karena tersedatnya distribusi pangan akibat adanya aturan kuncian hingga berkurangnya pasokan pangan yang diiringi dengan jumlah penutupan pasar sepanjang 2020. 

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menyatakan bahwa sebagian besar kasus penutupan pasar tradisional terjadi sejak Mei hingga Juli 2020.

Angkanya kemudian terus bertambah hingga 10 Oktober 2020 dengan tercatat sebanyak 193 pasar tradisional di seluruh Indonesia dilaporkan tutup sementara. 

Bali menjadi provinsi kelima tertinggi di Indonesia dengan jumlah sembilan pasar tradisional tutup sementara akibat Covid-19.

Untuk itu, Yayasan Scholars of Sustenance (SOS) Bali bersama Campaign.com mengajak masyarakat peduli terhadap krisis ketahanan pangan di Indonesia dengan cara yang paling sederhana. 

Mereka mengajak anak muda untuk mengikuti tantangan 15 hari konsisten untuk tidak menyisakan dan membuang makanan lewat kampanye #EmptyYourPlate dalam aplikasi Campaign #ForChange.

Lewat kampanye itu, SOS Bali akan mencairkan donasi sebesar Rp 100 juta dari empat sponsor yakni PT Maskapai Reasuransi Indonesia, PT Pioneerindo Gourmet International TBK (CFC), PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk, dan RestoDepot.

Inisiatif itu didasari juga laporan dalam Food Sustainability Index 2018 yang dirilis oleh The Economist Intelligence Unit bersama Barilla Center For Food and Nutrition Foundation.

baca juga

Dikatakan bahwa rata-rata orang Indonesia membuang sekitar 300 kilogram makanan per tahunnya. Masyarakat yang ingin terlibat hanya cukup mengunggah foto piring yang bersih dari sisa makanan.

Setiap satu foto setara dengan berdonasi sebesar Rp 25 ribu yang diberikan dari keempat sponsor melalui Yayasan Dunia Lebih Baik (YDLB).

"Semenjak Covid-19 melanda Indonesia pada 2020, SOS Bali telah menyediakan total 1.530.000 makanan yaitu sekitar 362,6 ton bagi keluarga yang membutuhkan di Bali," kata Project Manager SOS Duane James Denton dalam konferensi virtual SOS Bali Online Media Session, Senin (25/1/2021).

Mereka oenerima manfaat terdiri dari 16 panti asuhan, 4 panti bagi difabel, 24 komunitas masyarakat rentan, serta 34 desa di Bali.

Denton menyampaikan bahwa SOS telah berkolaborasi dengan HORECA dan pemerintah untuk mengentaskan isu-isu seputar pangan dan lingkungan.

Tetapi, persoalan kebutuhan bantuan untuk memenuhi pasokan pangan memang selalu meningkat secara signifikan. 

"Harapannya, anak muda semakin peka dengan isu ini, berkomitmen untuk mengurangi sampah makanan sekaligus berperan mengentaskan krisis pangan," ucapnya.

Tantangan tersebut masih berlangsung hingga akhir Maret 2021 dan donasi yang terkumpul akan disalurkan dalam bentuk pasokan makanan bagi kelompok rentan di Bali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan: Berkat Pupuk, Nilai Tambah Produksi Pertanian RI Capai 250 Persen

Mentan: Berkat Pupuk, Nilai Tambah Produksi Pertanian RI Capai 250 Persen

Bisnis | Senin, 25 Januari 2021 | 13:52 WIB

Tangisan Pedagang Pasar Sragen Dampak PPKM yang Akan Diperpanjang

Tangisan Pedagang Pasar Sragen Dampak PPKM yang Akan Diperpanjang

Surakarta | Senin, 25 Januari 2021 | 11:01 WIB

Penumpukan Sampah Masih Terjadi di Sejumlah Pasar Pekanbaru

Penumpukan Sampah Masih Terjadi di Sejumlah Pasar Pekanbaru

Riau | Senin, 25 Januari 2021 | 10:44 WIB

Terkini

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:53 WIB

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:50 WIB

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 07:22 WIB

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

×