Pandemi Covid-19, Kemenparekraf Hanya Targetkan 4 Juta Wisman Tahun Ini

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 22 April 2021 | 14:07 WIB
Pandemi Covid-19, Kemenparekraf Hanya Targetkan 4 Juta Wisman Tahun Ini
Ilustrasi wisatawan mancanegara. (Pixabay)

Suara.com - Kondisi pandemi Covid-19 memaksa Kemenparekraf merombak target kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang disusun per tahun, Kemenparekraf menargetkan kunjungan wisatawan asing atau wisman mencapai 25 juta hingga tahun 2025. Namun angka itu harus direvisi lantaran pembatasan penerbangan pesawat untuk mencegah paparan Covid-19.

"Kami sudah melakukan penyesuaian target, terutama wisman. Karena border masih ditutup, jadi tidak mungkin kami punya target seperti dalam RPJM," kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya dalam webinar bersama Blibli, Kamis (22/4/202).

Kunjungan wisman tahun ini sebelumnya ditargetkan sebanyak 19 juta kunjungan. Namun harus dipangkas, sehingga target penyesuaian menjadi 4 juta. Demikian pula dengan target wisatawan nusantara atau wisnus.

"Untuk wisnus, dari target RPJM 320 juta pergerakan, dilakukan penyesuaian 180 juta pergerakan," imbuh Nia.

Diakui Nia bahwa kendala pergerakan juga terjadi pada kunjungan wisatawan lokal. Menurut Nia, pergerakan wisnus terbanyak biasanya terjadi ketika libur hari raya, bersamaan dengan masyarakat juga melakukan mudik. Tetapi, larangan mudik yang dicanangkan oleh pemerintah pusat tentu berdampak pada pergerakan wisatawan lokal.

"Kemudian liburan anak sekolah. Juga yang ketiga panennya adalah ketika ada long weekend atau cuti bersama. Ini tantangan yang kami hadapi di target kunjungan atau pergerakan wisatawan nusantara," ujar Nia.

Wisatawan nusantara menjadi sasaran utama Kemenparekraf untuk mendongkrak kunjungan wisata. Oleh sebab itu, berbagai strategi dilakukan untuk mempromosikan area wisata dalam negeri juga kampanye tentang liburan berbasis protokol kesehatan.

Kemenparekraf mendorong agar pelaku industri pariwisata bisa mendapatkan sertifikasi CHSE sebagai bentuk komitmen menciptakan tempat berlibur yang bersih dan aman dari paparan virus.

"Juga strateginya mendorong dengan #DiIndonesiaSaja jadi kita fokus ke situ. Karena ini adalah bisnis persepsi, di mana confidence harus kita dapatkan, bagaimana caranya yaitu dengan mengampanyekan Indonesia care," pungkas Nia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gandeng Far East Hospitality, ARTOTEL Group Kembangkan Bisnis Secara Global

Gandeng Far East Hospitality, ARTOTEL Group Kembangkan Bisnis Secara Global

Lifestyle | Kamis, 22 April 2021 | 10:04 WIB

Destinasi Wisata Bantul Tetap Buka, Dispar: Kunjungan Bakal Turun Drastis

Destinasi Wisata Bantul Tetap Buka, Dispar: Kunjungan Bakal Turun Drastis

Jogja | Jum'at, 16 April 2021 | 07:25 WIB

Menteri Sandiaga Uno Sebut Brand Lokal Pionir Ekonomi Kreatif

Menteri Sandiaga Uno Sebut Brand Lokal Pionir Ekonomi Kreatif

Bisnis | Kamis, 15 April 2021 | 17:26 WIB

Terkini

Pemerintah Buka 30 Ribu Loker Manajer Koperasi Merah Putih, Berapa Gajinya?

Pemerintah Buka 30 Ribu Loker Manajer Koperasi Merah Putih, Berapa Gajinya?

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 10:31 WIB

Cerita Edu-Ekowisata Lembur Mangrove Patikang, Saat Warga Jaga Alam Sekaligus Buka Peluang Ekonomi

Cerita Edu-Ekowisata Lembur Mangrove Patikang, Saat Warga Jaga Alam Sekaligus Buka Peluang Ekonomi

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 10:27 WIB

Pulihkan Sungai, River Ranger Jakarta Ajak Warga Mulai dari Diri Sendiri

Pulihkan Sungai, River Ranger Jakarta Ajak Warga Mulai dari Diri Sendiri

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 10:13 WIB

5 Day Cream yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Sudah BPOM

5 Day Cream yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Sudah BPOM

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 10:04 WIB

5 Parfum Lilith and Eve yang Paling Wangi dengan Inspirasi Produk High-End

5 Parfum Lilith and Eve yang Paling Wangi dengan Inspirasi Produk High-End

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 09:58 WIB

4 Rekomendasi Skin Tint untuk Anak Sekolah, Ringan dan Tetap Natural Seharian

4 Rekomendasi Skin Tint untuk Anak Sekolah, Ringan dan Tetap Natural Seharian

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 09:55 WIB

5 Bedak Viva yang Bagus dan Tahan Lama untuk Pemakaian Sehari-Hari

5 Bedak Viva yang Bagus dan Tahan Lama untuk Pemakaian Sehari-Hari

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 09:33 WIB

Wajah Lebih Terdefinisi Tanpa Operasi, Tren Kontur Presisi Jadi Pilihan Baru Perawatan Estetika

Wajah Lebih Terdefinisi Tanpa Operasi, Tren Kontur Presisi Jadi Pilihan Baru Perawatan Estetika

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 08:57 WIB

Membentuk Diplomat Muda Sejak Dini, Ruang Belajar Global Jadi Kunci Pengembangan Generasi Masa Depan

Membentuk Diplomat Muda Sejak Dini, Ruang Belajar Global Jadi Kunci Pengembangan Generasi Masa Depan

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 08:00 WIB

7 Sunscreen yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Atasi Flek Hitam

7 Sunscreen yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Atasi Flek Hitam

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 07:40 WIB