Sepeda Mahal, Benarkah Lebih Aman dan Nyaman?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 06 April 2021 | 13:06 WIB
Sepeda Mahal, Benarkah Lebih Aman dan Nyaman?
Ilustrasi Sepeda Mahal. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Bagi orang awam, mungkin akan berpikir harga sepeda jauh lebih murah daripada motor dan mobil karena tidak dilengkapi dengan mesin atau bahan bakar apa pun. Padahal jangan salah, beberapa sepeda bahkan ada yang harganya setara dengan satu mobil. Ya, nominalnya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Manager Operational Build a Bike Jimmy mengatakan bahwa harga sepeda bisa mencapai ratusan juta lantaran bahan yang dipakai dalam pembuatan komponen grup set. Merek sepeda asal Amerika Serikat, Trek, adalah salah satu yang harganya bisa mencapai Rp 400 juta.

"Kalau harga sampai ratusan juta biasanya itu dari bahan karbon, dia ada grupset, terus dari desain. Trek itu kita ada dua jenis, yang satu masih asli bikinan Amerika, yang satu bikinan dari Taiwan. Asli Amerika ini biasanya kita sebut project one, itu harga jualnya memang lebih tinggi dibandingkan dengan yang buatan Taiwan," jelas Jimmy ditemui suara.com di Pusat Sepeda, Pantai Indah Kapuk, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Walau harganya mencapai ratusan juta, menurut Jimmy, bukan jadi jaminan pasti sepeda akan nyaman dan aman dipakai. Kenyamanan memakai sepeda juga perlu disesuaikan dengan postur tubuh pemakainya, bukan hanya desain atau bahan komponen sepeda.

"Sepeda mahal belum tentu juga enak dipakai, atau sepeda murah juga bisa enak dipakai. Karena orang beli sepeda itu kan bukan hanya dari harga, jenis, tapi dari fitting sesuai dengan ukuran tinggi badan. Dari ukuran orang bisa merasa nyaman atau nggak nyaman pakai sepeda itu," ucapnya.

Sedangkan untuk keamanan juga tergantung dari penggunaan si pemakai. Menurut Jimmy, setiap jenis sepeda memiliki karakter dan kegunaan masing-masing. Ia mencontohkan, orang yang terbiasa memakai sepeda gunung belum tentu bisa mengendalikan sepeda balap yang jenis bannya berbeda.

Kesalahan dalam cara mengendarai sepeda itu pula yang bisa berdampak pada kenyamanan bersepeda dan membahayakan keamanan.

"Orang mungkin bisa pakai MTB (mountain bike) biasanya tegak, sekarang dia mau pakai sepeda balap tiba-tiba dia harus agak bungkuk. Terus bannya juga lebih kecil, otomatis endingnya juga pasti lebih sulit dibandingkan MTB yang bannya besar. Itu butuh penyesuaian, butuh waktu lama supaya bisa sesuai dengan pemakainya," paparnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembangunan Tugu Sepeda di Jakarta

Pembangunan Tugu Sepeda di Jakarta

Foto | Senin, 05 April 2021 | 16:51 WIB

Hore! Fly Over Lenteng Agung dan Tanjung Barat akan Punya Jalur Sepeda

Hore! Fly Over Lenteng Agung dan Tanjung Barat akan Punya Jalur Sepeda

Jakarta | Kamis, 01 April 2021 | 10:59 WIB

Tempelkan Pesan Menyentuh di Belakang Motor, Pembeli Dinilai Tak Sopan

Tempelkan Pesan Menyentuh di Belakang Motor, Pembeli Dinilai Tak Sopan

Hits | Kamis, 01 April 2021 | 07:05 WIB

Terkini

Geledah Banjarmasin dan Banjarbaru, KPK Temukan Dokumen Terkait Dugaan Korupsi Pajak

Geledah Banjarmasin dan Banjarbaru, KPK Temukan Dokumen Terkait Dugaan Korupsi Pajak

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:37 WIB

Kinerja Makin Solid, Dirut BRI: Laba Semester I 2026 Naik 17,5 Persen

Kinerja Makin Solid, Dirut BRI: Laba Semester I 2026 Naik 17,5 Persen

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Perbedaan Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Beserta Gambarnya

Perbedaan Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Beserta Gambarnya

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:33 WIB

GRIB Jaya Ungkap Dugaan Penyebab Posko Terbakar: Charger HP di Atas Kulkas

GRIB Jaya Ungkap Dugaan Penyebab Posko Terbakar: Charger HP di Atas Kulkas

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Tak Langsung Rehabilitasi, Revaldo Fifaldi Resmi Ditahan di Sel Mapolres Jakbar

Tak Langsung Rehabilitasi, Revaldo Fifaldi Resmi Ditahan di Sel Mapolres Jakbar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Investor Asing Guyur Pasar Saham RI Lagi, BBRI Paling Banyak Dibeli

Investor Asing Guyur Pasar Saham RI Lagi, BBRI Paling Banyak Dibeli

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Janda Korban Turbulensi Singapore Airlines SQ321 Gugat Maskapai ke Pengadilan Inggris

Janda Korban Turbulensi Singapore Airlines SQ321 Gugat Maskapai ke Pengadilan Inggris

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Review Film Wings of Dread: Aksi Brutal Polisi Melindungi Penumpang

Review Film Wings of Dread: Aksi Brutal Polisi Melindungi Penumpang

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Janda Korban Turbulensi Singapore Airlines SQ321 Gugat Maskapai ke Pengadilan Inggris

Janda Korban Turbulensi Singapore Airlines SQ321 Gugat Maskapai ke Pengadilan Inggris

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:19 WIB

8 Cara Mencuci Sepeda Gunung yang Benar agar Komponen Awet dan Performa Maksimal

8 Cara Mencuci Sepeda Gunung yang Benar agar Komponen Awet dan Performa Maksimal

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:15 WIB

×