Cerita Rakyat Timun Mas, Kasih Sejati Seorang Ibu

Rifan Aditya

Selasa, 09 Februari 2021 | 14:26 WIB
Cerita Rakyat Timun Mas, Kasih Sejati Seorang Ibu
Cerita Rakyat Timun Mas dan Buto Ijo (Tangkapan layar YouTube Lagu Anak TV)

Suara.com - Salah satu dongeng yang cukup menarik adalah cerita rakyat Timun Mas, yang menceritakan perjuangan seorang ibu menyelamantkan anaknya dari sergapan raksasa.

Mengenal cerita rakyat dari berbagai daerah di Indonesia bisa jadi satu pengetahuan yang menarik. Selain nilai kearifan lokal yang dimuat, setiap cerita rakyat juga memiliki pesan menarik yang bisa dijadikan pelajaran, seperti dongeng Timun Mas berikut ini.

Cerita Rakyat Timun Mas

Cerita dimulai dengan kisah seorang janda tua bernama Mbok Srini, yang kesepian dan mengharapkan kehadiran anak. Ia berharap ada keajaiban yang bisa mewujudkan keiginannya tersebut.

Lalu di suatu malam, ia bermimpi didatangi raksasa yang memberikan pesan untuk mengambil bungkusan yang ada di bawah pohon besar, yang katanya adalah jawaban dari harapannya.

Percaya tidak percaya, Mbok Srini kemudian mendatangi hutan dan melihat pohon yang persis seperti di dalam mimpinya. Benar saja, di sebuah lubang ditemukan sebuah bungkusan yang sangat kecil. Penasaran, Mbok Srini membuka bungkusan tersebut dan ternyata isinya adalah sebuah biji timun.

Tiba-tiba terdengar suara keras dan menyeramkan. Sang raksasa yang ada di mimpinya benar-benar hadir dihadapannya.

Singkat cerita Mbok Srini membuat kesepakatan dengan raksasa tersebut, untuk menanam biji timun yang diberikannya. Nantinya, akan ‘lahir’ seorang anak perempuan yang bisa menemani Mbok Srini dalam waktu tertentu, sebelum kemudian diambil oleh raksasa.

Setelah dirawat dengan baik, tanaman tersebut tumbuh dan benar-benar ‘melahirkan’ seorang anak perempuan cantik. Anak ini diberi nama Timun Mas. Timun Mas sendiri kemudian dirawat dan dibesarkan dengan baik serta penuh kasih oleh Mbok Srini.

baca juga

Tak terasa waktu yang disepakati Mbok Srini dan raksasa telah dekat. Raksasa hadir kembali di mimpinya untuk menagih janji Mbok Srini untuk mengembalikan Timun Mas.

Mbok Srini yang terlanjur mengasihi Timun Mas tidak rela anaknya itu diambil oleh raksasa, dan mencari cara untuk menyelamatkan Timun Mas. Bantuan tiba dalam bentuk seorang petapa yang memberikan empat bungkusan. Bungkusan ini berisi senjata yang bisa digunakan melawan raksasa, dan bisa digunakan oleh Timun Mas.

Tak berapa lama raksasa mendatangi gubuk milik Mbok Srini, dan meminta TImun Mas untuk ikut dengannya. Mbok Srini dan Timum Mas bersepakat bahwa keduanya akan berpisah, Mbok Srini menghadapi raksasa dan Timun Mas lari sejauh mungkin. Tidak berhasil mengalihkan perhatian raksasa, Mbok Srini tersungkur tak berdaya dihadapan raksasa yang marah.

Raksasa kemudian mengejar Timun Mas. Satu per satu senjata yang diberikan oleh petapa tersebut dikeluarkan untuk menghalau raksasa. Senjata pertama adalah biji timun, yang ketika dilemparkan membuat area di belakangnya ditumbuhi tanaman timun yang begitu banyak, hingga membelit raksasa dan menghambatnya. Sialnya cara pertama ini gagal dan raksasa terus mengejarnya.

Kedua, ia melemparkan jarum yang ia pegang dalam bungkusan. Jarum tersebut berubah jadi hutan bambu yang runcing dan melukai raksasa. Kembali, cara yang digunakan ini masih gagal.

Pada bungkusan ketiga, Timun Mas melemparkan garam ke tanah dibelakangnya. Raksasa yang makin murka tak peduli, dan mendadak terjebak di dalam lautan luas. Sial, raksasa masih bisa melewati halangan ini.

Senjata pamungkas yang dimilikinya adalah terasi, yang ketika dilemparkan membuat area di sekitarnya menjadi lautan lumpur yang begitu pekat. Raksasa akhirnya terjebak dan tidak lagi bisa mengejar Timun Mas. Ia selamat, dan kembali berkumpul dengan Mbok Srini dan hidup bahagia hingga akhir waktu.

Pesan Moral Cerita Rakyat Timun Mas

Kasih seorang ibu memang tidak memiliki batas, dan usaha yang sungguh-sungguh tidak pernah menghianati hasil. Demikian pesan sederhana yang ingin disampaikan lewat cerita ini.

Cerita rakyat Timun Mas ini semoga bisa jadi satu hiburan menyegarkan untuk Anda yang membacanya.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Rakyat di Balik Mitos Kutukan Presiden Lengser Usai Kunjungi Kediri

Cerita Rakyat di Balik Mitos Kutukan Presiden Lengser Usai Kunjungi Kediri

Jatim | Senin, 17 Februari 2020 | 16:00 WIB

Cerita Rakyat Batak Akan Dipentaskan di Singapura

Cerita Rakyat Batak Akan Dipentaskan di Singapura

Lifestyle | Senin, 27 Januari 2020 | 12:11 WIB

Makna Cerita Rakyat "Pilanduk dan Biawak"

Makna Cerita Rakyat "Pilanduk dan Biawak"

Lifestyle | Minggu, 10 Desember 2017 | 16:15 WIB

Terkini

5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari

5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet

Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:18 WIB

3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet

3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:16 WIB

Denim, Gaya Hidup, dan Masa Depan Fashion Berkelanjutan

Denim, Gaya Hidup, dan Masa Depan Fashion Berkelanjutan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:01 WIB

Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif

Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:01 WIB

Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli

Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 15:20 WIB

Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui

Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:50 WIB

5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh

5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:13 WIB

Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani

Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:09 WIB