Janda Korban Turbulensi Singapore Airlines SQ321 Gugat Maskapai ke Pengadilan Inggris

Pebriansyah Ariefana

Senin, 31 Agustus 2026 | 13:19 WIB
Janda Korban Turbulensi Singapore Airlines SQ321 Gugat Maskapai ke Pengadilan Inggris
Pesawat Airbus Singapore Airlines. (Shutterstock)
baca 10 detik

Linda Kitchen menuntut Singapore Airlines di High Court Inggris atas cidera patah tulang belakang dan kematian suaminya.

Suara.com - Linda Kitchen, janda berusia 74 tahun yang selamat dari insiden turbulensi maut penerbangan Singapore Airlines SQ321, resmi mendaftarkan gugatan hukum terhadap maskapai tersebut di High Court Inggris.

Langkah hukum ini diambil untuk memperoleh ganti rugi finansial guna membiayai perawatan medis spesialis akibat cidera patah tulang belakang yang dideritanya.

Dikutip dari CNA, gugatan ini menandai babak baru penuntutan akuntabilitas maskapai atas tragedi Mei 2024 yang menewaskan suaminya, Geoff Kitchen (73 tahun), di tengah penerbangan rute London menuju Singapura.

Singapore Airlines (instagram/singaporeairid)
Singapore Airlines (instagram/singaporeairid)

Pihak keluarga melayangkan dua gugatan resmi sekaligus, yakni tuntutan atas nama pribadi Linda Kitchen serta tuntutan mewakili aset dan hak peninggalan almarhum suaminya.

Langkah Linda Kitchen juga diikuti oleh sederet penumpang lain seperti Bradley Richards, Jack Jenkins, Hannah Fullerton, Andrew Dawood, Bryan Matthews, serta pasangan Pauline dan Michael Rainey yang turut mengajukan gugatan serupa.

Mengapa Korban SQ321 Memilih Jalur Hukum Sekarang?

Pihak Singapore Airlines memilih untuk tidak memberikan tanggapan resmi terkait dokumen gugatan hukum yang kini telah masuk ke meja hijau.

Maskapai menyampaikan bahwa mereka tidak dapat mengomentari perkara yang sedang berjalan di dalam proses peradilan.

Tragedi ini bermula saat pasangan suami istri tersebut hendak memulai liburan enam minggu menuju Singapura, Indonesia, dan Australia.

baca juga

Pesawat Boeing 777-300ER yang mereka tumpangi mendadak dihantam turbulensi hebat saat melintas di atas wilayah udara Myanmar.

Guncangan dahsyat yang terjadi membuat Linda menyangka pesawat yang mereka tumpangi akan jatuh ke tanah.

Tubuh suaminya terlempar dan menindih Linda hingga tubuh sang istri terhimpit kuat di sandaran tangan kursi penumpang.

Beberapa penumpang lain segera menolong untuk memindahkan tubuh Geoff sebelum seorang dokter di pesawat bergegas memberikan tindakan resusitasi jantung paru (CPR).

Pesawat kemudian mendarat darurat di Bangkok agar para korban terluka bisa segera mendapatkan pertolongan medis darurat.

Linda menjalani perawatan intensif selama 10 hari di rumah sakit Bangkok sebelum akhirnya diterbangkan kembali ke Bristol, Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Janda-janda di Gaza, Terpaksa Cerai Khulu Tak Tahan Hidup Makin Susah di Tengah Perang

Janda-janda di Gaza, Terpaksa Cerai Khulu Tak Tahan Hidup Makin Susah di Tengah Perang

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Single Mom Melawan Stigma Janda Lemah: Bagaimana Irene Mengubah Luka Menjadi Kekuatan?

Single Mom Melawan Stigma Janda Lemah: Bagaimana Irene Mengubah Luka Menjadi Kekuatan?

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:33 WIB

Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro

Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:33 WIB

Terkini

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:17 WIB

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:15 WIB

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:11 WIB

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:07 WIB

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:06 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:01 WIB

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 08:00 WIB

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:59 WIB

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

×