alexametrics

Ditulis Jack, Surat Harta Karun Titanic Ini Ditaksir Seharga Rp218 Juta

Risna Halidi | Dian Kusumo Hapsari
Ditulis Jack, Surat Harta Karun Titanic Ini Ditaksir Seharga Rp218 Juta
Bangkai kapal Titanic (Wikimedia Commons)

Salah satu barang yang tengah menjadi perbincangan hangat adalah kartu pos yang sempat dikirimkan oleh lelaki bernama Jack.

Suara.com - Siapa yang tidak tahu kisah kapal Titanic yang legendaris? Meski sudah tenggelam 108 tahun lalu, namun kisahnya tidak pernah lekang oleh waktu dan menyebar ke seluruh negara di penjuru dunia.

Saking populernya, banyak kolektor harta karun yang berlomba-lomba mendapatkan benda-benda peninggalan dari kapal tersebut. Walau memiliki harga yang terbilang mahal, beberapa orang tetap rela untuk memiliki barang tersebut.

Salah satu barang yang tengah menjadi perbincangan hangat adalah kartu pos yang sempat dikirimkan oleh Jack Phillips kepada sang adik sebelum dirinya tewas dalam kecelakaan kapal tersebut. Jack adalah salah satu awak kapal yang bekerja menjadi senior operator nirkabel dikapal tersebut.

Sebelum tewas, Jack sempat mengirimkan surat kepada adik perempuan tercintanya Elsie Phillips dari Belfast di Irlandia, pada 7 Maret 1912 atau lima minggu sebelum kapal tenggelam pada 15 April 1912.

Baca Juga: Kapal Feri Sarat Penumpang Tenggelam, Lima Tewas, Puluhan Lainnya Hilang

Sebuah kartu pos dari seorang pekerja kapal Titanic.[Dok.RR Auctions]
Sebuah kartu pos dari seorang pekerja kapal Titanic.[Dok.RR Auctions]

Jack menulis pesan manis kepada saudara kandungnya di belakang kartu pos foto mengkilap yang menunjukkan Titanic White Star Line pada hari peluncurannya di Belfast pada 31 Mei 1911.

"Sangat sibuk bekerja lembur," tulis ahli telegraf berpengalaman, yang tewas setelah kapal menabrak gunung es besar di Atlantik Utara di lepas pantai Nova Scotia.

"Berharap untuk berangkat pada hari Senin dan tiba di So'ton [Southampton, Inggris] pada Rabu sore. Semoga Anda baik-baik saja. Kudengar dari Ethel kemarin," lanjutnya. Diakhir pesan, Jack pun memberikan tanda tangan dengan kata,"Love, Jack."

Dalam tulisan kursifnya, Jack Phillips menambahkan di panel alamat: "Nona E. Phillips, Sekolah Ryde Hse, Ripley, Woking, Surrey."

Kemungkinan itu adalah salah satu komunikasi terakhir antara saudara laki-laki dan perempuan sebelum Jack Phillips meninggalkan Southampton dalam pelayaran perdana Titanic dengan tujuan Kota New York, Amerika Serikat.

Baca Juga: KMP Bontoharu Hilang ke Selayar, Keluarga Penumpang Panik

Empat hari kemudian, mantan pegawai kantor pos, yang merayakan ulang tahun ke-25 di atas kapal yang hancur itu, membuktikan dirinya sebagai pahlawan sejati dari tragedi kapal tenggelam tersebut.

Komentar