6 Cara Memaksimalkan Penyimpanan dalam Kulkas

Vania Rossa

Sabtu, 27 Maret 2021 | 17:14 WIB
6 Cara Memaksimalkan Penyimpanan dalam Kulkas
Ilustrasi kulkas. (Shutterstock)

Suara.com - Sejak pertama kali diciptakan pada 1939, kulkas menjadi salah satu penemuan teknologi paling revolusioner dan penting untuk kebutuhan rumah tangga. Dengan bantuan temperatur dingin, makanan dan minuman bisa dikonsumsi dan disimpan dalam jangka waktu yang jauh lebih panjang.

Setidaknya dengan teknologi kulkas dan freezer saat ini, ada beberapa bahan makanan tertentu yang bisa disimpan sampai satu tahun saat dibekukan. Tidak heran, kulkas pernah dijuluki ‘kotak ajaib’ di awal kemunculannya pada abad ke-20.

Meski hadir dengan segala kepraktisan dan kemudahan, bukan berarti kulkas cuma jadi tempat menyimpan dan mendinginkan makanan. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan supaya kulkas bisa menyimpan semua bahan makanan dan minuman di rumah dengan efektif.

Pastikan juga agar kulkas tidak menjadi tempat bakteri berkembang biak dan memperburuk kualitas makanan di dalamnya. Untuk itu, Dekoruma memberikan enam cara untuk memaksimalkan kapasitas dan kualitas penyimpanan makanan dalam kulkas dan freezer.

1. Menjaga Kulkas dan Freezer dalam Suhu Optimalnya
Maksud dari fasilitas pendingin yang dimiliki kulkas adalah untuk memperlambat bertumbuhnya bakteri yang membuat makanan basi. Maka dari itu, produsen kulkas sudah menetapkan suhu optimal supaya makanan dan minuman tetap terjaga kualitasnya.

Untuk kulkas, suhu optimalnya adalah 4 derajat Celcius. Sementara, freezer akan bekerja paling optimal pada suhu -18 derajat Celcius. Setelah memastikan suhu kulkas dan freezer sudah optimal, baru Anda bisa fokus pada penataan dan penyimpanan.

2. Cermati Apakah Perlu Didinginkan atau Tidak
Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan pemilik kulkas adalah mendinginkan bahan-bahan makanan yang tidak perlu didinginkan. Ini hanya akan memenuhi membuang-buang ruang di dalam kulkas yang seharusnya bisa digunakan untuk menyimpan makanan lain.

Beberapa orang ada yang mendinginkan saus sambal, saus tomat, beragam jenis kacang, bumbu masakan, bawang-bawangan, sampai selai kacang atau selai hazelnut. Padahal, bahan-bahan ini tidak perlu didinginkan.

3. Memperhatikan Wadah Penyimpanan dengan Saksama
Idealnya, wadah penyimpanan makanan dan minuman di dalam kulkas harus kedap udara. Bila tidak, hawa dingin yang langsung mengenai makanan malah mempercepat pertumbuhan bakteri dan jamur. Begitu juga di freezer yang bisa menyebabkan freezer burn dan merusak cita rasa makanan.

baca juga

Oleh karenanya, simpan makanan, terutama yang mentah, dalam kontainer kedap udara atau ziplock bag. Untuk kemudahan akses, wadah-wadah ini bisa transparan dan diberi label.

4. Mengenal Zona Dingin Kulkas
Meskipun sudah diatur suhu optimalnya, tetap saja ada beberapa area di dalam kulkas yang lebih dingin dari area yang lain. Misalnya bagian dalam kulkas jauh lebih dingin daripada bagian depan atau pintu. Dengan mengetahui zona-zona dingin ini, Anda bisa punya strategi tersendiri untuk mengatur barang-barang.

Untuk minuman kaleng, jus, susu, atau air mineral yang ingin dikonsumsi dingin, letakkan di bagian belakang kulkas. Telur juga sebenarnya lebih baik disimpan di area terdingin kulkas alih-alih di pintu kulkas. Sementara masakan sisa atau bahan makanan yang akan dikonsumsi dalam waktu dekat bisa ditaruh di zona yang lebih hangat.

5. Kuasai Teknik Penataan Kulkas yang Efisien
Kulkas dan freezer normalnya terdiri dari beberapa tingkatan laci dan rak yang didedikasikan untuk menyimpan jenis makanan dan minuman yang berbeda-beda. Ketika Anda sudah mengetahui zona dingin dan fungsi dari laci dan rak pada kulkas, Anda bisa menata kulkas berdasarkan jenis, fungsi, atau kelompok makanan.

Misalnya, susun kaleng dan botol minuman dalam posisi tidur daripada berdiri untuk menghemat ruang. Pastikan tidak menggabungkan sayur dan buah yang mengeluarkan gas etilena di laci bawah kulkas supaya tidak cepat busuk.

6. Tidak Menyimpan Muatan Terlalu Penuh dan Berat
Meski tampak besar dan mampu menampung banyak barang, sebisa mungkin jangan membuat kulkas menjadi terlalu penuh dan berat. Kulkas yang terlalu penuh justru memblokir sirkulasi udara yang optimal. Ini menyebabkan bakteri dan jamur jadi cepat bertumbuh dan makanan jadi cepat basi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Apartemen Ditinggal Setahun Bikin Merinding, Kulkas Penuh Belatung

Kondisi Apartemen Ditinggal Setahun Bikin Merinding, Kulkas Penuh Belatung

Hits | Selasa, 23 Maret 2021 | 06:49 WIB

Kreatif, Pria Ini Ubah Kulkas Bekas Jadi Mobil Replika Berkelas

Kreatif, Pria Ini Ubah Kulkas Bekas Jadi Mobil Replika Berkelas

Otomotif | Minggu, 07 Maret 2021 | 12:09 WIB

Bingung Taruh Buah dan Sayur di Mana, Nagita Minta Dibelikan Kulkas Baru

Bingung Taruh Buah dan Sayur di Mana, Nagita Minta Dibelikan Kulkas Baru

Jogja | Sabtu, 13 Februari 2021 | 18:41 WIB

Terkini

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

SPBU Baru Akan Dibangun di Kawasan CPI Hari Ini

SPBU Baru Akan Dibangun di Kawasan CPI Hari Ini

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:01 WIB

Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar: Bahas Finansial, Lingkungan, hingga Peluang Anak Muda

Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar: Bahas Finansial, Lingkungan, hingga Peluang Anak Muda

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:00 WIB

×