Dampak Pandemi, Masa Depan Anak dan Remaja Indonesia Rentan Terlantar

Vania Rossa

Sabtu, 27 Februari 2021 | 21:17 WIB
Dampak Pandemi, Masa Depan Anak dan Remaja Indonesia Rentan Terlantar
HSBC Indonesia dukung pendampingan anak-anak SOS Children’s Villages. (Dok. SOS Children’s Villages)

Suara.com - Hampir satu tahun sejak diumumkannya kasus pertama Covid-19 di Indonesia, namun pandemi belum juga berakhir. Tantangan sosial-ekonomi timbul untuk tiap elemen masyarakat, termasuk yang jarang mendapat perhatian, yakni anak dan remaja Indonesia yang rentan terlantar.

Anak dan remaja adalah korban yang tidak terlihat, mengingat adanya dampak panjang terhadap kesehatan, kesejahteraan, perkembangan, dan masa depan anak. Dampak tidak langsung ini salah satunya dirasakan saat pemerintah menghentikan sementara proses pembelajaran secara tatap muka sejak bulan Maret 2020.

Menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sebanyak 60 juta siswa tidak dapat belajar di sekolah. Langkah ini diambil untuk menghindari adanya penyebaran virus di area sekolah. Namun, sayangnya tidak semua anak di negeri kita ini mempunyai sumber daya untuk mengakses pendidikan secara daring. Masih banyak anak yang memiliki keterbatasan, terutama mereka yang berisiko atau telah kehilangan pengasuhan orangtua.

Dalam kondisi sulit ini, anak dan remaja yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orangtua, merasakan dampak yang signifikan, seperti minimnya akses kesehatan dan ketiadaan fasilitas pembelajaran jarak jauh.

Anak-anak SOS Children’s Villages. (Dok. SOS Children’s Villages)
Anak-anak SOS Children’s Villages. (Dok. SOS Children’s Villages)

Berdasarkan data BPS tahun 2018, terdapat sekitar 4,1 juta anak kehilangan pengasuhan orangtua kandung dan harus tinggal bersama keluarga lain atau bahkan ditelantarkan.

Anak dan remaja yang tidak mendapatkan pengasuhan orangtua cenderung terdampak lebih parah ketika terjadi bencana, termasuk ketika pandemi Covid-19. Akibatnya, tidak ada yang dapat membantu penuhi kebutuhan mereka sebagai seorang anak dan remaja, sehingga mereka membutuhkan perhatian lebih di saat seperti ini.

SOS Children’s Villages Indonesia sebagai organisasi nirlaba yang fokus pada pengasuhan alternatif dan penguatan keluarga rentan, mengambil bagian dengan mendirikan desa anak untuk 946 anak yang telah kehilangan pengasuhan di 8 lokasi di Indonesia. Selain itu, SOS juga memiliki program penguatan keluarga bagi keluarga rentan di 10 lokasi. Dari ribuan keluarga yang didampingi, SOS juga memastikan 6333 anak yang berisiko kehilangan pengasuhan mendapatkan pemenuhan atas hak-hak mereka.

HSBC Indonesia sebagai salah satu mitra dan pemangku kepentingan dari sektor swasta, menaruh perhatian khusus pada masa depan anak dan remaja Indonesia yang telah atau terancam kehilangan pengasuhan orangtua. Dengan semangat membantu anak-anak dan remaja bangkit dari dampak pandemi, HSBC Indonesia turut berkontribusi bagi generasi bangsa dengan mendukung pendampingan anak-anak SOS Children’s Villages melalui beberapa kanal, yaitu program kesehatan, dukungan infrastruktur pembelajaran, dan pelatihan keahlian bagi remaja.

Program ini akan berjalan selama satu tahun di 2021 dan diharapkan mampu memberikan pembekalan dan penguatan bagi anak dan remaja untuk menghadapi tantangan dan kebutuhan di masa pandemi, demi masa depan yang baik bagi mereka dan bangsa.

baca juga

Presiden Direktur PT Bank HSBC Indonesia François De Maricourt, dalam konferensi pers secara daring, mengatakan, “Sejak lama HSBC memberikan dukungan di bidang edukasi di seluruh dunia, terutama dalam membantu generasi muda yang kurang beruntung mengakses pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Saat ini, upaya kami bertitik berat pada pengembangan kemampuan kerja yang dibutuhkan di dunia modern. Dengan teknologi yang berkembang pesat, berbagai keterampilan kini dibutuhkan untuk berhasil di tempat kerja. Karenanya, program ini adalah bagian dari fokus penting dalam strategi keberlanjutan kami untuk membangun keterampilan masa depan bagi masyarakat di tempat kami berada, untuk membuka dunia yang penuh peluang.”

Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages Indonesia, mengucapkan terima kasih untuk segala bentuk perhatian yang telah diberikan oleh HSBC Indonesia. Ia berharap kesempatan berharga yang telah diupayakan oleh HSBC Indonesia dapat memotivasi anak-anak untuk mengejar masa depannya dengan semangat terlepas dari segala kondisi dan keterbatasan yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desa Bulakan, Sentra Batu Bata Merah Kokoh Bertahan di Tengah Pandemi

Desa Bulakan, Sentra Batu Bata Merah Kokoh Bertahan di Tengah Pandemi

Banten | Rabu, 24 Februari 2021 | 18:00 WIB

Dampak Pandemi Pada Posyandu dan Generasi Masa Depan

Dampak Pandemi Pada Posyandu dan Generasi Masa Depan

News | Selasa, 23 Februari 2021 | 12:11 WIB

Mengatasi Kelelahan Mental dan Fisik Akibat Pandemi

Mengatasi Kelelahan Mental dan Fisik Akibat Pandemi

Video | Senin, 15 Februari 2021 | 19:46 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×