Gara-gara Kisruh Eiger, Postingan Ridwan Kamil Ini Jadi Bulan-bulanan

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 29 Januari 2021 | 11:55 WIB
Gara-gara Kisruh Eiger, Postingan Ridwan Kamil Ini Jadi Bulan-bulanan
Gara-gara Kisruh Eiger, Postingan Ridwan Kamil Ini Jadi Bulan-bulanan Warganet. (Dok Twitter/@ridwankamil)

Suara.com - Produsen perlengkapan outdoor dan hiking Eiger menjadi bahan pembicaraan di media sosial lantaran mengkritik konten review yang dibuat para youtuber.

Namun tak disangka buntut dari sikap blunder Eiger ini membuat postingan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut menjadi bulan-bulanan warganet

Di Twitter lelaki yang akrab disapa Kang Emil itu memposting program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau CSR yang bekerjasama dengan Eiger.

Namun bukannya mendapat dukungan, warganet malah mengkritik postingan foto yang diunggah Kang Emil. Bukan kritikan biasa, namun kata-kata yang digunakan warganet serupa dengan kata yang digunakan Eiger untuk mengkritik para youtuber.

Gara-gara Kisruh Eiger, Postingan Ridwan Kamil Ini Jadi Bulan-bulanan Warganet. (Dok Twitter/injodotid)
Gara-gara Kisruh Eiger, Postingan Ridwan Kamil Ini Jadi Bulan-bulanan Warganet. (Dok Twitter/injodotid)

"Ada baiknya dihapus saja foto ini Pak, daripada dikirim surat keberatan dari eiger karena: 1. Ada bapak-bapak gondrong nggak pakai helm dan nggak pakai masker. 2. Ada anak kecil nggak pakai celana, malah celananya ditaruh di pindah ibunya," tulis @injodotid pada postingan Kang Emil.

"Pak Ridwan lebih baik dihapus saja postingannya, itu kualitas foto yang pegang tas kurang jelas logo eiger-nya, lightingnya kurang proper, daripada nanti dikomplain sama tim legal-nya eiger," timpal @ndrandri.

"Ini kualitas gambarnya kurang bagus terus lokasinya kurang proper kok sama @eigeradventure malah di "TERIMA KASIHIN" giliran pelanggan yg review disuruh take down video," keluh @Imelda_anatasya.

Sebelumnya Eiger tiba-tiba menjadi trending topic di Twitter, menyusul beredarnya surat keberatan Eiger lantaran produknya direview di salah satu channel YouTube.

Surat itu dibagikan Dian Widiyanarko dengan nama akun @duniadian yang mengaku kaget mendapat surat keberatan dari pihak Eiger atas video review salah satu produk eiger di kanal YouTube miliknya.

baca juga

Dalam surat bernomor 19/Legal-Eigerindo/I/2021 itu, Eiger mengaku keberatan dengan video unggahan Dian yang berjudul 'Review Kacamata EIGER Kerato I Cocok Jadi Kacamata Sepeda'. Padahal Dian mengaku tidak diendorse saat membuat video tersebut. 

"Halo @eigeradventure, jujur kaget saya dapat surat begini dari anda. Lebih kaget lagi baca poin keberatannya. Saya kan review produk gak Anda endorse. Kalau Anda endorse atau ngiklan boleh lah komplain begitu. Lah ini beli, gak gratis, lalu review pake alat sendiri," tutur Dian dalam utasnya dikutip Suara.com, Kamis (28/1/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits: Siswa SD Bercita-cita Jadi TPP, Viral Komplain Eiger ke YouTuber

Hits: Siswa SD Bercita-cita Jadi TPP, Viral Komplain Eiger ke YouTuber

Lifestyle | Jum'at, 29 Januari 2021 | 09:42 WIB

Heboh Eiger Tegur YouTuber, Reza Arap hingga Ernest Prakasa Berkomentar

Heboh Eiger Tegur YouTuber, Reza Arap hingga Ernest Prakasa Berkomentar

Entertainment | Jum'at, 29 Januari 2021 | 09:01 WIB

Mengaku Salah, Eiger Minta Maaf Terkait Surat Keberatan Review Produk

Mengaku Salah, Eiger Minta Maaf Terkait Surat Keberatan Review Produk

Lifestyle | Jum'at, 29 Januari 2021 | 05:55 WIB

Terkini

Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta

Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:46 WIB

17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?

17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural

Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Inul Daratista Tegas Tolak Tawaran Masuk Politik: Takut Jadi Umpan Politik dan Tumbal Keadaan

Inul Daratista Tegas Tolak Tawaran Masuk Politik: Takut Jadi Umpan Politik dan Tumbal Keadaan

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:34 WIB

Koalisi Ojol Nasional Tegaskan Tak Ikut Demo 27 Agustus: Driver Harus Waspadai Hoaks

Koalisi Ojol Nasional Tegaskan Tak Ikut Demo 27 Agustus: Driver Harus Waspadai Hoaks

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla

Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla

Kaltim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup

Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:12 WIB

Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT

Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:11 WIB

GPI Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi Demo: Jangan Klaim Diri Merepresentasikan Rakyat

GPI Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi Demo: Jangan Klaim Diri Merepresentasikan Rakyat

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:10 WIB

×