Jadi Manajer Keuangan Keluarga, Ini 3 Ketakutan Ibu Selama Pandemi

Rabu, 31 Maret 2021 | 07:15 WIB
Jadi Manajer Keuangan Keluarga, Ini 3 Ketakutan Ibu Selama Pandemi
Ilustrasi pengelolaan keuangan rumah tangga. (Pixabay/jarmoluk)

Suara.com - Pandemi Covid-19 memang sangat mempengaruhi setiap sendi kehidupan manusia, termasuk ekonomi rumah tangga.

Konsultan Finansial Prita Ghozie, mengungkap data yang ia peroleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) yang menyatakan ada peningkatan konsumsi sebesar 42,1 persen selama pandemi Covid-19.

"Jadi bayangkan kalau orang pada teriak pusing, wajar karena naiknya lumayan tinggi. Karena itulah adanya peningkatan kecemasan para ibu dalam mengatur keuangan keluarga," papar Prita dalam acara MyBABYMomversity 2021, Selasa (30/3/2021).

Prita juga mengingatkan setidaknya ada 3 hal dalam keuangan keluarga yang menganggu kecemasan para ibu sebagai manajer keuangan.

1. Khawatir pandemi berlangsung lama

Pandemi Covid-19 yang belum berkesudahan dan tak berujung ini ternyata memicu kecemasan para ibu, karena dengan begitu semakin lama para ibu menyiasati keuangan agar bisa bertahan.

"Karena semakin lama pandemi ini berlangsung, akan berpengaruh terhadap kemampuan mereka (para ibu) memberikan pemasukan dalam rumah tangga. Termasuk seperti apa kira-kira pola hidup yang harus dijalankan ke depannya," jelas Prita.

2. Kekhawatiran dan kesehatan

Saat pandemi biaya untuk menunjang kesehatan juga diakui Prita sangat naik drastis mencapai 44,3 persen. Lantaran pembelian masker hingga hand santizer jadi kebutuhan vital.

Baca Juga: Cha-Ching Kid$ at Home, Siapkan Anak Sejahtera Keuangan di Masa Depan

"Ternyata pembelian budget kesehatan, karena kita memang diminta untuk memakai masker menjaga jarak dan lain-lain. Jadi itu hal yang menantang para ibu," imbuhnya.

3. Khawatir penurunan pemasukan

Masa pandemi adalah masa ketidakpastian, termasuk ketidakpastian pemasukan yang bisa kapan saja terdampak, seperti pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Pemasukan keluarga buat ibu khawatir, kalau ada yang mengalami penurunan dalam income, atau mungkin pasangan suami tidak bisa bekerja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI